3 Manfaat Terapi Musik Untuk Kesehatan Anda

Musik tidak hanya dapat memengaruhi mood seseorang, tapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan fisik seseorang. Melakukan terapi musik dapat meningkatkan kesehatan seseorang dalam beberapa hal seperti perkembangan emosional, fungsi kognitif, dan keterampilan motorik.

Tidak berbatas itu saja, terapi musik juga dapat memberikan manfaat tersendiri pada beberapa kondisi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat terapi musik yang perlu Anda ketahui.

3 manfaat terapi musik untuk kesehatan anda - alodokter

Terapi Musik Untuk Bayi Prematur

Bayi yang terlahir prematur dapat mengalami beragam masalah kesehatan. Hal ini terjadi karena bayi keluar dari rahim sebelum waktu perkembangan yang seharusnya. Di mana seharusnya bayi lahir di usia kehamilan 37 sampai 40 minggu, tapi justru terlahir sebelum memasuki usia tersebut.

Sebuah studi menunjukkan bahwa bayi yang selama berada di NICU (neonatal intensive care unit) diberikan terapi musik, baik dari nyanyian kedua orang tua atau alunan musik, laju pernapasannya dapat menjadi lebih stabil. Terapi musik juga dapat membantu bayi untuk dapat tidur dengan mudah, serta menstabilkan denyut jantungnya.

Musik yang dapat digunakan untuk terapi musik ini antara lain suara laut karena dapat mengemulasi suara mendesing dalam rahim, kotak gato (sejenis drum kecil dengan suara lembut yang terbuat dari kayu) karena dapat mensimulasi suara detak jantung, dan lagu yang dinyanyikan oleh ibu. Terapi musik yang berasal dari nyanyian ibu ini selain dapat membantu perkembangannya, juga dapat membantu bayi prematur lebih mengenali suara ibunya. Karena, bayi prematur tidak sama dengan bayi terlahir normal yang dapat lebih mengenali suara ibunya saat lahir. Bahkan, kadar stres seorang ibu yang bernyanyi untuk bayinya juga dapat berkurang.

Terapi Musik Untuk Mengatasi Insomnia

Manfaat terapi musik yang selanjutnya adalah mengusir insomnia. Tidur tidak hanya sekadar memberikan istirahat pada tubuh. Pasalnya, kurang tidur dapat memengaruhi mood, berat badan, dan bahkan kesehatan tubuh. Seseorang yang mengalami kurang tidur dapat meningkatkan risiko mengalami gula darah tinggi, obesitas, serangan jantung, dan penyakit jantung lainnya.  Jika Anda mengalami insomnia, Anda dapat mengatasinya dengan melakukan terapi musik. Cara ini cenderung tidak berisiko jika dibandingkan dengan konsumsi obat tidur. Terapi musik dapat membantu Anda untuk dapat tertidur lebih cepat, tidur lebih lama, dan lebih berkualitas.

Terapi Musik Untuk Demensia

Demensia adalah satu kondisi yang dapat memengaruhi proses kerja otak seseorang. Bagian otak yang rusak dapat memengaruhi kondisi dari penderita. Penderita demensia dapat mengalami berkurangnya kemampuan kognitif seperti belajar, berpikir, memahami sesuatu, gangguan ingatan, atau gangguan komunikasi verbal. Penggunaan terapi musik dipercaya dapat meningkatkan kemampuan penderita demensia untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan mengurangi gejala yang muncul.

Selain untuk demensia, terapi musik juga dapat memberikan manfaat bagi penderita penyakit Parkinson. Pasalnya, pada saat mendengarkan musik terapi, otak akan melepaskan hormon dopamine yang dibutuhkan oleh penderita penyakit Parkinson.

Sekalipun musik mungkin dapat menenangkan dan dipercaya dapat membantu beberapa kondisi kesehatan, bukan berarti terapi musik dapat digunakan sebagai satu-satunya pengobatan. Jadi, pastikan selalu mengonsultasikan kondisi Anda dengan dokter.