Sebagian ibu hamil (bumil) mungkin memiliki kebiasaan minum teh, tapi kadang ragu apakah teh aman untuk kehamilan. Jadi, sebenarnya amankah mengonsumsi teh saat hamil?

Selain mengandung banyak antioksidan, teh juga sering dikonsumsi untuk mengurangi rasa mual yang dialami selama kehamilan.  Meski begitu, bukan berarti teh dapat diminum sembarangan saat hamil. Ada beberapa hal penting terkait keamanan minum teh, yang perlu Bumil perhatikan. Simak baik-baik ya!

Tips Aman Minum Teh untuk Ibu Hamil - Alodokter

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Bumil Minum Teh

Teh sebenarnya aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Hanya saja, Bumil perlu lebih berhati-hati. Seperti kopi, teh juga mengandung kafein yang dapat meningkatkan risiko gangguan kehamilan bila dikonsumsi terlalu banyak. Misalnya berat badan janin yang terlalu rendah, bahkan keguguran.

Agar aman mengonsumsi teh, ada beberapa hal yang perlu Bumil perhatikan, yaitu:

  • Olah teh dengan cara yang tepat
    Jika Bumil ingin mengonsumsi minuman dari daun teh, pastikan Bumil telah mengurangi kandungan kafeinnya terlebih dahulu ya. Caranya dengan merendam daun teh selama 25 detik. Setelah itu, saring dan diamkan dulu teh selama 30 detik sebelum diminum.
  • Batasi jumlah konsumsi
    Bumil dianjurkan membatasi jumlah konsumsi teh, tidak lebih dari 200 mg atau sekitar dua mug teh per hari. Hal ini disebabkan teh mengandung kafein. Mengonsumsi kafein secara berlebihan saat hamil dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan mengalami gangguan kesehatan di kemudian hari.
  • Konsumsi teh herbal
    Sebagai alternatif, Bumil juga bisa mengonsumsi teh herbal yang relatif lebih aman dikonsumsi. Teh herbal tidak terbuat dari daun teh yang mengandung kafein, melainkan dari tumbuhan atau buah-buahan, seperti pepermint, lemon, rasberi, atau jahe.

Teh Herbal sebagai Alternatif untuk Ibu Hamil

Selain tidak mengandung kafein, kenikmatan teh herbal tidak kalah dengan minuman yang berasal dari daun teh lho. Bumil juga bisa memasukkan potongan lemon, apel, dan jeruk sebagai tambahan rasa untuk teh herbal.

Beberapa contoh teh herbal yang aman dikonsumsi dan bisa membawa manfaat untuk Bumil, yaitu:

  • Teh jahe
    Jahe merupakan rempah-rempah yang mudah didapat di Indonesia, dan memiliki manfaat untuk mengurangi rasa mual yang dialami ibu hamil. Namun, tetap batasi jumlah konsumsinya ya, Bumil. Jika Bumil mengonsumsi teh jahe, pastikan jumlah jahe tidak lebih dari 1500 mg per hari. Mengonsumsi jahe dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan risiko keguguran.
  • Teh peppermint
    Teh pepermint sangat tepat dikonsumsi pada trimester awal, karena dapat mengurangi gejala morning sickness. Namun, teh pepermint tidak boleh dikonsumsi oleh Bumil yang sedang mengalami nyeri ulu hati ya.
  • Teh rasberi
    Teh rasberi berkhasiat untuk mengurangi rasa mual, meredakan rasa sakit selama proses persalinan, dan mengurangi risiko terjadinya Tapi ingat, teh rasberi hanya aman untuk dikonsumsi pada trimester kedua dan ketiga ya, Bumil.

Meskipun teh herbal relatif aman dikonsumsi, namun ada beberapa jenis teh herbal yang sebaiknya Bumil batasi atau hindari, karena dikhawatirkan dapat mengganggu kehamilan. Beberapa di. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang keamanan minum teh dalam kehamilan, Bumil bisa berkonsultasi pada dokter kandungan.