Ropinirole

Pengertian Ropinirole

Ropiniole adalah salah satu jenis obat golongan agonis dopamin yang digunakan untuk mengobati gangguan saraf motorik tubuh, seperti penyakit Parkinson dan sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome/RLS). Dalam mengembalikan keseimbangan dan kemampuan pergerakan tubuh, menurunkan tingkat tremor, dan mengurangi rasa tidak nyaman pada kaki saat bergerak atau tidur, obat ini bekerja dengan cara menyeimbangkan kadar zat dopamine di dalam otak.

ropinirole - alodokter

Ropinirole umumnya diresepkan bersama dengan obat-obatan lainnya dikarenakan obat ini bekerja sebagai terapi kombinasi dan bukan secara tunggal.

Merek Dagang: ReQuip PD 24 Hour

Tentang Ropinirole

Golongan Agonis dopamin
Kategori Obat resep
Manfaat Mengobati gangguan saraf motorik
Dikonsumsi oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Bentuk obat Tablet

Peringatan:

  • Waspada bagi penderita gangguan jantung, gangguan psikologis, gangguan hati, gangguan ginjal, tekanan darah tidak normal, gangguan tidur, dan kesulitan berjalan.
  • Harap berhati-hati bagi pengguna lansia dikarenakan berpotensi memicu efek samping seperti linglung, halusinasi, dan pingsan.
  • Ropinirole dapat mengakibatkan rasa kantuk dan pusing. Disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat saat mengonsumsi obat ini.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol untuk menekan risiko efek samping. Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki riwayat kecanduan alkohol, narkoba, atau rokok, termasuk riwayat kesehatan keluarga Anda.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Ropinirole

Dokter akan menyesuaikan dosis ropinirole dengan kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan, mengingat obat ini kerap diberikan bersama dengan obat pendukung lainnya. Berikut adalah dosis yang biasa disarankan sesuai kondisi:
Kondisi Dosis
Penyakit Parkinson Dimulai dengan 0,25 mg tiga kali sehari. Jika diperlukan, dosis dapat dinaikkan tiap minggunya sebesar 0,75 mg secara bertahap selama 4 minggu.

Dalam kondisi tertentu, dosis dapat diberikan antara 3-9 mg per hari, dengan maksimal dosis 24 mg per hari (terkadang lebih tinggi jika dikonsumsi bersama dengan obat levodopa).

Sindrom kaki gelisah Dimulai dengan 0,25 mg per hari selama 2 hari, dan dikonsumsi 1-3 jam sebelum tidur. Maksimal dosis per hari adalah 0,50 mg dengan kenaikkan secara bertahap dari dosis awal.

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat menaikkan kembali dosis hingga maksimal 3 atau 4 mg.

Konsumsi ropinirole sesuai dengan dosis yang diberikan dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu untuk menghindari gejala putus obat, seperti demam, gangguan mental, linglung atau kekakuan otot.

Mengonsumsi Ropinirole dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi ropinirole. Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Jika Anda merasa mual, konsumsi obat ini ketika makan atau sesuai saran dokter. Telan obat secara langsung dengan bantuan air putih, tanpa dikunyah atau dihancurkan terlebih dahulu.

Jika Anda yang lupa mengonsumsi ropinirole, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi jika menggunakan ropinirole bersamaan dengan obat-obatan tertentu, di antaranya:
  • Dapat meningkatkan kadar obat dalam darah jika digunakan bersama dengan zat penghambat CYP1A2, seperti cimetidine, ciprofloxacin, erythromycin, fluvoxamine, isoniazid, ritonavir, dan zileuton.
  • Efek obat akan menurun fika digunakan dengan dopamine agonis lain, seperti phenothiazine dan metoclopramide.
  • Tembakau dan obat-obatan yang mengandung hormon estrogen dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk membersihkan sisa ropinirole dari dalam darah.    

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ropinirole

Beberapa efek samping yang umumnya terjadi setelah menggunakan ropinirole adalah:
  • Mual.
  • Muntah.
  • Pusing.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Konstipasi.
  • Nyeri perut.
  • Sering buang angin.
  • Berkeringat secara tidak biasa.
  • Mulut terasa kering.
  • Tubuh merasa lemas.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Pingsan.
Segera temui dokter atau kunjungi rumah sakit terdekat jika Anda mengalami efek samping berat seperti:
  • Reaksi alergi.
  • Perubahan pada warna, bentuk atau ukuran tahi lalat, yang dapat mengindikasikan keganasan (kanker) kulit.
  • Tertidur secara mendadak di tengah aktivitas.
  • Berhalusinasi.
  • Linglung.
  • Hilang ingatan secara sementara.
  • Diskinesia atau melakukan pergerakan tanpa disengaja.
  • Nyeri dada.
  • Otot kaku.
  • Adanya dorongan yang kuat untuk melakukan aktivitas atau tindakan tertentu.
  • Edema atau bengkak.
  • Tekanan darah tidak stabil.