Scabies kucing menular ke manusia adalah hal yang sering dikhawatirkan oleh pemilik hewan peliharaan. Penularan penyakit kulit ini memang bisa terjadi saat manusia berkontak langsung dengan kucing yang terinfeksi.
Scabies atau kudis pada kucing disebabkan oleh tungau, seperti Sarcoptes scabiei atau Notoedres cati, yang menyebabkan gatal dan ruam pada kulit hewan. Meski lebih sering menyerang kucing, manusia yang sering berinteraksi atau menyentuh kucing terinfeksi juga dapat mengalami keluhan kulit serupa.

Kondisi inilah yang membuat scabies kucing menular ke manusia menjadi hal yang penting untuk diwaspadai. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana proses penularan dan cara mencegahnya agar Anda dan keluarga tetap terlindungi.
Proses Penularan Scabies Kucing ke Manusia
Penularan scabies dari kucing ke manusia bisa terjadi, meski umumnya ringan dan bersifat sementara. Berikut proses penularan scabies dari kucing ke manusia:
Kontak langsung dengan kucing terinfeksi
Saat Anda mengelus atau memandikan kucing yang terinfeksi, tungau dapat berpindah ke kulit manusia dalam hitungan detik. Risiko penularan akan meningkat jika kucing sedang mengalami kerontokan bulu, luka terbuka, atau sering menggaruk tubuhnya.
Melalui benda yang terkontaminasi
Tungau scabies tidak hanya menempel di kulit kucing, tetapi juga bisa bertahan sementara pada kain, handuk, atau tempat tidur yang digunakan hewan tersebut. Saat Anda menyentuh atau menggunakan benda-benda itu tanpa membersihkannya terlebih dahulu, tungau dapat berpindah ke kulit dan menyebabkan rasa gatal atau ruam.
Tungau scabies dari kucing hanya mampu bertahan beberapa hari di kulit manusia sebelum mati, sehingga infeksi yang terjadi umumnya ringan. Namun, anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah bisa mengalami iritasi atau infeksi kulit yang lebih berat dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Cara Mencegah Penularan Scabies Kucing ke Manusia
Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah scabies kucing menular ke manusia:
- Gunakan sarung tangan saat menangani atau membersihkan kucing yang dicurigai terinfeksi.
- Setelah memegang kucing, segera cuci tangan dan mandi dengan sabun serta air mengalir.
- Cuci sprei, handuk, pakaian, dan perlengkapan kucing dengan air panas agar tungau mati.
- Segera bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
- Rutin bersihkan kandang, alas tidur, dan area bermain kucing agar tungau tidak berkembang biak.
Scabies kucing menular ke manusia memang bisa terjadi, tetapi infeksi yang timbul biasanya ringan dan dapat sembuh dengan menjaga kebersihan diri serta mengobati kucing yang menjadi sumber infeksi.
Namun, bila Anda atau anggota keluarga mengalami ruam, gatal hebat, atau gejala kulit lain yang tidak kunjung membaik setelah kontak dengan kucing, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan saran penanganan yang sesuai.
Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya.