Manfaat DHA untuk anak tidak hanya membantu perkembangan otak dan penglihatan, tetapi juga memperkuat daya tahan tubuh sejak dini. Asupan DHA yang cukup menjadi kunci agar tumbuh kembang Si Kecil berlangsung optimal dan sehat hingga dewasa.

DHA (docosahexaenoic acid) adalah asam lemak omega-3 penting yang berperan besar dalam masa pertumbuhan anak, terutama untuk perkembangan otak dan mata. Tubuh anak tidak dapat memproduksi DHA dalam jumlah cukup, sehingga asupan dari makanan atau suplemen sangat dibutuhkan.

6 Manfaat DHA untuk Anak yang Sayang Dilewatkan - Alodokter

Berbagai penelitian telah membuktikan manfaat DHA untuk anak dalam mendukung fungsi kognitif, daya ingat, serta konsentrasi. Dengan mencukupi kebutuhan DHA setiap hari, Anda turut membantu memastikan tumbuh kembang Si Kecil berjalan optimal.

Manfaat DHA untuk Anak

Berikut ini adalah beberapa manfaat DHA untuk anak yang penting diketahui orang tua:

1. Mendukung kesehatan dan perkembangan otak

DHA adalah komponen utama dalam jaringan otak, terutama selama masa pertumbuhan anak. Nutrisi ini membantu membangun sambungan antar sel saraf dan menunjang proses belajar anak. 

Anak dengan asupan DHA yang cukup cenderung memiliki kemampuan berpikir, daya ingat, dan perkembangan kognitif yang lebih baik. Oleh karena itu, pemenuhan DHA sejak dini sangat penting untuk mendukung prestasi dan potensi Si Kecil di masa depan.

2. Membantu menjaga kesehatan penglihatan

DHA banyak ditemukan pada retina mata dan berperan penting dalam proses pembentukan dan pemeliharaan fungsi penglihatan. Anak yang mendapat asupan DHA yang memadai cenderung memiliki penglihatan yang lebih tajam dan sehat. 

Penelitian menunjukkan bahwa DHA dapat membantu perkembangan mata sejak bayi, sehingga risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan. Asupan nutrisi ini sebaiknya diprioritaskan, terutama pada masa pertumbuhan pesat.

3. Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Manfaat DHA untuk anak selanjutnya adalah membantu memperkuat daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. DHA berperan dalam mengatur respons imun tubuh, sehingga Si Kecil lebih siap melawan berbagai kuman penyebab sakit. 

Jika kebutuhan DHA tercukupi, anak biasanya tidak mudah terserang flu, batuk, atau infeksi saluran pernapasan lain. Dukungan imunitas ini sangat penting, terutama saat anak mulai bersekolah atau beraktivitas di luar rumah.

4. Membantu menjaga kesehatan jantung

DHA sebagai bagian dari asam lemak omega-3 juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah anak. Asupan yang cukup dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mencegah penumpukan plak pada pembuluh darah. 

Dengan begitu, risiko penyakit jantung di kemudian hari dapat ditekan sejak kecil. Kesehatan jantung yang baik mendukung aktivitas fisik dan perkembangan tubuh anak secara optimal.

5. Mendukung konsentrasi anak dalam beraktivitas

Penelitian menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan DHA dalam jumlah cukup cenderung memiliki perilaku yang lebih baik dan mampu berkonsentrasi lebih lama. DHA dapat membantu menyeimbangkan fungsi otak yang terkait dengan kontrol emosi dan perhatian. 

Beberapa studi juga menunjukkan manfaat DHA dalam membantu menurunkan risiko gangguan hiperaktivitas dan kesulitan belajar. Dengan begitu, asupan DHA merupakan faktor penting dalam tumbuh kembang mental dan perilaku anak.

6. Membantu mencegah stunting

Manfaat DHA untuk anak juga berperan dalam membantu mencegah stunting dengan mendukung perkembangan sel dan jaringan tubuh selama masa pertumbuhan. Namun, pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada DHA saja. 

Anak juga perlu mencukupi nutrisi lain, seperti protein, zat besi, zinc, kalsium, dan vitamin D. Asupan gizi yang lengkap dan seimbang membantu pertumbuhan anak berjalan optimal sesuai usianya.

Risiko Kekurangan Asupan DHA pada Anak

Tanpa asupan DHA yang cukup, anak rentan mengalami beberapa masalah kesehatan, di antaranya:

  • Keterlambatan perkembangan otak dan daya ingat, sehingga kemampuan belajar, berbicara, dan memori anak, menjadi kurang optimal
  • Gangguan penglihatan akibat perkembangan retina yang tidak sempurna, sehingga berisiko menurunkan ketajaman mata anak
  • Mudah sakit dan imunitas menurun karena sistem kekebalan tubuh tidak bekerja maksimal dalam melawan infeksi
  • Kulit anak menjadi lebih kering dari biasanya
  • Berat badan anak menjadi susah naik

Cara Memenuhi Kebutuhan DHA untuk Anak

Agar kebutuhan DHA anak terpenuhi dengan baik, Anda dapat menerapkan beberapa cara berikut:

  • Memberikan ikan laut berlemak, seperti ikan kembung, ikan tongkol, ikan layang, ikan salmon, ikan sarden, atau ikan tuna, minimal dua kali seminggu untuk menyediakan asupan DHA alami yang mudah diserap tubuh anak
  • Memilih produk susu, sereal, atau makanan bayi, yang diperkaya DHA agar manfaat DHA untuk anak tetap dapat diperoleh secara optimal meski asupan
  • Menggunakan suplemen DHA khusus anak sesuai anjuran dokter bila diperlukan, agar dosis dan keamanannya terjamin
  • Menyajikan variasi sumber DHA lain, seperti telur, hati sapi, atau makanan nabati tertentu sebagai pelengkap asupan harian anak

Memastikan kebutuhan DHA anak tercukupi sejak dini menjadi investasi penting untuk tumbuh kembang, kecerdasan, dan kesehatan tubuhnya di masa depan. Pemberian nutrisi ini sebaiknya berasal dari makanan sehari-hari, dan bila perlu, didukung dengan suplemen sesuai anjuran dokter, terutama bila anak memiliki kondisi medis khusus atau keterbatasan pola makan.

Manfaat DHA untuk anak memegang peran sentral dalam menunjang kecerdasan, kesehatan, dan tumbuh kembang optimal. Jika Anda ingin mendapat panduan lebih detail mengenai asupan DHA anak, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda bisa berdiskusi langsung dan mendapatkan edukasi nutrisi sesuai kebutuhan Si Kecil.