Vitalong C adalah suplemen yang mengandung vitamin C (asam askorbat) dalam bentuk kapsul lepas lambat (slow release). Vitalong C bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian serta mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan jaringan tubuh.

Vitamin C adalah nutrisi penting yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan jaringan. Karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri, vitamin C perlu diperoleh dari makanan atau suplemen, seperti Vitalong C.

Vitalong C

Sediaan kapsul lepas lambat pada Vitalong C membantu menjaga kadar vitamin C dalam tubuh lebih stabil. Suplemen ini dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Apa Itu Vitalong C 

Bahan aktif Vitamin C
Golongan Obat bebas 
Kategori Suplemen vitamin
Manfaat Membantu mencukupi kebutuhan vitamin C
Mendukung daya tahan tubuh
Memelihara kesehatan kulit dan jaringan tubuh
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Vitalong C untuk ibu hamil Dosis di atas AKG
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping vitamin C dosis tinggi terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. Oleh karena itu, lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi Vitalong C.
Vitalong C untuk ibu menyusui Vitalong C umumnya aman dikonsumsi selama menyusui selama diminum sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter.
Bentuk obat Kapsul lepas lambat

Peringatan Sebelum Menggunakan Vitalong C

Konsumsi Vitalong C sesuai dengan petunjuk pada kemasan atau anjuran tenaga medis. Sebelum mulai menggunakannya, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan konsumsi Vitalong C jika Anda memiliki alergi terhadap vitamin C.
  • Diskusikan dengan dokter terlebih dahulu apabila Anda memiliki gangguan pada ginjal, termasuk riwayat batu ginjal atau gangguan fungsi ginjal.
  • Konsultasikan terlebih dahulu jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter atau apoteker mengenai semua obat, suplemen, maupun produk herbal yang sedang Anda gunakan guna mencegah potensi interaksi.
  • Penggunaan pada penderita hemokromatosis atau kondisi kelebihan zat besi perlu pengawasan dokter karena vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
  • Hindari konsumsi dalam dosis tinggi tanpa saran medis, terutama untuk penggunaan jangka panjang, karena dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal pada individu tertentu.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Vitalong C, karena alkohol dapat memengaruhi penyerapan dan metabolisme vitamin dalam tubuh.
  • Sampaikan kepada tenaga kesehatan bahwa Anda sedang mengonsumsi Vitalong C apabila akan menjalani tes laboratorium, karena vitamin C dalam dosis tinggi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan tertentu.
  • Segera periksakan diri jika setelah mengonsumsi Vitalong C timbul keluhan yang mengarah ke reaksi alergi atau efek samping yang berat.

Dosis dan Aturan Pakai Vitalong C

Dosis dan aturan pakai Vitalong C ditentukan oleh dokter berdasarkan usia dan kondisi kesehatan setiap individu. Secara umum, Vitalong C diminum 1 tablet sehari.

Cara Menggunakan Vitalong C dengan Benar

Gunakan Vitalong C sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter agar manfaatnya optimal. Perhatikan cara penggunaan Vitalong C berikut ini:

  • Konsumsi Vitalong C sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.
  • Telan kapsul secara utuh dengan air putih. Jangan dibelah, dikunyah, atau dihancurkan agar mekanisme lepas lambat bekerja optimal.
  • Konsumsi pada waktu yang sama setiap hari agar lebih teratur.
  • Jika lupa mengonsumsi satu dosis dan masih di hari yang sama, segera minum setelah ingat. Jika sudah mendekati jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
  • Simpan Vitalong C di tempat kering, bersuhu ruangan, terhindar dari sinar matahari langsung, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Vitalong C dengan Obat Lain

Kandungan vitamin C di dalam Vitalong C dapat menimbulkan efek interaksi jika digunakan bersama obat-obatan tertentu. Efek interaksi yang dapat terjadi meliputi:

  • Peningkatan penyerapan aluminium jika digunakan bersama obat yang mengandung aluminium, seperti antasida
  • Peningkatan risiko efek samping bila digunakan bersamaan dengan deferoxamine
  • Penurunan efektivitas obat pengencer darah, seperti warfarin, terutama bila dikonsumsi dalam dosis tinggi
  • Penurunan efektivitas beberapa obat kemoterapi tertentu, seperti bortezomib, bila digunakan dalam dosis tinggi
  • Gangguan hasil pemeriksaan laboratorium tertentu, seperti tes gula darah atau darah samar pada tinja

Untuk menghindari risiko terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah melalui Chat Bersama Dokter jika hendak mengonsumsi Vitalong C bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Vitalong C

Vitalong C umumnya aman jika digunakan sesuai dosis. Namun, beberapa efek samping ringan dapat terjadi, seperti:

Penggunaan vitamin C dalam dosis tinggi dan jangka panjang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama pada orang dengan riwayat gangguan ginjal. Reaksi alergi berat jarang terjadi, tetapi tetap mungkin muncul.

Jika Anda mengalami keluhan yang tidak membaik, semakin berat, atau muncul gejala alergi, seperti ruam, pembengkakan pada wajah atau bibir, atau sesak napas setelah mengonsumsi Vitalong C, segera hentikan penggunaannya. Buat janji konsultasi dengan dokter melalui fitur booking atau segera ke IGD rumah sakit terdekat jika gejala tergolong berat.