Jangan Salah, Obat Kumur Sakit Gigi Juga Mampu Cegah Penyakit Ini

Menjaga kesehatan mulut sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh Anda, karena mulut adalah salah satu jalan masuk utama kuman, virus dan parasit ke dalam tubuh. Dan tahukah Anda, obat kumur sakit gigi yang biasa Anda gunakan ternyata bisa juga digunakan untuk mengurangi risiko berkembangnya penyakit lain.

Obat kumur sakit gigi tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit, namun juga bisa mencegah terbentuknya rongga pada gigi atau gigi berlubang, yaitu dengan mempertahankan tingkat fluoride di dalam mulut. Berbagai cara untuk mendapatkan fluoride yang bisa Anda lakukan antara lain dari air minum berfluoridasi, garam, susu, pasta gigi, dan cairan mulut atau obat mulut.

mouthwash for tootache - alodokter

Selain gangguan kesehatan rongga mulut, terdapat gangguan kesehatan lain yang bisa dicegah dengan rutin membersihkan rongga mulut. Dan tidak hanya penyakit, Anda juga bisa terhindar dari bau mulut  dan penyakit lain yang menyebabkan bau mulut (halitosis), seperti penyakit diabetes. Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang bisa Anda hindari dengan bantuan obat kumur, benang gigi, dan menyikat gigi.

  • Penyakit Periodontal (Gusi)

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri berupa penumpukan plak pada gigi ini bisa menghancurkan gusi  dan tulang pendukung yang menahan gigi di mulut. Keluhan yang terjadi yaitu gusi bengkak, nyeri, dan jika tidak diobati, bisa menyebabkan tanggalnya gigi.

  • Stomatitis (Sariawan)

Sariawan adalah keluhan yang sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan nyeri pada mulut dan seringkali menyebabkan penderitanya kesulitan untuk makan dan berbicara. Sariawan dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur, iritasi pada mulut, atau kekurangan vitamin B12. Biasanya dengan perawatan gigi dan mulut yang baik sariawan dapat membaik dengan sendirinya. Jika menetap atau semakin parah maka kondisi ini perlu ditangani oleh dokter gigi.

  • Infeksi HPV (human papillomavirus) atau HPV Oral

Beberapa peneliti menduga infeksi HPV menyebar melalui seks oral atau melakukan ciuman “french kiss” yang dalam. Infeksi ini juga diduga menjadi penyebab meningkatnya kasus kanker yang muncul di area kepala dan leher. Infeksi HPV pada mulut biasanya tidak bergejala. Untuk mencegah infeksi HPV mulut, diduga dapat diberikan vaksinasi kanker serviks. Namun hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan efektivitas vaksin kanker serviks sebagai pencegahan infeksi HPV mulut.

  • Noma

Penyakit yang banyak menyerang anak-anak khususnya di daerah miskin ini menyebabkan munculnya luka gangren yang tergolong parah dan dapat diikuti dengan kematian dini pada sel atau nekrosis di area bibir dan dagu. Jika tidak segera diobati penderitanya dapat meninggal.

  • Kanker mulut

Kanker mulut meliputi kanker pada bibir, lidah, pipi, dasar mulut, langit-langit mulut, tenggorokan, dan rongga sinus. Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkendali hingga merusak sel maupun jaringan sehat yang ada di sekitarnya. Salah satu gejala awal kanker mulut adalah munculnya luka di area bibir, gusi atau area lain di dalam rongga mulut yang tidak kunjung sembuh. Adanya benjolan yang kadang disertai luka pada rongga mulut juga dapat menjadi gejala awal kanker mulut.

Masih banyak gangguan kesehatan lain baik secara langsung maupun tidak langsung berawal dari terganggunya kesehatan dan kebersihan rongga mulut. Jaga kesehatan rongga mulut dengan rajin menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, dilanjutkan dengan penggunaan benang gigi sekali sehari, lalu berkumur dengan obat kumur sebanyak satu sampai dua kali sehari.

Anda bisa menggunakan obat kumur sakit gigi yang biasa digunakan, namun disarankan memilih yang mengandung antiseptik tanpa alkohol. Jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan rongga mulut ke dokter gigi setidaknya dua kali setahun, untuk mendapatkan perawatan menyeluruh. Hindari juga makanan yang mengandung terlalu banyak gula, konsumsi minuman beralkohol, dan merokok untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.