Bagi sebagian wanita, melakukan hubungan seksual bisa menjadi momen yang menakutkan dan tidak menyenangkan. Padahal, berhubungan intim dengan suami sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mentalmu, lho. Lantas, apa saja sih yang bisa menyebabkan wanita takut saat bercinta?

Berhubungan seksual setelah menikah adalah sebuah kewajiban dan rutinitas yang wajar dilakukan oleh setiap pasangan, khususnya bagi pasangan yang sangat mendambakan kehadiran buah hati.

4 Ketakutan Wanita Saat Bercinta - Alodokter

Kegiatan ini bisa membuat kamu dan suami merasa senang, karena normalnya hubungan intim bisa meningkatkan suasana hati kalian. Selain itu, berhubungan seks juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan sakit kepala, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan kesuburan.

Ini Ketakutan Bercinta yang Sering Dialami Wanita

Kendati bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik, ada beberapa hal yang bisa memicu ketakutan sebagian wanita ketika bercinta, di antaranya adalah:

1. Takut hamil dan tertular penyakit kelamin

Jika telah dikaruniai cukup anak, kamu mungkin saja merasa takut berhubungan intim lantaran belum siap untuk hamil kembali. Rasa takut ini juga dapat timbul bila kamu trauma terhadap pengalaman hamil atau persalinan sebelumnya. Akibatnya, kamu belum mau “kebobolan” lagi.

Selain takut hamil, takut tertular penyakit kelamin juga bisa menghantui pikiranmu, terlebih bila suamimu menunjukkan gejala-gejala penyakit kelamin atau pernah ketahuan selingkuh dan berhubungan intim dengan wanita lain. Ketakutan ini bisa menjadi momok dalam hubungan kalian berdua, lho.

Bila ketakutan yang kamu alami datang dari prasangka bahwa suami mengalami penyakit kelamin, sebaiknya kamu dan suami berkonsultasi ke dokter untuk menjalani pemeriksaan. Tenang ya, sebagian besar penyakit kelamin bisa diobati hingga sembuh, kok.

Namun, bila rasa takutmu disebabkan oleh belum siapnya dirimu untuk hamil lagi, sebaiknya kamu menggunakan KB atau mintalah suami menggunakan kondom selama berhubungan seks.

2. Kurang jago di ranjang

Kurang lihai di ranjang merupakan salah satu ketakutan wanita saat berhubungan seks yang sangat umum dialami. Rasa takut ini bisa muncul dari kepercayaan bahwa istri harus selalu bisa memuaskan suaminya, kapan pun itu.

Selain itu, rasa takut juga bisa muncul karena adanya konsep yang kurang realistis mengenai hubungan seks. Bila kamu sering menonton film dewasa dan merasa tidak sejago pemain tersebut, tidak perlu khawatir. Ingat, film hanyalah skenario yang bisa disunting berkali-kali. Jadi, wajar saja jika adegan di film dewasa terlihat sempurna.

Ingatlah bahwa seks bukanlah tentang jago atau tidak. Lagi pula, hubungan intim tidak mengenal kata kalah atau menang antara suami istri. Bila kamu merasa tidak mampu memuaskan suamimu, sebaiknya komunikasikan padanya.

Tanyakan hal-hal apa saja yang ia sukai dan tidak sukai ketika kalian berdua melakukan hubungan seks. Tidak perlu menerka-nerka isi kepala suami, segera utarakan isi hatimu agar ketakutan ini bisa cepat diatasi.

3. Tidak percaya diri

Sebagian wanita memiliki kecenderungan untuk fokus pada penampilannya. Ketika bentuk badannya tidak sesuai dengan yang ia harapkan, bisa timbul rasa tidak percaya diri atau bahkan rasa takut suaminya tidak tertarik padanya saat berhubungan seks.

Hal ini sering terjadi pada wanita, terutama setelah melahirkan. Pasalnya, kehamilan membuat perubahan besar pada bentuk tubuh kebanyakan wanita. Jika kamu mengalami ini, ingatlah bahwa suamimu telah mengikrarkan janji untuk menerima dirimu apa adanya. Jadi, tidak ada alasan baginya untuk tidak menyukai tubuhmu setelah kamu berjuang mengandung dan melahirkan anak kalian.

Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki penampilan, sehingga rasa percaya dirimu kembali. Cobalah untuk rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat setiap hari agar tubuhmu terjaga dengan baik. Namun, jangan sampai usaha yang kamu lakukan sampai menyiksa badanmu, ya.

Selain itu, kenakanlah pakaian yang bisa membuatmu percaya diri ketika berhubungan intim dengan suami. Kamu juga bisa memoleskan make up pada wajahmu agar kamu terlihat lebih berbeda dibandingkan saat bertemu sehari-hari.

4. Trauma akan nyeri ketika berhubungan seks

Bila saat berhubungan seks kamu sering merasakan nyeri, bukan tidak mungkin kamu akan merasa trauma sehingga takut untuk melakukannya lagi di kemudian hari.

Nyeri ketika berhubungan seks bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah karena penis sudah penetrasi ketika vagina kering. Vagina sebenarnya memiliki pelumas alami yang bisa keluar ketika wanita terangsang.

Jadi jika pelumas ini tidak keluar saat berhubungan seks, bisa jadi kamu belum cukup terangsang. Nah, ada baiknya kamu membicarakan ini kepada suamimu. Mintalah ia untuk lebih lama mencumbumu atau melakukan foreplay demi meningkatkan gairahmu.

Kurangnya pelumas juga bisa terjadi karena stres. Jadi, tenangkanlah pikiranmu dan hilangkan pikiran yang membuat konsentrasimu terganggu. Melakukan hubungan seksual sambil memikirkan banyak hal justru bisa membuatmu tidak menikmati hubungan intim ini.

Bila diperlukan, kamu bisa kok menggunakan cairan pelumas yang banyak dijual di toko. Akan tetapi, pastikan untuk memilih pelumas yang berbahan dasar air guna mencegah terjadinya iritasi pada area vagina.

Keempat ketakutan wanita saat bercinta di atas mungkin dan wajar sekali untuk kamu alami. Tidak perlu merasa malu dan berkecil hati bila memang kamu merasa takut untuk bercinta dengan suamimu.

Akan tetapi, jangan sampai ketakutan tersebut kamu biarkan berlarut-larut, ya. Diskusikan ketakutan yang kamu rasakan dengan suamimu agar kalian berdua bisa mencari solusi terbaik. Jika kamu dan suami tidak juga memperoleh jalan keluar, cobalah berkonsultasi dengan dokter atau psikolog.