Sebagian orang tua mungkin belum pernah mendengar tentang metode kanguru untuk bayi prematur. Padahal, metode ini memiliki banyak manfaat yang luar biasa untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan bayi prematur.

Kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi ketika usia kandungan belum mencapai 37 minggu. Karena dilahirkan sebelum waktunya, bayi prematur cenderung lemah dan organ-organ tubuhnya belum dapat berfungsi dengan maksimal. Bayi prematur juga umumnya terlahir dengan berat badan rendah.

5 Manfaat Metode Kanguru untuk Bayi Prematur - Alodokter

Hal tersebut membuat bayi prematur lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Semakin jauh kelahiran bayi dari hari perkiraan lahirnya, risiko gangguan kesehatan pun semakin tinggi.

Karena kondisinya yang lemah dan berisiko tinggi terkena masalah kesehatan, hampir setiap bayi prematur membutuhkan perawatan di rumah sakit. Selain perawatan secara medis, kini juga dikenal metode penanganan bayi prematur yang disebut kangaroo mother care (KMC) atau perawatan metode kanguru (PMK).

Metode Perawatan Kanguru

Metode kanguru merupakan metode perawatan bayi yang melibatkan orang tua. Metode ini dilakukan dengan cara memposisikan bayi di dada sehingga terjadi kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu atau ayah.

Pada metode ini, bayi dibaringkan dengan telungkup, kemudian bagian kepala bayi menghadap ke samping agar telinganya dapat menempel di bagian dada ibu atau ayah. Lamanya metode kanguru dilakukan dapat bervariasi pada tiap bayi, tetapi umumnya berlangsung sekitar 1–3 jam.

Manfaat Metode Kanguru untuk Bayi Prematur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode kanguru dinilai aman untuk dipraktikkan dan bahkan dinilai dapat berfungsi selayaknya Berikut ini adalah beberapa manfaat metode kanguru untuk kesehatan bayi prematur:

1. Membuat suhu tubuh bayi lebih stabil

Karena berat badan bayi prematur cenderung rendah, jaringan lemak di dalam tubuhnya juga cenderung lebih tipis. Hal ini membuat bayi prematur rentan mengalami kedinginan atau hipotermia.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kontak fisik antara ibu atau ayah dan bayinya melalui metode kanguru dapat membantu memberikan kehangatan pada tubuh bayi, sehingga suhu tubuh bayi prematur bisa lebih stabil.

2. Membantu mempercepat peningkatan berat badan bayi

Bayi prematur cenderung memiliki berat badan lahir rendah dan terkadang sulit mencapai berat badan ideal. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa metode kanguru bisa dijadikan salah satu pilihan terapi untuk membantu mempercepat kenaikan berat badan bayi prematur.

Hal ini diduga karena metode kanguru dapat membuat tidur bayi menjadi lebih nyenyak, sehingga energinya bisa tersalurkan untuk memperbaiki fungsi tubuh dan membangun jaringan tubuh dengan lebih baik. Dengan demikian, berat badannya pun bisa naik lebih cepat.

3. Meningkatkan fungsi organ tubuh bayi

Tak hanya membuat kondisinya lebih kuat dan stabil, metode kanguru juga baik untuk meningkatkan fungsi organ tubuh bayi prematur.

Metode kanguru bisa dilakukan pada bayi prematur yang mengalami gangguan sistem pernapasan dan membantunya pulih lebih cepat. Metode ini juga diketahui dapat membuat detak jantung bayi prematur menjadi lebih stabil dibandingkan dengan bayi prematur yang tidak menjalani metode ini.

4. Memudahkan bayi untuk menyusu

Posisi metode kanguru memudahkan bayi untuk dapat menyusu pada ibunya sekaligus memicu ASI agar lebih mudah keluar. Konsumsi ASI bagi bayi prematur sangat penting karena dapat menurunkan risiko infeksi, gangguan pencernaan, dan masalah tumbuh kembang.

5. Menguatkan daya tahan tubuh bayi

Teknik atau metode kanguru diketahui dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi prematur. Hal ini penting agar tubuh bayi lebih kuat melawan virus dan bakteri penyebab infeksi.

Selain beberapa manfaat di atas, metode kanguru juga diketahui dapat membantu menenangkan bayi prematur yang mudah rewel ketika ia merasa sakit. Tak hanya baik untuk bayi prematur, metode kanguru juga baik dilakukan untuk mempererat hubungan emosional antara ibu dan ayah dengan buah hati.

Secara umum, metode kanguru bisa dilakukan di rumah sakit ketika bayi masih berada di ruang perawatan bayi, ruang ICU khusus bayi (NICU), atau ketika ia sudah boleh pulang ke rumah bersama orang tuanya.

Jika Anda memiliki bayi prematur dan ingin mencoba metode kanguru, Anda bisa berkonsultasi ke dokter anak untuk mendapatkan petunjuk tentang bagaimana cara melakukan metode kanguru yang benar.