Titik pijat untuk menurunkan darah tinggi kini semakin diminati sebagai salah satu cara alami untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Jika dilakukan dengan benar, teknik pijat ini dapat menjadi pelengkap perawatan hipertensi yang sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja.
Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal secara terus-menerus. Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi jika tidak dikendalikan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal.

Selain pengobatan medis, sebagian orang mencari cara tambahan untuk membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi ketegangan, salah satunya dengan melakukan titik pijat untuk menurunkan darah tinggi.
Meski begitu, pijatan tidak dapat menggantikan obat atau terapi hipertensi yang diberikan dokter dan lebih tepat digunakan sebagai pelengkap untuk membantu relaksasi.
Berbagai Titik Pijat untuk Menurunkan Darah Tinggi
Berikut ini adalah beberapa titik pijat untuk menurunkan darah tinggi yang dikenal dalam praktik akupresur dan dapat dipijat secara lembut untuk membantu meredakan ketegangan serta membuat tubuh lebih rileks:
1. Titik di antara ibu jari dan telunjuk
Titik hegu atau LI4 terletak pada bagian berdaging di antara ibu jari dan telunjuk. Titik ini sering digunakan dalam teknik akupresur untuk membantu mengurangi ketegangan dan membuat tubuh lebih rileks, sehingga secara tidak langsung dapat membantu mengurangi respons stres yang dapat memengaruhi tekanan darah.
Untuk memijatnya, gunakan ibu jari tangan yang berlawanan untuk menekan area tersebut, sementara jari telunjuk menopang bagian bawah tangan. Berikan tekanan yang nyaman sambil melakukan gerakan melingkar selama 1–2 menit, kemudian lepaskan secara perlahan dan lakukan pada tangan lainnya.
2. Titik di belakang telinga dekat leher
Titik fengchi atau GB20 berada di cekungan di belakang kepala, tepatnya di antara dasar tengkorak dan otot leher. Stimulasi pada area ini dapat membantu mengurangi ketegangan pada leher dan memberikan rasa rileks, yang pada sebagian orang dapat membantu meredakan respons tubuh terhadap stres.
Cara melakukannya adalah dengan duduk dalam posisi nyaman, kemudian letakkan kedua ibu jari pada cekungan tersebut dan berikan tekanan lembut sambil melakukan gerakan melingkar selama sekitar 1–2 menit. Hindari menekan terlalu kuat dan segera hentikan jika terasa nyeri atau pusing.
3. Titik di bawah tulang selangka
Area di bawah tulang selangka termasuk bagian yang digunakan dalam beberapa teknik akupresur untuk membantu memberikan efek menenangkan dan mengurangi ketegangan tubuh. Kondisi yang lebih rileks dapat membantu mengurangi respons stres yang berpotensi membuat tekanan darah meningkat sementara.
Untuk memijatnya, gunakan ujung dua atau tiga jari untuk memberikan tekanan ringan pada area di bawah tulang selangka, lalu gerakkan jari secara melingkar selama sekitar 1 menit sebelum berpindah ke sisi lainnya. Karena berada di dekat area dada, hindari tekanan kuat dan jangan memijat bagian yang terasa nyeri atau mengalami cedera.
4. Titik di pergelangan tangan bagian dalam
Titik nei guan atau PC6 terletak di bagian dalam lengan, sekitar tiga jari dari lipatan pergelangan tangan, di antara dua tendon. Titik ini sering digunakan dalam akupresur untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat ketegangan atau kecemasan.
Untuk melakukannya, letakkan tiga jari tangan yang berlawanan dari lipatan pergelangan tangan untuk menemukan titik tersebut, kemudian gunakan ibu jari untuk menekan dan memijatnya dengan gerakan melingkar selama 1–2 menit. Setelah selesai, lakukan cara yang sama pada pergelangan tangan lainnya.
5. Titik di punggung kaki
Titik tai chong atau LV3 terletak di punggung kaki, pada sela antara ibu jari dan jari kedua. Dalam praktik akupresur, titik ini digunakan untuk membantu meredakan ketegangan dan membuat tubuh terasa lebih rileks, sehingga dapat mendukung pengelolaan stres yang turut memengaruhi tekanan darah.
Caranya, duduk dengan posisi kaki rileks, kemudian gunakan ibu jari untuk menekan area tersebut secara lembut sambil melakukan gerakan melingkar selama 1–2 menit. Lepaskan tekanan secara perlahan, lalu ulangi pada kaki lainnya.
Tips Aman Melakukan Titik Pijat untuk Menurunkan Darah Tinggi
Pijatan perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tetap nyaman dan aman. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum melakukan titik pijat untuk menurunkan darah tinggi:
- Lakukan pijatan dengan tekanan lembut dan hindari menekan terlalu kuat.
- Hentikan pijatan jika muncul rasa sakit, pusing, mual, atau keluhan lain yang membuat tubuh tidak nyaman.
- Hindari memijat area yang mengalami luka, infeksi, bengkak, atau cedera.
- Tetap konsumsi obat hipertensi sesuai anjuran dokter dan jangan menghentikannya hanya karena tekanan darah terasa lebih baik setelah dipijat.
- Jadikan titik pijat untuk menurunkan darah tinggi sebagai pelengkap untuk membantu relaksasi, bukan sebagai pengganti pengobatan hipertensi.
- Jika tekanan darah sering tinggi, lakukan pemeriksaan dan pemantauan secara rutin agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Selain mencoba titik pijat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga tekanan darah tetap stabil juga perlu didukung dengan pola hidup sehat, seperti membatasi konsumsi garam, memperbanyak sayur dan buah, rutin berolahraga, menjaga berat badan, menghindari rokok dan alkohol, serta mengelola stres dengan baik.
Titik pijat untuk menurunkan darah tinggi memang dapat membantu tubuh lebih rileks. Namun, jika tekanan darah sulit dikendalikan atau muncul gejala seperti sakit kepala berat, sesak napas, nyeri dada, dan gangguan penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter. Anda juga dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.