Menimbang Panti Jompo untuk Lansia dan Alternatifnya

Di Asia, termasuk Indonesia, panti jompo masih jarang dijadikan pilihan sebagai tempat orang-orang lanjut usia (lansia) menjalani hari tua. Padahal dengan menimbang berbagai manfaat dan alternatif yang bisa didapatkan, para lansia berkemungkinan untuk menikmati hari tua yang bahagia.

Lansia yang masih aktif melakukan kegiatan sehari-hari maupun yang secara fisik sudah terbatas karena penyakit kronis akan membutuhkan pendampingan untuk dapat hidup sejahtera dan berkecukupan.

panti jompo-alodokter

Ada berbagai cara untuk membantu orang-orang lanjut usia menjalani hari-hari tua. Berikut adalah berbagai alternatifnya.

Panti jompo

Bentuk perawatan lansia di tiap negara dan daerah akan berbeda-beda. Secara tradisional, perawatan lansia umumnya menjadi tanggung jawab keluarga, namun situasi ini dapat berbeda ataupun berubah di tempat-tempat yang mana jumlah keluarga inti terus berkurang ataupun wanita yang berkedudukan sebagai ibu rumah tangga juga disibukkan dengan rutinitas di luar rumah.

Dalam situasi tersebut, panti jompo bisa menjadi pilihan yang tepat. Panti jompo adalah wisma yang diperuntukkan orang lanjut usia (lansia) dengan fasilitas penunjang sebagian besar kebutuhan dan diisi oleh kegiatan-kegiatan khusus. Biasanya di negara-negara Barat, panti jompo menjadi pilihan bagi para orang lansia karena memungkinkan lansia untuk tetap dapat mandiri tanpa harus menggantungkan hidup kepada anak.

Sementara di Asia, termasuk Indonesia, sebagian besar lansia lebih memilih hidup di rumah sendiri atau bersama anak. Walau demikian tetap ada fasilitas rumah jompo. Hanya saja, fasilitas rumah jompo di Asia pada umumnya dijalankan oleh pemerintah.

Lansia mandiri di rumah

Sebagian lansia lainnya di Indonesia yang tidak tinggal bersama anak atau kerabat lain, lebih memilih untuk tinggal sendiri di rumah. Pada situasi tersebut, demi mengamankan dan membantu aktivitas mereka sehari-hari, penting untuk mengubah dan menambahkan hal-hal tertentu di rumah lansia, seperti:

  • Tempatkan pegangan di sisi kloset dan bak mandi untuk menghindari jatuh atau terpeleset.
  • Toilet jongkok mungkin bisa menyulitkan bagi lansia. Menggantinya dengan toilet duduk dapat jauh lebih membantu.
  • Menempatkan pencahayaan tambahan.
  • Menata ulang furnitur atau perabot agar lebih sesuai kebutuhan dan tidak membahayakan lansia.
  • Tempatkan tulisan atau peringatan untuk menandai lokasi atau kondisi tertentu.

Cari tahu berbagai perlengkapan, aplikasi, dan penataan ruang yang mungkin dibutuhkan untuk lansia, terutama yang menyandang kondisi tertentu.

Perawatan yang Bisa Didapatkan di Panti Jompo

Umumnya, panti jompo menyediakan fasilitas perawatan yang memenuhi berbagai aspek kebutuhan lansia, seperti perawatan kesehatan/fisik, emosional, sosial, terutama bagi mereka yang mengalami penyakit kronis atau cacat fisik. Oleh karena itu, panti jompo merupakan alternatif pilihan bagi lansia yang membutuhkan pendampingan 24 jam di rumah. Beberapa contoh pendampingan yang didapatkan di panti jompo adalah membantu lansia untuk makan, mandi, berpakaian, dan melakukan berbagai aktivitas lain. Sebagai konsekuensi, perawatan semacam ini membutuhkan biaya yang mungkin tidak sedikit.

Masa-masa lanjut usia tidak selalu diidentikkan dengan kesuraman dan istirahat secara terus-menerus. Banyak lansia yang nyatanya masih dapat menikmati masa tua dengan berjalan-jalan, melakukan kegiatan sosial, hingga masih aktif berolahraga. Tujuan dari pendampingan ini adalah menjadikan lansia mandiri dalam beraktivitas sehari-hari dan tetap mampu melakukan mobilitas aktif.

Setidaknya, anggota keluarga bisa mengajak lansia untuk bersosialisasi sesuai ketertarikan mereka, misalnya seperti klub kebugaran lansia, pengajian, atau mengikuti kelompok memasak. Lansia juga dapat diajak untuk memainkan permainan yang mengaktifkan otak, seperti teka-teki silang, catur, atau permainan kartu. Jika masih memungkinkan, aktif bekerja kembali dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat bagi lansia yang masih ingin berkontribusi. Hal sederhana lain, libatkan para lansia dalam merawat anggota keluarga sebagaimana mereka merasa sangat senang jika dapat berperan dalam pengasuhan cucu atau kerabat lain.