Tahi lalat gatal sering kali membuat kita khawatir, terutama jika muncul tiba-tiba atau terasa sangat mengganggu. Meski kerap kali tidak berbahaya, Anda tetap perlu waspada jika rasa gatal pada tahi lalat disertai tanda-tanda lain yang tidak biasa. Mari, cek penjelasannya di artikel ini.

Tahi lalat adalah bercak berwarna cokelat kehitaman yang umumnya tidak menimbulkan masalah kesehatan. Salah satu keluhan yang sering dialami oleh pemilik tahi lalat adalah rasa gatal pada tahi lalat. Munculnya rasa gatal ini membuat Anda jadi sering menggaruknya, bukan?

Tahi Lalat Gatal Apakah Berbahaya? Cek Penjelasannya di Sini! - Alodokter

Meski demikian, perubahan pada tahi lalat, seperti munculnya rasa gatal, perubahan warna, bentuk, atau timbul luka, perlu diperhatikan dengan saksama. Alasannya karena tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui kapan tahi lalat gatal masih tergolong normal dan kapan perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Untuk lebih jelasnya, baca artikel ini sampai selesai ya!

Penyebab Tahi Lalat Gatal yang Perlu Anda Ketahui

Pada dasarnya, tahi lalat yang terasa gatal tidak selalu berbahaya. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum tahi lalat gatal yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Iritasi kulit

Tahi lalat bisa terasa gatal akibat gesekan dengan pakaian, terbentur, atau tergores kuku saat menggaruk. Selain itu, paparan bahan kimia, seperti sabun, deterjen, atau losion tertentu juga dapat menyebabkan iritasi di kulit sekitar tahi lalat, sehingga menimbulkan rasa gatal.

2. Reaksi alergi

Pada orang dengan kulit sensitif, penggunaan produk perawatan tubuh, seperti pelembap, parfum, atau deterjen, dapat memicu reaksi alergi. Reaksi ini bisa ditandai dengan rasa gatal, terutama di area tahi lalat atau sekitarnya.

3. Infeksi kulit

Tahi lalat yang terluka atau tergores lebih berisiko mengalami infeksi. Salah satu gejala infeksi kulit adalah area di sekitar tahi lalat terasa gatal, kemerahan, atau bahkan bengkak.

4. Perubahan sel atau kanker kulit

Meskipun kasusnya sangat jarang, tahi lalat yang gatal terus-menerus dan berlangsung lama, apalagi jika disertai perubahan bentuk, warna, berdarah, atau luka yang tidak sembuh-sembuh, dapat menjadi tanda awal kanker kulit, seperti melanoma.

Kapan Harus Waspada dengan Tahi Lalat Gatal?

Sebagian besar kasus tahi lalat gatal tidak berbahaya dan hanya bersifat sementara. Namun, Anda tetap perlu lebih waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter jika menemukan tahi lalat dengan ciri-ciri berikut:

  • Tahi lalat mendadak berubah warna, ukuran, atau bentuk
  • Rasa gatal sangat kuat dan tidak jelas penyebabnya
  • Tahi lalat mengeluarkan darah atau cairan
  • Area di sekitar tahi lalat tampak merah, bengkak, atau bernanah
  • Luka pada tahi lalat yang tidak kunjung sembuh

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah tahi lalat masih tergolong jinak atau berisiko menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Tips Menjaga Kesehatan Tahi Lalat

Agar kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah pada tahi lalat, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Hindari menggaruk tahi lalat secara berlebihan
  • Jagalah kebersihan kulit dan pastikan area sekitar tahi lalat selalu bersih dan kering
  • Gunakan pelembap sesuai jenis kulit jika kulit terasa kering atau iritasi
  • Lindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan, misalnya dengan memakai pakaian tertutup atau tabir surya

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa tahi lalat gatal umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa berbahaya jika ada gejala yang menyertainya, seperti ukuran tahi lalat bertambah besar, rasa gatal tidak kunjung mereda, dan muncul luka yang sulit sembuh ketika tahi lalat digaruk terus.

Jika Anda merasa khawatir atau menemukan perubahan tidak biasa pada tahi lalat, sebaiknya segera bertanya melalui fitur Chat Bersama Dokter atau buat janji konsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.