Yuk, Jaga Kesehatan Jaringan Epitel Mata untuk Mencegah Abrasi Kornea!

Jaringan epitel adalah salah satu jaringan pada makhluk hidup, selain jaringan otot, jaringan ikat, dan jaringan saraf. Jaringan epitel melapisi rongga dan permukaan pembuluh darah. Jaringan epitel juga terdapat di seluruh organ tubuh, termasuk kornea mata.

Jaringan epitel memiliki tiga bentuk utama yaitu pipih (squamous), silindris (columnar) dan kubus (cuboidal). Sel-sel epitel ini dapat tersusun hanya satu lapisan saja atau bahkan berlapis-lapis. Secara umur, fungsi dari lapisan epitel antara lain melindungi, menghasilkan cairan, menyerap dan mengangkut zat tertentu serta menjadi alat perasa.

jaringan epitel - alodokter

Salah satu jaringan yang dibangun oleh lapisan epitel adalah kornea mata. Kornea mata merupakan bagian yang melapisi lapisan depan mata. Epitel sebagai lapisan terluar pada kornea mata berfungsi mencegah benda-benda asing dari luar tubuh tidak masuk ke mata. Lapisan ini juga berfungsi menyerap oksigen dan nutrisi dari air mata.

Mengenal Abrasi Kornea

Tidak tertutup kemungkinan bagi lapisan epitel kornea mata untuk mengalami cedera. Cedera yang disebut dengan abrasi kornea ini umumnya sering terjadi sehingga kerap diabaikan sebagai kondisi yang tidak mengkhawatirkan. Walau demikian, abrasi kornea yang dalam bisa menyebabkan tidak mulusnya lapisan epitel kornea atau jaringan parut bekas luka.

Abrasi kornea terjadi karena bagian permukaan kornea lecet atau terkerok akibat bergesekan dengan benda-benda asing, seperti goresan alat make up, tergores kuku, atau pecahan kaca.

Ada juga sebagian orang yang mengalami abrasi kornea atau lecet pada kornea akibat penggunaan lensa kontak dan akhirnya berisiko terkena infeksi ulkus kornea. Pada umumnya, ahli medis biasa menangani dengan memberikan antibiotik topikal untuk mencegah infeksi, namun sekarang teknik tersebut sudah dilakukan pada luka yang dianggap minor atau kecil. Salah satu penanganan lain adalah menutup mata dengan alat khusus. Tetapi cara ini sebaiknya tidak dianjurkan lagi. Diduga cara ini malah akan mengurangi pasokan oksigen, meningkatkan kelembapan yang akhirnya menunda proses penyembuhan.

Mencegah dan Merawat Mata untuk Menghindari Abrasi Kornea

Tidak ada cara yang lebih baik untuk menghadapi penyakit selain menghindarinya sebelum penyakit itu datang. Begitu juga kaitannya dengan kerusakan jaringan epitel kornea yang bisa menyebabkan abrasi kornea.
  • Pakailah kacamata pelindung saat berolahraga seperti squash atau
  • Anda juga disarankan untuk memakai kacamata pelindung saat melakukan aktivitas yang memungkinkan terpapar sinar ultraviolet, seperti mendaki gunung, ski, atau kegiatan yang dilakukan di luar ruangan.
  • Orang-orang yang bekerja sebagai montir, penambang, dan pengrajin logam juga sangat disarankan menggunakan kacamata pelindung karena pekerjaan ini berisiko tinggi melukai mata.
Di sisi lain, Anda juga disarankan untuk merawat mata dengan cara-cara berikut.
  • Segera memeriksakan diri ketika muncul sakit atau gangguan pada mata seperti pandangan kabur atau hilang, nyeri pada mata, mata merah merah dan bengkak akibat iritasi.
  • Kenakan lensa kontak sepanjang yang direkomendasikan oleh dokter.
  • Hindari menggunakan lensa kontak ketika tidur agar mata mendapatkan pasokan oksigen yang cukup.
  • Tidak menggunakan lensa kontak ketika sedang berenang.
  • Hindari memegang lensa kontak tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
  • Hapus riasan sebelum tidur malam. Maskara atau eyeliner yang masih menempel saat tidur menyebabkan iritasi.
  • Jangan pernah menggunakan riasan mata ketika mengendarai mobil, bus dan kereta api. Hal ini untuk mencegah terlukanya lapisan kornea.
Jaga baik-baik kesehatan jaringan epitel pada kornea karena jika bagian ini sampai rusak, maka mata Anda pun akan bermasalah sehingga akan berdampak kepada kesehatan Anda secara keseluruhan. Demi mencegah mata rusak, lebih baik mulai dari sekarang dijaga dan dirawat agar tetap sehat.