Ada banyak manfaat musik bagi kesehatan. Perpaduan irama dan lirik dalam musik diketahui dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, hingga emosional orang yang mendengarkannya.

Musik secara tidak langsung dapat memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang. Ini bisa terlihat ketika Anda mendengarkan musik dengan irama yang lirih dan lirik yang sedih, Anda pun bisa terbawa suasana dan menjadi ikut bersedih.

6 Manfaat Musik bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui - Alodokter

Begitu pula saat mendengarkan musik metal, Anda akan lebih terpacu dan merasa lebih bersemangat. Pengaruh inilah yang menjadikan musik tanpa kita sadari bermanfaat bagi kesehatan.

Beberapa Manfaat Musik bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan bahwa ada beragam manfaat musik untuk kesehatan, seperti menenangkan pikiran, memberi energi pada tubuh, dan mengelola rasa sakit. Selain itu, mendengarkan musik yang lembut juga dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah hingga melancarkan pernapasan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat musik lainnya yang baik untuk kesehatan:

1. Meningkatkan suasana hati

Musik dapat memengaruhi suasana hati atau mood seseorang, sehingga kerap digunakan sebagai salah satu terapi relaksasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik dengan nada yang ceria dapat meningkatkan suasana hati seseorang.

Oleh karena itu, musik biasanya dimanfaatkan sebagai terapi untuk mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan emosional. Terapi musik juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi dan memori serta menjaga kesehatan otak.

2. Mengatasi gangguan tidur

Jika Anda mengalami gangguan tidur, seperti insomnia, musik bisa menjadi solusi untuk mengatasinya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mendengarkan musik sebelum tidur memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada yang tidak mendengarkan musik.

Musik dapat membuat tubuh dan pikiran terasa lebih rileks, sehingga memudahkan Anda untuk terlelap. Namun, pilihlah musik dengan alunan yang lembut dan pelan. Selain itu, hindari mendengarkan musik menggunakan headset atau earphone sebelum tidur.

3. Mencegah kejang pada penderita epilepsi

Sebelum mengalami kejang, penderita epilepsi akan merasakan aliran listrik tertentu di otak. Nah, mendengarkan musik seperti musik klasik diduga dapat mencegah munculnya aliran listrik pemicu kejang tersebut. Selain itu, manfaat musik bagi penderita epilepsi juga efektif dalam mengurangi frekuensi terjadinya kejang.

4. Membantu pemulihan pascaoperasi

Manfaat musik lainnya adalah meringankan gangguan sebelum dan setelah operasi. Sebelum operasi, mendengarkan musik dapat mengurangi rasa gelisah. Sementara itu, mendengarkan musik pascaoperasi dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan.

Bahkan, manfaat musik diketahui dapat menghilangkan stres dan membantu pemulihan setelah operasi jantung.

5. Membantu pemulihan stroke

Stroke merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa musik dapat membawa dampak positif bagi proses pemulihan stroke.

Pasien yang menjalani pengobatan stroke beserta terapi musik terlihat mengalami pemulihan yang lebih baik dalam menggerakkan anggota tubuh bagian atas. Namun, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

6. Mengatasi stres

Manfaat musik lainnya adalah mengatasi atau mengelola stres. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mendengarkan musik akan lebih cepat pulih dari stres yang dialami dibandingkan mereka yang tidak.

Ini karena mendengarkan musik akan mengurangi pelepasan hormon kortisol atau hormon stres dalam tubuh. Selain itu, manfaat musik juga dapat mengurangi gejala depresi.

Meski demikian, selera musik setiap orang bisa saja berbeda-beda, sehingga manfaat musik yang diperoleh pun perlu disesuaikan dengan jenis musik yang disukai.

Namun, mendengarkan musik saja tentu tidak cukup untuk menjaga kesehatan. Anda tetap perlu menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi waktu istirahat, dan berolahraga secara rutin. Jangan lupa pula untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.