Formaldehyde

Pengertian Formaldehyde

Formaldehyde adalah obat yang biasa digunakan untuk membuat kondisi kulit menjadi kering sebelum atau sesudah tindakan operasi pengangkatan kutil. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kelembapan berlebih pada kaki.

formaldehyde - alodokter

Tentang Formaldehyde

Golongan Antivirus topikal
Kategori Obat resep
Manfaat
  • Mengeringkan dan mengeraskan lapisan epidermis kulit.
  • Mengatasi kelembapan berlebih pada kaki.
Dikonsumsi oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori X: Studi pada hewan maupun manusia benar-benar menunjukkan risiko kecacatan atau kematian pada janin, sehingga tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Bentuk obat Oles

Peringatan:

  • Tanyakan pada dokter jika hendak menggunakan obat kulit lain bersamaan dengan formaldehyde, karena dikhawatirkan bisa saling memengaruhi.
  • Konsultasikan pada dokter jika kulit Anda memiliki alergi terhadap satu jenis obat, makanan, atau bahan pengawet tertentu.
  • Jika Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan formaldehyde, segera temui dokter.
  • Hindari penggunaan formaldehyde pada wanita hamil. Sedangkan untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan atau menyusui, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini.

Dosis Formaldehyde

Dosis formaldehyde untuk tiap pasien berbeda-beda. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang tertera pada kemasan atau yang dianjurkan oleh dokter Anda.

Dosis umum pemakaian obat oles formaldehyde adalah satu kali setiap hari. Menambah dosis tidak akan mempercepat proses penyembuhan, justru akan meningkatkan risiko efek samping yang terjadi.

Menggunakan Formaldehyde dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan formaldehyde.

Sebelum mengoleskan formaldehyde, cuci hingga bersih dan keringkan tangan serta bagian kulit yang akan diolesi. Kemudian oleskan tipis obat ini pada semua bagian kulit yang terkena penyakit.

Hindari mengoleskan formaldehyde ke bagian mata, hidung, mulut, atau wajah.

Jangan menutup bagian kulit yang telah diolesi formaldehyde, kecuali dianjurkan oleh dokter.

Usahakan untuk mengoleskan formaldehyde di waktu yang sama setiap hari. Jika lupa mengoleskan formaldehyde, disarankan untuk segera mengoleskannya begitu ingat.

Interaksi Obat

Harap berhati-hati jika akan menggunakan obat oles lainnya ketika sedang menjalani pengobatan dengan formaldehyde. Formaldehyde dapat mengurangi keefektifan obat antimikroba lainnya.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Formaldehyde

Reaksi setiap orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping formaldehyde yang umumnya terjadi adalah:
  • Kulit kemerahan atau iritasi
  • Pembengkakan
  • Penebalan atau penipisan kulit
  • Gatal-gatal
  • Pusing
  • Ruam
  • Kesulitan bernapas