Pengalaman putus cinta tentu bukan peristiwa yang menyenangkan. Meski demikian, sebenarnya tidak perlu waktu lama untuk move on dan kembali memperoleh kehidupan normal.

Putus cinta tidak ubahnya terasa bagaikan mencabut plester pada luka yang terbuka. Hindari berpura-pura menganggap remeh perasaan saat putus cinta. Kejadian ini bisa sangat menyakitkan dan berdampak pada kesehatan mental maupun fisik Anda. Namun, bukan berarti Anda harus mengurung diri dan menangis berhari-hari, ataupun menolak makan dan tidur secara berlarut-larut.

Dampak Putus Cinta bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Dampak Putus Cinta

Putus cinta memang tidak pernah mudah. Meski beberapa orang dapat menerima dan move on dengan cepat, namun tak jarang orang yang sampai mengalami depresi setelah putus cinta.

Sedih dan emosi merupakan reaksi normal yang dialami seseorang ketika putus cinta. Namun tahukah Anda, bahwa ada kategori putus cinta yang sehat dan putus cinta yang tidak sehat. Secara umum, reaksi normal dari putus cinta meliputi:

  • Rasa marah dan frustasi
  • Menangis.
  • Rasa sedih dan takut.
  • Insomnia.
  • Kehilangan semangat dan minat dalam beraktivitas.

Keadaan ini akan membaik seiring berjalannya waktu ketika Anda mulai menyesuaikan diri terhadap keadaan tanpa pasangan. Rentang waktu pemulihan seseorang terhadap efek dari putus cinta ini berbeda-beda. Jadi, bersabar adalah cara terbaik untuk berhasil move on dari putus cinta.

Putus cinta yang dikatakan tidak sehat adalah ketika rasa sakit hati dan kesedihan akibat putus cinta tidak kunjung membaik hingga beberapa minggu atau justru malah semakin parah, seperti:

  • Merasa sedih, hampa, atau putus asa hampir sepanjang hari hampir setiap hari.
  • Kurang tidur atau justru kebanyakan tidur.
  • Penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan, atau peningkatan nafsu makan dan berat badan.
  • Merasa tidak berharga.
  • Tidak semangat dalam beraktivitas.
  • Kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan.
  • Berpikir tentang kematian atau bunuh diri.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan untuk mengatasi rasa emosional.

Segera temui dokter atau psikolog jika gejala-gejala tersebut tidak kunjung membaik dalam dua hingga tiga minggu. Berdasarkan berat ringannya gejala Anda, dokter mungkin akan meresepkan antidepresan selain memberikan konseling untuk membantu Anda mengatasi emosi.

Langkah Move On Setelah Putus Cinta

Meskipun agak sulit, namun bukan hal yang tidak mungkin untuk segera move on setelah putus cinta. Dua tantangan terbesar Anda terutama wanita setelah putus cinta adalah tidak benar-benar ingin move on, dan tidak tahu caranya move on.

Berikut beberapa langkah jitu untuk move on setelah putus cinta:

  • Terima keadaan
    Menerima keadaan bahwa jalinan kasih Anda memang harus berakhir adalah kunci utama yang bisa dilakukan untuk move on setelah putus cinta. Proses ini memang sulit, namun lebih baik menerima kenyataan dengan lapang dada daripada menyangkal atau menahan emosi Anda. Intinya, terima kenyataan bahwa hubungan Anda dengannya memang sudah berakhir dan jalan yang terbaik adalah move on.
  • Luangkan waktu untuk diri sendiri

Beberapa orang tidak bermasalah dengan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari setelah putus cinta dengan mantan, namun jika Anda belum merasa dapat menajalani hidup setelah putus cinta, luangkanlah waktu untuk mencurahkan perasaan Anda. Cari tempat yang membuat Anda nyaman, dan luapkanlah isi hati Anda.

