Yuk, Kenali Trombus dan Gejalanya

Darah merupakan cairan pada tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Untuk itu, darah memiliki peranan yang sangat penting. Namun, bagaimana jadinya jika Anda mengalami trombus (pembekuan darah pada pembuluh darah dan jantung)? Mari simak ulasannya berikut ini. 

Trombus adalah gumpalan darah yang terbentuk pada dinding pembuluh darah atau jantung, hal ini terjadi ketika trombosit, protein, dan sel-sel darah lain melekat satu sama lain.

Painful varicose veins

 

Trombus dapat menyumbat sebagian atau seluruh aliran di dalam pembuluh darah. Sumbatan pada arteri dapat menghalangi oksigen mencapai jaringan di daerah tersebut. Kondisi terhambatnya aliran oksigen ini sering disebut iskemia. Jika iskemia tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kerusakan jaringan bahkan hingga kematian. Sedangkan sumbatan pada pembuluh darah vena akan menyebabkan penumpukan cairan dan pembengkakan.

Beberapa orang yang berisiko terkena penyakit ini, di antaranya orang yang memiliki berat badan yang berlebih dan obesitas, berusia lebih dari 60 tahun, pernah mengalami pembekuan darah sebelumnya, pernah menjalani terapi pergantian hormon, sedang hamil atau baru saja melahirkan, dehidrasi, mengidap kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker, dan memiliki kondisi yang menyebabkan darah membeku lebih mudah dari biasanya, seperti sindrom antifosfolipid.

Gejala Pembekuan Darah

Pembekuan darah bisa menimbulkan beberapa gejala, namun gejala tersebut dipengaruhi oleh lokasi terjadinya sumbatan.  Berikut ini gejala trombus berdasar lokasi kemunculannya:

  • Sumbatan pada vena kaki (dikenal dengan istilah deep vein thrombosis): menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada kaki. Gejala biasanya hanya muncul pada satu kaki dengan keparahan yang bervariasi berdasarkan ukuran dari bekuan darah.
  • Sumbatan pada paru-paru (pulmonary embolus): nyeri dada, sesak napas yang muncul mendadak, serta denyut nadi yang menjadi cepat. Selain itu juga dapat ditemukan muntah darah.
  • Sumbatan pada arteri otak: Pembekuan darah di otak menyebabkan nyeri kepala yang mendadak dan berat. Selain itu, dapat disertai dengan munculnya gejala stroke seperti kehilangan kemampuan bicara dan penglihatan, serta kelemahan (kelumpuhan) pada salah satu sisi tubuh.
  • Sumbatan pada arteri jantung: munculnya gejala serangan jantung seperti nyeri dada, sesak napas, mual, gangguan pencernaan, dan berkeringat. Gejala lain bisa muncul khususnya pada perempuan, penderita diabetes, dan orang lanjut usia.
  • Sumbatan pada arteri yang memasokdarah ke usus: munculnya meliputi nyeri perut, mual, dan adanya darah dalam tinja. Gejala ini tidak khas karena seringkali juga ditemukan pada infeksi virus dan keracunan makanan.
Trombus merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan kehilangan nyawa. Untuk itu, jangan pernah menyepelekan rasa sakit yang Anda alami. Jika Anda merasakan beberapa gejala dari trombus yang telah disebutkan di atas, segeralah konsultasikan ke dokter.