Tak hanya digunakan sebagai tanaman hias, manfaat tulip untuk kesehatan juga sangatlah banyak. Apa saja kandungan dalam bunga tulip dan khasiatnya bagi kesehatan? Mari simak di sini.

Ada berbagai jenis bunga tulip, tetapi jenis yang sering ditemui dan digunakan adalah garden tulip (Tulipa sp), yaitu bunga tulip yang berwarna kuning, merah muda, dan ungu. Bunga ini termasuk dalam edible flower (bisa dimakan) dan biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh atau sebagai hiasan makanan.

5 Manfaat Tulip untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui - Alodokter

Selain itu, berkat aroma dan warnanya yang mencolok, bunga tulip juga mulai diteliti manfaatnya sebagai pewarna makanan alami atau produk lain, seperti aromaterapi, parfum, dan bahan dasar kosmetik.

Ragam Manfaat Tulip untuk Kesehatan

Bunga tulip mengandung minyak esensial serta berbagai senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang kuat. Berkat kandungan tersebut, ada cukup banyak manfaat tulip yang bisa kita dapatkan, di antaranya:

1. Meredakan stres

Limonene dan linalool adalah minyak esensial utama bunga tulip. Senyawa ini dapat mengharumkan dan menyegarkan udara dalam ruangan.

Tak hanya itu, aroma minyak esensial bunga tulip juga diketahui dapat memengaruhi sistem saraf dan merilekskan penghirupnya. Hal ini dikaitkan dengan penurunan tingkat kecemasan, stres, bahkan depresi.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Selain meredakan kecemasan, kandungan senyawa linalool pada bunga tulip juga diketahui dapat menghasilkan efek sedatif atau penenang. Senyawa alami ini bekerja dengan menurunkan aktivitas saraf di otak dan otot sehingga menimbulkan efek mengantuk.

Tak heran jika minyak esensial bunga tulip sering digunakan sebagai terapi untuk mengurangi risiko gangguan tidur, membuat tidur lebih nyenyak dan lama, bahkan mengatasi insomnia. Hal ini tentunya akan mendukung peningkatan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Menangkal radikal bebas

Manfaat tulip berikutnya adalah menangkal radikal bebas. Manfaat ini ada berkat kadar antioksidan dalam bunga tulip yang cukup tinggi. Bahkan pada bunga tulip merah, aktivitas antioksidannya diketahui lebih tinggi dibandingkan bunga lainnya yang juga sering dijadikan bahan makanan.

Antioksidan sangat dibutuhkan tubuh untuk menangkal efek radikal bebas berlebih yang berpotensi merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari penuaan dini kulit, diabetes, hingga penyakit jantung.

4. Melawan infeksi bakteri

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak tulip merah dapat memerangi berbagai bakteri penyebab penyakit, mulai dari diare, demam tifoid, hingga infeksi kulit.

5. Melawan pertumbuhan sel kanker payudara

Sebuah penelitian membuktikan bahwa ekstrak bunga tulip kuning dan tulip merah gelap berpotensi menjadi obat kanker payudara.

Meski belum bisa diterapkan pada manusia, penelitian ini menemukan bahwa kumpulan senyawa bioaktif tulip dengan sifat sitotoksiknya dapat membunuh sekaligus menghambat penyebaran sel kanker payudara secara signifikan.

Manfaat tulip untuk kesehatan memang terdengar sangat menarik. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa menggunakan minyak esensial bunga tulip dengan cara menghirupnya, baik langsung dari botolnya atau mencampurkannya ke dalam diffuser.  Minyak ini umumnya aman untuk digunakan.

Meski begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian sebelum Anda bisa mengonsumsi tulip sebagai pengobatan untuk suatu penyakit. Jadi, jangan terburu-buru dalam menggunakan obat herbal yang mengklaim manfaat tulip.

Sebaiknya, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter bila ingin menggunakan tulip untuk mengatasi masalah kesehatan Anda.