Cara mengatasi nafas terasa berat penting diketahui sebagai pertolongan pertama saat sesak muncul tiba-tiba. Dengan mengetahui cara mengatasi nafas terasa berat yang tepat, Anda dapat merasa lebih tenang, aman, dan mencegah risiko terjadinya komplikasi.

Nafas terasa berat tidak hanya dialami oleh penderita penyakit paru-paru atau jantung, tetapi juga dapat terjadi pada siapa saja. Keluhan ini bisa disebabkan oleh aktivitas fisik berat, kecemasan, paparan polusi udara, reaksi alergi, hingga infeksi saluran pernapasan.

8 Cara Mengatasi Nafas Terasa Berat yang Aman dan Efektif - Alodokter

Meski sebagian besar kasus nafas terasa berat dapat menimbulkan rasa cemas pada penderitanya, ada beberapa cara mengatasi nafas terasa berat yang bisa Anda coba untuk meredakannya.

Berbagai Cara Mengatasi Nafas Terasa Berat

Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sebagai pertolongan awal untuk mengatasi nafas terasa berat:

1. Duduk dengan posisi condong ke depan

Salah satu cara mengatasi nafas terasa berat adalah dengan duduk sambil sedikit condong ke depan. Caranya, duduklah di kursi dengan posisi tubuh tegak, lalu condongkan badan ke depan sekitar 30 derajat. Letakkan kedua tangan di paha atau di atas meja sebagai penopang.

Posisi ini membantu paru-paru mengembang lebih maksimal dan mengurangi tekanan pada diafragma, sehingga aliran udara lebih lancar dan rasa sesak dapat berkurang.

2. Lakukan pursed lip breathing

Pursed lip breathing dapat membantu memperlambat ritme pernapasan, menjaga saluran napas tetap terbuka lebih lama, serta meningkatkan pertukaran oksigen sehingga nafas terasa berat dapat berkurang.

Cara melakukannya adalah dengan menarik napas perlahan melalui hidung selama 2 hitungan, lalu menghembuskannya secara pelan melalui mulut dengan posisi bibir mengerucut, seperti sedang meniup lilin. Ulangi selama beberapa menit hingga pernapasan terasa lebih lega.

3. Lakukan teknik pernapasan diafragma

Pernapasan diafragma dilakukan dengan fokus menggunakan otot perut saat bernapas. Caranya adalah meletakkan satu tangan di dada dan satu di perut, lalu menarik napas perlahan melalui hidung hingga perut mengembang sebelum menghembuskannya pelan melalui mulut. 

Cara mengatasi nafas terasa berat ini bisa membantu penggunaan otot pernapasan secara lebih efisien sehingga napas terasa lebih terkontrol dan ringan.

4. Berdiri sambil menyandar ke dinding

Berdiri dengan punggung atau bahu menyandar ke dinding dapat membantu merelaksasi otot dada dan pundak yang tegang saat nafas terasa berat. Posisi ini membuat tubuh lebih stabil, mengurangi beban kerja paru-paru, dan memudahkan pertukaran udara. Cara ini dapat menjadi pilihan cepat ketika sesak muncul saat Anda sedang berdiri.

5. Longgarkan pakaian yang ketat

Melonggarkan pakaian atau aksesori yang terlalu ketat, terutama di area dada dan leher, dapat membantu memperlancar gerakan pernapasan. Tekanan dari pakaian ketat bisa menghambat ekspansi dada saat Anda menarik napas, sehingga melonggarkannya dapat memberi ruang lebih untuk paru-paru bekerja.

6. Nyalakan kipas angin

Mengarahkan hembusan kipas angin ke wajah dapat membantu sebagian orang merasa lebih lega saat mengalami sesak napas. Sensasi angin pada wajah dapat memicu respon refleks yang membuat pernapasan terasa lebih nyaman. Meski tidak mengatasi penyebab utamanya, cara mengatasi nafas terasa berat ini dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada kondisi sesak yang ringan.

7. Gunakan inhaler

Jika Anda memiliki inhaler yang diresepkan dokter untuk kondisi seperti asma atau PPOK, gunakanlah sesuai petunjuk saat nafas terasa berat. Obat dalam inhaler membantu melebarkan saluran napas yang menyempit, sehingga udara dapat mengalir lebih mudah. Pastikan Anda mengikuti dosis serta teknik penggunaan yang benar agar efeknya bekerja secara optimal. 

8. Jalani terapi oksigen

Dalam kondisi sesak napas yang parah atau ketika kadar oksigen dalam darah terlalu rendah, terapi oksigen menjadi salah satu cara mengatasi nafas terasa berat yang akan direkomendasikan dokter. 

Oksigen dapat diberikan melalui beberapa metode, seperti kanula nasal yang dipasang di lubang hidung, masker oksigen yang menutupi hidung dan mulut, selang khusus yang dimasukkan ke saluran napas, atau melalui terapi di ruang hiperbarik dengan tekanan oksigen tinggi.

Mengetahui cara mengatasi nafas terasa berat memang penting, tetapi jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika keluhan sering kambuh, semakin berat, atau disertai gejala serius. 

Anda dapat berkonsultasi ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan panduan yang cepat dan sesuai kondisi. Untuk keadaan darurat, segera menuju IGD rumah sakit terdekat demi keselamatan Anda dan keluarga.