Ada serpihan putih di kulit kepala Si Kecil yang tampak seperti ketombe? Tidak perlu khawatir, Bunda. Hal ini wajar terjadi, kok. Untuk mengatasinya, yuk, perhatikan beberapa langkah berikut!

Serpihan atau kerak putih di kulit kepala yang tampak seperti ketombe atau cradle cap merupakan hal yang biasa terjadi pada bayi, dan bukanlah pertanda bahwa kebersihan bayi kurang terjaga. Umumnya cradle cap pada kulit kepala bayi muncul pada beberapa bulan pertama dan akan menghilang dalam waktu 6-12 bulan.

3 Langkah Mudah Menghilangkan Ketombe pada Kulit Kepala Bayi - Alodokter

Penyebab Ketombe pada Kulit Kepala Bayi

Meski penyebab cradle cap tidak bisa dipastikan, namun beberapa ahli percaya bahwa hal ini dipengaruhi oleh hormon dari ibu hamil pada kehamilan trimester terakhir yang disalurkan ke bayi. Hormon tersebut kemudian memproduksi minyak secara berlebihan pada kulit kepalanya.

Kemungkinan lainnya yang membuat bayi mengalami cradle cap adalah jamur Malassezia dan bakteri yang tumbuh pada minyak tersebut. Umumnya cradle cap tidak menular. Hanya saja ketika kondisinya sudah parah, kulit kepala bayi akan terasa gatal.

Tanda atau gejala pada bayi yang mengalami cradle cap adalah munculnya kerak tebal di kulit kepala, terdapat sisik putih atau kuning pada kulit kepalanya yang berminyak atau kering, dan bisa disertai kemerahan pada kulit kepala.

3 Langkah Mengatasi Ketombe pada Bayi

Sebenarnya cradle cap tidak membutuhkan pengobatan khusus, karena tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Cukup lakukan 3 langkah perawatan berikut ini:

  • Sebelum keramas, pijat lembut kulit kepala bayi dengan baby oil, minyak zaitun, atau petroleum jelly untuk membantu kerak atau sisik mengelupas. Diamkan selama 15 menit.
  • Setelah itu, basahi kulit kepala bayi lalu gosok-gosok secara lembut dengan sikat wajah atau sikat gigi yang lembut selama beberapa menit, untuk merontokkan keraknya.
  • Cuci rambut dan kulit kepala bayi dengan sampo khusus bayi, bilas hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk. Pastikan tidak ada sisa minyak pada kulit kepalanya, karena dapat menyumbat pori-pori.
  • Agar minyak lebih mudah terangkat, diamkan sampo selama beberapa menit pada kulit kepala sebelum dibilas.

Jika setelah melakukan perawatan di atas, cradle cap masih juga ada atau justru bertambah parah, meluas, atau menyebabkan luka di kulit kepala, sebaiknya Bunda segera memeriksakan Si Kecil ke dokter.

Dokter mungkin akan menyarankan penggunaan sampo ketombe orang dewasa untuk membersihkan kulit kepala dan rambut Si Kecil, bila keramas teratur dengan sampo bayi tidak mampu mengatasinya. Namun hati-hati, pastikan sampo tidak mengenai matanya.

Dokter mungkin akan meresepkan krim antiradang jika kulit kepala bayi mengalami iritasi, dan obat antijamur jika terdapat infeksi jamur. Perlu diingat, jangan sembarangan memberikan obat untuk Si Kecil tanpa persetujuan dokter ya, Bun!

Tidak perlu panik bila melihat kepala bayi mengalami kotoran seperti ketombe. Lakukan langkah-langkah di atas sebagai upaya mengatasinya di rumah. Bila masih ragu, Bunda dapat memeriksakan Si Kecil ke dokter spesialis anak.