  • Jaga jarak
    Jangan tergoda dengan keinginan untuk menelepon atau mengirim pesan kepadanya. Hindari mencari tahu tentang dia baik dari medsos ataupun dari kontak telepon, pesan teks, atau surel. Tidak perlu mengangkat teleponnya, atau membalasa chat-nya jika dia menghubungi Anda. Dan jauhkan semua barang-barang kenangan Anda dengannya dari hadapan Anda. Anda bisa menyimpannya di tempat yang sulit terjangkau atau justru dibuang saja.
  • Berhenti membicarakannya
    Membicarakan semua hal tentang mantan kepada teman Anda mungkin adalah cara Anda meluapkan emosi. Namun cobalah untuk tidak membahas apa pun lagi tentang dia. Alihkan pembahasan ke topik lainnya ketika Anda bersama teman-teman.
  • Tak perlu saling menyalahkan
    Tak perlu menyalahkan diri sendiri, menyalahkan dia, atau menyalahkan orang lain hanya untuk meluapkan emosi atau melupakannya. Terima kenyataan dan beralihlah pada sesuatu yang lebih baik.
  • Belajar dan pengalaman
    Putus cinta bisa mengajarkan Anda tentang bagaimana perilaku yang baik dan tidak baik dalam suatu hubungan. Tentang apa saja yang bisa menyebabkan putus cinta dan apa saja yang seharusnya dirawat dan dibina dalam sebuah hubungan.
  • Bayangkan bahagia tanpanya
    Bayangkan hal-hal indah dan rasa bahagia yang bisa Anda miliki meski tanpa diriny Fokuslah pada diri sendiri dan buat diri Anda sibuk seperti dengan merawat diri ke salon dan tampil baru dengan potongan rambut baru, menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluarga, melakukan hobi yang diminati, menjadi sukarelawan di suatu tempat, atau mengikuti kelas kursus tertentu.

Jangan lupa untuk memberi nutrisi pada tubuh Anda dengan makanan-makanan enak yang dapat menggugah selera makan. Dan jika musik dapat memotivasi diri Anda, coba dengarkan musik-musik bernada riang saat melakukan aktivitas.

  • Kembali bersosialisasi
    Hangout dan menghadiri sejumlah acara tak hanya membuka peluang Anda mengenal orang baru, tapi juga menemukan tambatan hati yang baru. Anda akan merasa lebih baik ketika tampil baik dan bertemu dengan orang baru. Mencurahkan isi hati kepada teman atau keluarga juga dapat membantu agar Anda merasa lebih baik.Tapi ingat, jangan pergi ke acara di mana Anda bisa bertemu dengan mantan Anda.
  • Bersikap baik dan tidak berlebihan
    Tidak perlu bersikap berlebihan dalam menjalani proses move on seperti terlalu berlebihan dalam beraktivitas atau Berikan waktu pada diri Anda untuk mengenal orang-orang baru, mempelajari karakteristiknya, hingga memutuskan untuk menerimanya sebagai tambatan hati Anda yang baru.
  • Jangan menyamaratakan atau membandingkan
    Tidak semua pria atau wanita yang Anda temui itu sama seperti orang yang membuat Anda putus cinta. Sadarilah bahwa hubungan Anda sebelumnya kandas karena suatu alasan. Jadi buka pikiran Anda lebih luas dan berpikirlah tentang hubungan yang tidak hanya berbeda dari sebelumnya, tapi juga hubungan yang lebih baik dari sebelumnya.

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk pulih setelah putus cinta, lakukanlah hal positif yang membuat Anda senang dan berikan diri Anda waktu untuk pulih. Hal terpenting lainnya yang harus dilakukan setelah putus cinta adalah tetap berpikir dan bersikap positif. Sadarilah bahwa melupakannya akan membantu Anda merasa lebih baik tentang diri sendiri dan tentang masa depan Anda.

Putus cinta memang peristiwa tidak menyenangkan, namun berusahalah untuk mengambil hikmah yang dapat membuat Anda menjadi pribadi lebih baik. Jika putus cinta membuat Anda merasakan sedih berlebihan atau terlalu lama, tidak perlu sungkan berkonsultasi ke psikiater atau psikolog.