Stimuno kapsul atau Stimuno Forte bermanfaat untuk menguatkan daya tahan tubuh (sistem imun). Obat ini mengandung bahan aktif ekstrak tanaman meniran hijau (Phyllanthus niruri).

Kandungan ekstrak tanaman meniran hijau di dalam Stimuno Forte diduga mampu mencegah berbagai penyakit dan mempercepat proses penyembuhan penyakit infeksi.

Stimuno Forte - Alodokter

Produk Stimuno Forte tersedia dalam dua bentuk, yaitu satu strip isi 10 kapsul dan satu botol isi 30 kapsul. Kandungan atau komposisi setiap 1 kapsul Stimuno Forte adalah 50 mg ekstrak tanaman Phyllanthus niruri.

Apa Itu Stimuno Forte?

Kandungan Stimuno Forte Meniran hijau (Phyllanthus niruri)
Golongan Obat bebas
Kategori Obat herbal
Manfaat Stimuno Forte Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Digunakan oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.Wanita hamil dan menyusui tidak dianjurkan mengonsumsi Stimuno Forte. Diskusikan dengan dokter mengenai manfaat dan risikonya.
Bentuk obat Kapsul

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Stimuno Forte:

  • Hati-hati dalam menggunakan Stimuno Forte jika menderita penyakit diabetes, hipertensi, gangguan pembekuan darah, penyakit alergi, atau penyakit autoimun.
  • Hindari mengonsumsi Stimuno Forte bersama obat kortikosteroid, obat antidiabetes, obat antihipertensi, dan antikoagulan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika berencana menjalani operasi dalam waktu dekat, sebelum atau sewaktu mengonsumsi Stimuno Forte.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis dan Aturan Pakai Stimuno Forte

Stimuno Forte dikonsumsi oleh orang dewasa. Dosis yang dianjurkan adalah 1-3 kapsul per hari.

Cara Mengonsumsi Stimuno Forte dengan Benar

Konsumsilah Stimuno Forte sesuai aturan pakai yang tertera di kemasan obat atau sesuai anjuran dokter. Stimuno Forte dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Gunakan air putih untuk menelan kapsul Stimuno.

Simpanlah Stimuno Forte pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup agar terhindar dari paparan sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Kebanyakan orang berpikir bahwa mengonsumsi obat herbal selalu aman karena kandungannya alami. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena obat herbal tidak melewati tahap pengujian, seperti obat-obatan dari dokter. Oleh karena itu, efek samping dan interaksi obatnya belum diketahui secara pasti.

Sebaiknya tanyakan dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat herbal dan jangan menghentikan konsumsi obat lain yang diberikan oleh dokter.

Sebenarnya, daya tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan menerapkan pola hidup sehat. Cara yang dapat dilakukan adalah memenuhi asupan cairan, mengonsumsi makanan bernutrisi, istirahat cukup, rutin berolahraga, hindari stres, serta hindari kebiasaan merokok, dan mengonsumsi alkohol.

Interaksi Stimuno Forte dengan Obat Lain

Jika digunakan bersamaan dengan obat lain, kandungan Phyllanthus niruri di dalam Stimuno Forte dapat menyebabkan sejumlah efek sebagai berikut:

  • Menghilangkan manfaat Phyllanthus niruri, jika digunakan dengan obat kortikosteroid.
  • Meningkatkan risiko hipoglikemia jika digunakan dengan obat antidiabetes, seperti glimepiride dan metformin.
  • Meningkatkan risiko tekanan darah rendah jika digunakan dengan obat antihipertensi, seperti valsartan dan amlodipine.
  • Meningkatkan risiko perdarahan jika digunakan dengan obat pengencer darah, seperti aspirin, warfarin, dan clopidogrel.

Efek Samping dan Bahaya Stimuno Forte

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap konsumen, sejauh ini belum ditemukan adanya efek samping Stimuno Forte. Obat ini aman dikonsumsi, jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.

Namun, penelitian lain menyatakan bahwa daun Phyllanthus niruri dapat menyebabkan sakit perut dan diare. Selain itu, daun ini juga berisiko menurunkan kadar gula darah dan menghambat pembekuan darah, sehingga berisiko menimbulkan perdarahan, terutama pada pasien yang menjalani operasi.