Percaya Diri Kembali setelah Tahu Cara Melupakan Mantan

Kesudahan dari putus hubungan dapat menjadikan seseorang menjadi tidak percaya diri untuk menjalin hubungan yang baru. Rasa sakit hati mungkin memang terasa nyata, namun jangan berlarut-larut.

Setelah hubungan Anda berakhir, wajar jika muncul perasaan, “Bagaimana jika saya tidak bisa menemukan orang lain yang sebaik dia?” atau “Bagaimana jika hubungan yang akan datang juga tidak berhasil?”

percaya diri setelah melupakan mantan-alodokter

Jangan cemas, masih ada langkah-langkah yang dapat Anda tempuh demi bisa menemukan rasa percaya diri dan harapan untuk jatuh cinta kembali.

Beri Waktu Bagi Diri Sendiri

Tidak ada salahnya untuk memberi waktu bagi diri sendiri untuk bersedih. Hanya dengan melalui tahap ini, akhirnya Anda sanggup menerima kenyataan. Jadikan masa ini sebagai momen merefleksikan diri dan melepaskan semua emosi. Luangkanlah waktu untuk menyendiri, atau sebaliknya, waktu untuk bercerita kepada sahabat. Hindari menyalahkan diri sendiri atas sebuah hubungan yang memang tidak akan berhasil.

Hindari Menjalin Kontak ataupun Mengikuti Media Sosial si Mantan

Kenangan akan masa yang telah dilalui bersama adalah salah satu hal terberat yang membuat seseorang tidak dapat segera melupakan mantan. Seperti semua perubahan, kebiasaan yang awalnya dilakukan bersama-sama menjadi kesendirian pun memerlukan waktu dan usaha yang sering kali tidak ringan.

Oleh karenanya, berhenti menghubunginya dan biarkan diri Anda terbiasa tanpa kebiasaan bertukar pesan atau bicara dengannya lewat telepon. Membaca statusnya di media sosial tidak akan menjadikan Anda makin mudah untuk melupakannya. Anda akan berpikir apakah dia sudah melupakan Anda atau belum atau apakah dia sudah memiliki kekasih yang baru. Jika yang terjadi adalah hal yang belum siap Anda terima, akhirnya justru dapat membuat perasaan Anda makin terpuruk.

Rawat Diri Sendiri

Jika selama ini Anda lebih banyak memerhatikan orang lain, maka kini saatnya Anda memanjakan diri sendiri. Seharian menonton film di rumah, berlibur bersama sahabat, mendapatkan perawatan tubuh di salon, ataupun berbelanja seharian tanpa gangguan adalah sebagian dari “hiburan baru” yang layak Anda dapatkan.

Temukan Kesibukan Baru

Saat Anda menyukai atau mencintai seseorang, pikiran Anda tertuju kepada orang tersebut. Setelah kini berpisah, maka pikiran Anda mungkin membutuhkan hal lain yang dapat dijadikan perhatian baru. Temukan kegiatan positif dan menggembirakan lain yang dapat menyita perhatian Anda. Sesuatu yang selama ini ingin dicoba, tapi terkendala oleh rutinitas yang lama. Memasak, naik gunung, menulis, mencapai berat badan ideal dengan rutin berolahraga adalah hal-hal yang dapat dicoba. Tidak ada yang lebih membuat mantan Anda terkesan daripada melihat Anda sibuk dan bahagia tanpanya.

Temukan Sosok Panutan

Siapa perempuan yang Anda jadikan panutan? Studi psikologi menemukan bahwa kita dapat menemukan kekuatan dari orang yang kita kagumi dan menjadi teladan dalam bersabar dan ikhlas. Sosok ini tidak harus menjadi tokoh terkenal, melainkan cukup ibu yang Anda sayangi, sahabat lama, ataupun kerabat terdekat. Bayangkan apa yang akan dilakukan oleh orang tersebut jika berada di posisi Anda. Jelas, jawabannya bukan menghabiskan waktu membaca status mantan Anda di media sosial, bukan?

Jangan Lupakan Alasan Mengapa Hubungan Anda Berakhir

Ada alasan yang kuat mengapa dia mencampakkan Anda atau Anda berdua sepakat mengakhiri hubungan. Adanya orang ketiga? Tidak ada restu dari orang tua? Atau perbedaan prinsip yang tidak bisa dikompromikan lagi? Apa pun penyebabnya, ingat baik-baik tentang alasan ini dan yakinkan diri sendiri bahwa keputusan Anda untuk melupakannya sudah tepat.

Pada akhirnya, salah satu langkah utama untuk kembali mendapatkan kepercayaan diri adalah nyaman dengan kesendirian Anda. Selama ini mungkin Anda berpikir bahwa putusnya hubungan ini diakibatkan oleh kesalahan atau kekurangan Anda. Tidak perlu seperti itu, melainkan belajarlah dari kesalahan yang lalu, tapi jangan lupa untuk mencintai diri sendiri. Camkan ke dalam hati, Anda tidak bisa mengharapkan kehadiran cinta orang lain jika Anda belum bisa mencintai diri sendiri.