Tumor kelenjar getah bening adalah kondisi ketika kelenjar getah bening mengalami pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Tumor ini bisa bersifat jinak atau ganas, seperti limfoma, dan menimbulkan gejala yang berbeda pada setiap orang. Penanganannya bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan tumor.
Tumor kelenjar getah bening dapat menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari benjolan tanpa nyeri hingga gejala umum, seperti demam dan penurunan berat badan. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar getah bening mengalami pertumbuhan sel abnormal akibat infeksi, gangguan sistem imun, atau kanker.

Karena gejalanya bisa menyerupai penyakit lain, tumor kelenjar getah bening memerlukan pemeriksaan khusus untuk memastikan penyebab dan menentukan penanganan yang tepat.
Penyebab Tumor Kelenjar Getah Bening
Tumor kelenjar getah bening dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain:
- Pertumbuhan sel abnormal
- Infeksi kronis
- Gangguan sistem imun
- Kanker yang menyebar (metastasis
Gejala Tumor Kelenjar Getah Bening
Gejala tumor kelenjar getah bening sering kali bergantung pada lokasi dan jenis tumor. Beberapa tanda yang umum ditemukan meliputi:
- Benjolan di leher, ketiak, atau lipatan paha, biasanya tidak nyeri, keras, dan sulit digerakkan
- Demam tanpa sebab yang jelas, berlangsung lama atau sering kambuh
- Penurunan berat badan drastis tanpa perubahan pola makan atau aktivitas fisik
- Keringat malam yang berlebihan, terutama saat tidur
- Rasa lelah yang berlebihan meski sudah cukup istirahat
- Gatal-gatal di seluruh tubuh, khususnya pada limfoma Hodgkin
Jika Anda mengalami benjolan yang dicurigai mengarah pada keluhan gejala tumor kelenjar getah bening, segera konsultasikan dengan dokter. Anda dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat.
Kapan Harus ke Dokter
Benjolan di leher, ketiak, atau lipat paha tidak selalu berbahaya dan bisa saja berkaitan dengan infeksi ringan. Namun, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami kondisi berikut:
- Benjolan tidak mengecil dalam waktu lebih dari 2 minggu
- Benjolan bertambah besar dengan cepat
- Benjolan terasa keras dan sulit digerakkan
- Disertai demam yang tidak kunjung membaik
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Keringat malam berlebihan
Jika mengalami kondisi di atas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Untuk kemudahan, Anda bisa menggunakan fitur booking dokter di aplikasi ALODOKTER dan memilih jadwal konsultasi yang paling nyaman.
Namun, bila benjolan disertai gejala darurat, seperti sesak napas, nyeri dada, atau badan sangat lemas, segera datang ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Diagnosis Tumor Kelenjar Getah Bening
Untuk memastikan diagnosis tumor kelenjar getah bening, dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan berikut:
- Pemeriksaan fisik dan bertanya terkait riwayat kesehatan pasien, untuk menilai ukuran, konsistensi, lokasi benjolan, serta tanda lain yang mengarah pada tumor kelenjar getah bening.
Setelah itu, dokter dapat menyarankan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:
- Tes darah, guna mendeteksi adanya infeksi, peradangan, atau kelainan sel darah yang dapat berkaitan dengan tumor atau penyakit sistemik.
- Pemeriksaan pencitraan, seperti USG, CT scan, atau MRI, untuk melihat ukuran, bentuk, serta kemungkinan penyebaran tumor ke jaringan di sekitarnya.
- Biopsi kelenjar getah bening, yaitu pengambilan sampel jaringan untuk memastikan jenis tumor dan menentukan apakah bersifat jinak atau ganas.
Jenis dan urutan pemeriksaan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi awal serta kondisi dan gejala yang dialami pasien.
Pengobatan Tumor Kelenjar Getah Bening
Penanganan tumor kelenjar getah bening disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keganasannya. Pilihan pengobatan meliputi:
1. Terapi medis
Pada beberapa kondisi, dokter dapat memberikan beberapa perawatan berupa terapi medis untuk mengobati tumor kelenjar getah bening, seperti:
- Terapi target (imunoterapi), digunakan jika kanker memiliki karakteristik tertentu atau untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan tumor
- Mengobati penyebab lain, misalnya jika tumor disebabkan infeksi, dokter akan memberikan antibiotik atau obat sesuai penyebabnya
2. Tindakan medis
Jika keluhan atau kondisi belum juga membaik dengan terapi medis, dokter dapat melakukan beberapa tindakan medis, seperti:
- Operasi pengangkatan tumor jika tumor tergolong jinak
- Kemoterapi dan radioterapi dilakukan pada kasus tumor ganas, seperti limfoma, untuk membunuh sel kanker.
Pada beberapa kasus, kombinasi terapi mungkin dibutuhkan untuk memperoleh hasil optimal.
Komplikasi Tumor Kelenjar Getah Bening
Komplikasi yang dapat timbul akibat tumor kelenjar getah bening di antaranya:
- Penyebaran kanker ke organ lain (pada tumor ganas)
- Infeksi berulang karena sistem imun terganggu
- Gangguan fungsi organ di sekitar tumor, misalnya saluran napas atau usus tertekan tumor besar
Penanganan yang terlambat meningkatkan risiko komplikasi serius. Deteksi dan pengobatan dini sangat penting guna mencegah dampak yang lebih berat.
Pencegahan Tumor Kelenjar Getah Bening
Tidak semua kasus tumor kelenjar getah bening bisa dicegah, khususnya yang dipicu mutasi genetik. Namun, langkah berikut dapat membantu menurunkan risiko:
- Menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat
- Mengobati infeksi sampai tuntas
- Menghindari paparan zat kimia berbahaya
- Segera konsultasi ke dokter jika muncul benjolan atau gejala mencurigakan
Pemeriksaan kesehatan rutin juga dianjurkan, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tumor atau kanker.