Kehadiran anak tentunya sangat dinanti-nantikan oleh pasangan yang sudah menikah. Namun, sebagian pasangan tak kunjung dikaruniai keturunan meski sudah menunggu bertahun-tahun. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Sulit punya anak dapat disebabkan oleh beragam hal, mulai dari masalah kesuburan, baik pada dirimu maupun pasanganmu, hingga kombinasi gangguan kesehatan pada kalian berdua. Agar lebih jelas, berikut adalah lima faktor yang dapat membuatmu sulit memiliki keturunan.

Ini 5 Hal yang Membuatmu Sulit Punya Anak - Alodokter

1. Tingkat stres yang tinggi

Tubuh mengetahui bahwa stres bukanlah kondisi yang baik untuk pertumbuhan janin. Hal ini dibuktikan dengan terganggunya pelepasan sel telur oleh ovarium (indung telur) saat kadar kortisol (hormon stres) meningkat.

Itulah sebabnya, semakin tinggi tingkat stres dan semakin lama stres berlangsung, kemungkinan untuk hamil akan semakin rendah.

Selain itu, saat sedang stres, wanita juga cenderung tidak ingin melakukan hubungan seks, dan lebih banyak mengonsumsi kafein atau alkohol, serta melakukan gaya hidup yang tidak sehat. Hal-hal ini akan turut mengurangi kemungkinan untuk hamil.

2. Gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, sering bergadang, dan sering mengonsumsi minuman beralkohol, dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Pada pria, merokok dan sering minum minuman beralkohol dapat menurunkan produksi sperma dan memicu disfungsi ereksi.

Sedangkan pada wanita, merokok dapat meningkatkan risiko keguguran dan mempercepat menopause, sementara konsumsi minuman beralkohol dapat memicu kecacatan pada janin.

3. Kelebihan atau kekurangan berat badan

Kelebihan atau kekurangan berat badan dapat menghalangi impianmu untuk memiliki anak. Pada wanita, kelebihan berat badan dapat mengganggu siklus menstruasi dan pelepasan sel telur (ovulasi). Sedangkan pada pria, kondisi ini bisa menurunkan jumlah dan kualitas sperma yang dihasilkan.

Kekurangan berat badan juga bukan hal yang baik, karena kondisi ini dapat mengganggu proses ovulasi. Wanita yang badannya terlalu kurus dinilai membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, yaitu lebih dari 1 tahun.

Untuk mengetahui apakah berat badanmu normal atau tidak, kamu bisa mengecek  IMT atau indeks massa tubuhmu. Berat badanmu tergolong normal jika IMT-mu berada di kisaran 18,5-24,9.

4. Usia matang

Bagi wanita, kesempatan untuk memiliki keturunan dapat berkurang ketika mencoba hamil di usia 35 tahun ke atas.Pada usia tersebut, tingkat kesuburan mulai menurun secara bertahap. Penurunan bahkan cukup drastis ketika mencapai usia 37 tahun.

Sementara pada pria, tingkat kesuburan mulai menurun pada usia 40 tahun. Pria di usia ini juga lebih mungkin memiliki anak dengan gangguan tertentu, misalnya kanker.

5. Gangguan kesehatan tertentu

Sejumlah gangguan kesehatan pada organ reproduksi dapat memengaruhi kemungkinan seseorang untuk memiliki anak. Pada wanita, gangguan yang umum terjadi adalah PCOS, endometriosis, kelainan pada rahim, dan tersumbatnya tuba falopi.

Sementara pada pria, gangguan kesehatan yang bisa mengganggu tingkat kesuburan lebih beragam, mulai dari gangguan pada organ reproduksi, seperti ejakulasi dini, varikokel, dan penyakit menular seksual; hingga gangguan yang umum, seperti diabetes dan penyakit gondong (mumps).

Nah, setelah kamu mengetahui beragam hal yang dapat membuatmu sulit punya anak, cobalah untuk menghindarinya dengan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Bila kamu memiliki gangguan kesehatan seperti yang disebutkan di atas, segeralah konsultasikan ke dokter agar dapat segera ditangani.

Ingat, sulit punya anak bukan berarti tidak dapat memiliki momongan selamanya. Perawatan medis yang tepat dapat memperbesar peluangmu untuk menjadi orang tua. Jadi, jangan sedih dan putus asa. Berkonsultasilah dengan dokter, dan jalani program kehamilan bila memang dianjurkan.