Apakah Aman Membawa Bayi Baru Lahir ke Luar Rumah?

Sebagian orang tua mungkin takut atau khawatir membawa bayi baru lahir ke luar rumah. Tapi kenyataannya, dari segi medis tak ada alasan untuk tidak membawanya melihat dunia luar di usia tersebut, asal kamu mematuhi aturannya.

Kamu memang disarankan untuk menjauhkan bayi baru lahir dari segala sesuatu yang bisa membuatnya sakit, termasuk terpajan oleh kuman, debu, atau tempat umum.  Meski begitu, Si Kecil juga disarankan untuk menghirup udara segar di luar ruangan saat dirinya berusia beberapa minggu.

Apakah Aman Membawa Bayi Baru Lahir ke Luar Rumah

Nah, ikuti tips berikut ini agar kamu bisa mengajak bayimu melihat dunia luar tanpa kekhawatiran:

Hindari terkena pajanan sinar matahari secara langsung. Kondisi kulit bayi yang baru lahir sangat halus dan rentan terbakar sinar matahari. Jika dia mengalami masalah kulit sejak usia dini, hal ini bisa meningkatkan risikonya menderita kanker kulit. Jadi, disarankan untuk melindungi kulitnya dengan pakaian yang tertutup atau gunakan payung saat ke luar rumah. Untuk bayi yang belum berusia 6 bulan, penggunaan tabir surya harus dikonsultasikan dahulu ke dokter.

Jika bayimu sudah berusia 6 bulan ke atas, kamu sudah bisa mengoleskan tabir surya ke seluruh tubuhnya. Pilih tabir surya yang diformulasikan khusus untuk bayi atau kamu bisa memilih tabir surya bebas bahan kimia, namun memiliki kandungan titanium dioxide atau zinc oxide. Hindari area di sekitar mata saat mengoleskan tabir surya.

Oleskan tabir surya sekitar 90 menit sebelum ke luar rumah, meski cuacanya mendung. Oles ulang setidaknya setiap 2 jam sekali untuk memastikan kulit bayimu terlindungi dengan sempurna.

Perhatikan pakaiannya. Kamu tidak perlu berlebihan saat memilih baju untuk dipakai Si Kecil. Pakaian buah hati tidak perlu berlapis-lapis, tapi juga jangan terlalu tipis. Gunakan baju seperti kamu memakai baju pada umumnya, seperti pakaian dalam, baju dan celana. Sebagai tambahan, kamu bisa membawa selimut atau jaket untuk menutupinya. Jika cuacanya dingin, pastikan kamu memakaikan baju yang bisa menutupi seluruh tubuhnya, termasuk tangan, kaki, dan kepala.

Batasi bertemu dengan orang banyak. Sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir masih belum sempurna dan mungkin tidak mampu melawan infeksi yang menghampirinya. Infeksi, walaupun kecil, yang menyerang bayi baru lahir bisa membuatnya sakit dengan mudah dan membawa efek serius. Jadi, kamu disarankan untuk menahan diri selama beberapa bulan jika ingin membawa bayimu ke tempat umum yang dipenuhi banyak orang, seperti mall, restoran, atau bioskop.

Jika ada kerabat yang ingin memegang bayimu, pastikan dia sudah mencuci tangannya. Jauhkan Si Kecil dari orang-orang yang sedang sakit.

Pastikan kamu membawa beberapa kebutuhannya jika membawa Si Kecil ke luar rumah lebih dari sejam. Beberapa kebutuhannya antara lain pakaian, popok, tisu basah, dan makanan.

Untuk lebih amannya, pastikan kamu menjalani vaksinasi untuk bayimu secara rutin. Jika kamu memiliki bayi prematur, mungkin kamu disarankan untuk lebih berhati-hati dan konsultasikan dahulu ke dokter sebelum mengajaknya ke luar rumah.