Saat ini, banyak beredar alat untuk memprediksi masa subur. Hal ini tentu sangat membantu Anda dan pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Namun, tahukah Anda bahwa masa subur dapat diketahui dengan cara yang alami, yaitu melalui lendir serviks?

Lendir serviks adalah cairan yang dihasilkan oleh mulut rahim dan mengalir ke area vagina. Bentuk dan tekstur lendir serviks umumnya bervariasi. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormon yang dialami wanita selama ovulasi atau masa subur dan siklus menstruasi.

Yuk, Ketahui Cara Mengenali Masa Subur Melalui Lendir Serviks! - Alodokter

Kapan Masa Subur Berlangsung?

Masa subur atau ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari indung telur atau ovarium ke tuba falopi. Agar tercipta kehamilan, sel telur yang dilepaskan ketika ovulasi harus dibuahi oleh sperma. Setelah terjadi pembuahan, sel telur akan berkembang menjadi bakal janin atau embrio.

Masa subur atau ovulasi umumnya terjadi sekitar 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya dimulai. Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, masa subur merupakan waktu yang tepat untuk berhubungan intim.

Ciri-Ciri Lendir Serviks Saat Masa Subur

Sepanjang siklus menstruasi, tubuh wanita akan mengalami perubahan hormon. Hal ini nantinya akan memengaruhi organ reproduksi wanita, begitu pula dengan jumlah dan tekstur lendir serviks yang dihasilkan.

Saat mendekati masa subur, hormon estrogen di dalam tubuh wanita akan meningkat dan membuat leher rahim mengeluarkan lebih banyak lendir.

Lendir serviks yang dihasilkan pada masa subur akan tampak putih bening seperti putih telur, serta memiliki tekstur yang licin dan lebih lengket. Tekstur lendir serviks seperti ini sangat baik untuk membawa sperma bergerak menuju sel telur.

Memeriksa Lendir Serviks pada Masa Subur

Anda bisa mengetahui masa subur dengan cara memeriksa lendir serviks. Caranya, cuci tangan Anda terlebih dahulu hingga bersih. Selanjutnya, masukkan jari telunjuk dan jari tengah secara perlahan ke dalam vagina hingga mencapai serviks.

Setelah itu, keluarkan jari-jari tangan dan coba amati tekstur dan warna lendir yang menempel pada jari Anda.

Anda juga bisa mengecek lendir serviks dengan menggunakan tisu toilet. Caranya adalah dengan mengusapkan tisu toilet di bagian vagina, lalu amati lendir serviks yang terdapat pada tisu.

Selain dengan kedua cara di atas, Anda juga bisa memeriksa lendir serviks dengan mengamati tekstur dan warna lendir yang menempel di celana dalam. Anda bisa menggunakan celana dalam berwarna gelap, sehingga lendir lebih mudah terlihat.

Tak hanya perubahan lendir serviks, wanita yang sedang berada di masa subur juga biasanya akan mengalami tanda dan gejala lain, seperti perubahan suhu basal tubuh (suhu tubuh normal ketika tidak melakukan aktivitas apa pun), nyeri di bagian perut dan punggung, hingga payudara yang lebih sensitif.

Jika masih bingung, Anda bisa menggunakan berbagai cara lain untuk mengetahui masa subur, seperti memakai metode kalender untuk menghitung masa subur atau alat pendeteksi masa subur yang menggunakan sampel urine.

Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan untuk mengetahui masa subur, terlebih bila Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan.