Tips dan Cara Menggunakan Test Pack Untuk Hasil Lebih Akurat

Penting bagi Anda untuk mengetahui cara menggunakan test pack yang benar, pasalnya, banyak faktor yang dapat membuat hasil tes tidak akurat, baik akibat kesalahan cara pakai atau penggunaannya pada waktu yang tidak tepat. Yuk, simak ulasan tips dan cara menggunakan test pack yang tepat berikut ini!

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang cara menggunakan test pack yang tepat, perlu Anda ketahui apa itu test pack, jenis, serta bagaimana cara kerjanya. Test pack atau alat tes kehamilan merupakan alat pendeteksi hormon kehamilan, human chorionic gonadotropin (HCG) yang biasanya terdapat dalam urine wanita hamil. Hormon HCG ini diproduksi oleh plasenta yang mulai berkembang di dinding rahim setelah terjadinya pembuahan pada sel telur oleh sel sperma di tuba falopi, yang kemudian menuju rongga rahim dan menempel di dinding rahim. Jumlah hormon HCG ini biasanya akan meningkat dua kali lipat setiap dua hingga tiga hari pada minggu pertama kehamilan. Jadi, ada baiknya Anda menggunakan test pack ketika sudah mengalami terlambat datang bulan. Penggunaan test pack yang terlalu dini bisa menyebabkan hasil tes tidak akurat lantaran jumlah HCG dalam tubuh Anda masih terlampau sedikit.

Jenis Serta Cara Menggunakan Test Pack yang Perlu Anda Ketahui

Anda dapat membeli alat tes kehamilan atau test pack secara bebas di apotek atau supermarket. Terdapat dua jenis test pack yang umum digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Berikut adalah kedua jenis test pack dan cara menggunakannya.

  • Test Pack Strip atau Dip stick. Alat tes kehamilan berupa strip plastik yang dapat direndam dalam sampel urine. Di salah satu ujung strip atau dip stick bertanda khusus akan berubah warna jika ditemukan hormon HCG dalam tubuh Anda, yang berarti Anda sedang hamil. Cara menggunakan test pack jenis ini adalah dengan memasukan urine ke dalam wadah, lalu celupkan strip tersebut ke dalam wadah dan tunggu 5 hingga 10 detik sampai strip menunjukkan warna atau simbol yang tertera.
  • Test Pack dengan Alat Strip dan Wadah Urine. Penggunaannya bisa dua cara, dengan meletakkan alat tes ke dalam wadah yang sudah terisi urine atau bisa juga dengan meneteskan 5 hingga 6 tetes urine Anda ke alat tersebut. Area pada alat tes akan berubah warna jika ditemukan hormon HCG yang berarti Anda hamil.

Tips dan Cara Menggunakan Test Pack yang Benar

Periksa tanggal kedaluarsa pada produk alat test pack yang Anda beli. Jangan gunakan test pack yang kedaluarsa, karena kinerja bahan kimia dalam test pack yang sudah kedaluarsa bisa saja memberikan hasil yang tidak akurat.

  • Sebelum menggunakannya, pastikan Anda membaca petunjuk penggunaan test pack yang tertera di kemasan produk dengan saksama.  Karena umumnya petunjuk penggunaan setiap produk bisa jadi tidak sama. Ada baiknya pula ikuti petunjuk menyimpan test pack yang tertera pada produk. Karena ada jenis test pack yang perlu disimpan di dalam lemari pendingin sebelum digunakan.
  • Anda juga perlu mempersiapkan diri sebelum menggunakan test pack, seperti membatasi aktivitas fisik atau olahraga, serta menghindari makanan tertentu.
  • Ikuti semua petunjuknya, lakukan semua langkah sesuai petunjuk yang tertera tanpa melewatkan salah satunya. Jika satu langkah ke langkah lainnya membutuhkan waktu, gunakan jam dan jangan menebak waktunya.
  • Anda dianjurkan untuk melakukan tes dengan test pack ini pada pagi hari, yakni dengan sampel urine pertama atau ketika Anda berkemih pertama kali di pagi hari setelah tidur malam. Urine di pagi hari ini akan memberikan hasil tes yang paling akurat.
  • Setiap kehamilan dan peningkatan kadar hormon HCG seseorang sangat bervariasi. Terkadang, kadar HCG masih terlalu rendah meski sudah sehari mengalami terlambat menstruasi. Beragam produk test pack yang dijual di pasaran memiliki kemampuan mendeteksi tingkat HCG rendah yang bervariasi. Beberapa alat tes memiliki kemampuan yang cukup sensitif untuk digunakan beberapa hari sebelum Anda terlambat menstruasi. Untuk hasil paling akurat, gunakan test pack satu hingga dua minggu setelah terlambat menstruasi.
  • Semua produk test pack di pasaran mengklaim dapat mendeteksi kehamilan dengan akurasi 99 persen, jika tes dilakukan ketika Anda sudah terlambat menstruasi. Namun demikian, Anda dapat mengetahui seberapa keakuratan test pack tersebut dengan membaca informasi yang tertera pada kemasan. Biasanya akan tertera informasi terkait konsentrasi hormon HCG yang dilaporkan dalam mili-Internasional Unit per mililiter. Semakin rendah jumlahnya maka test pack semakin sensitif.
  • Jika Anda mengalami gejala atau tanda awal kehamilan, namun hasil test pack masih menunjukkan hasil negatif, Anda dapat melakukan tes ulang beberapa hari setelahnya. Anda tidak disarankan mengonsumsi obat-obatan dan melakukan hal-hal berisiko, seperti merokok dan minum minuman beralkohol, hingga mendapatkan kepastian Anda hamil atau tidak.

Jika hasil test pack menunjukkan positif hamil, Anda bisa menunjukkan hasil test pack tersebut ke dokter kandungan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kehamilan Anda. Dokter bisa menyarankan tes darah untuk mengetahui dan memastikan kehamilan Anda.  Pemeriksaan darah juga jauh lebih sensitif dari pada tes urine. Tes darah dapat mendeteksi kehamilan jauh lebih dini, yaitu sejak 6 hari setelah pembuahan. Tak hanya itu, tes darah juga dapat mendeteksi adanya kehamilan ektopik atau hamil anggur.