Gejala atau ciri-ciri depresi yang timbul bukan hanya sekadar rasa sedih atau tidak peduli sesaat. Ciri-ciri orang depresi dapat dilihat dari 2 aspek, yaitu psikologi dan fisik. Dari aspek psikologi, ciri-ciri depresi meliputi :

  • Selalu dibebani rasa bersalah.
  • Merasa putus asa, rendah diri dan tidak berharga.
  • Selalu merasa cemas dan khawatir yang berlebihan.
  • Suasana hati yang buruk atau sedih secara berkelanjutan.
  • Mudah marah atau sensitif, serta mudah menangis.
  • Sulit berkonsentrasi, berpikir, dan mengambil keputusan.
  • Tidak tertarik dan tidak memiliki motivasi terhadap segala hal.
  • Timbul ide untuk menyakiti diri sendiri atau percobaan bunuh diri.

Sementara itu, dari aspek fisik ciri-ciri depresi terdiri dari:

  • Selalu merasa kelelahan dan hilang tenaga.
  • Selera makan menurun atau tidak berselera makan.
  • Insomnia atau malah terlalu banyak tidur.
  • Pusing atau rasa nyeri yang tidak jelas alasannya.
  • Pergerakan tubuh dan bicara yang lebih lambat dari biasanya.
  • Tidak ada gairah seksual.
  • Perubahan berat badan.

Tidak seluruh gejala tersebut dialami penderita depresi. Gejala yang muncul tergantung kepada tingkat keparahan depresi yang dialami. Depresi ringan dapat menyebabkan aktivitas sehari-hari dan hubungan sosial terganggu, sedangkan penderita depresi berat benar-benar tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dan membina hubungan dengan orang lain.