Ciri-ciri ISK pada bayi sering kali disalahartikan sebagai gangguan kesehatan lain, sehingga membuat orang tua perlu lebih jeli mengenali tanda-tandanya. Pasalnya, jika terlambat terdeteksi dan ditangani, ISK dapat menimbulkan komplikasi berbahaya pada Si Kecil.

Selain orang dewasa, ISK (infeksi saluran kemih) juga bisa terjadi pada bayi, baik bayi perempuan maupun laki-laki. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih akibat kebiasaan yang salah dalam membersihkan alat kelamin bayi, tidak segera mengganti popok bayi yang penuh, atau bayi memiliki kelainan kongenital pada saluran kemihnya.  

9 Ciri-Ciri ISK pada Bayi yang Perlu Dikenali Orang Tua - Alodokter

ISK pada bayi cenderung sulit terdeteksi. Hal ini karena ciri-ciri ISK pada bayi mirip dengan infeksi atau keluhan ringan sehari-hari dan bayi belum bisa menyampaikan keluhan yang ia rasakan. Oleh karena itu, Bunda harus jeli terhadap perubahan yang dialami Si Kecil sehingga ia bisa mendapatkan penanganan dengan segera dan terhindar dari komplikasi berbahaya.

Ciri-Ciri ISK pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

Ciri-ciri ISK pada tiap bayi umumnya berbeda-beda. Namun, berikut beberapa ciri-ciri ISK pada bayi yang perlu diwaspadai dan dikenali sedini mungkin oleh Bunda atau Ayah:

1. Demam tanpa sebab yang jelas

Ketika mengalami ISK, suhu tubuh bayi bisa naik bahkan hingga melebihi 38°C. Ciri-ciri ISK pada bayi ini muncul sebagai respons alami sistem imun bayi saat melawan infeksi kuman penyebab ISK. 

Bila demam terjadi lebih dari 2 hari tanpa penyebab yang jelas dan tidak disertai dengan gejala infeksi lain, seperti hidung meler atau batuk, sebaiknya Bunda curiga dan segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah ISK menjadi penyebabnya.

2. Bayi tampak rewel atau menangis terus-menerus

Bayi yang mengalami ISK juga biasanya akan tampak lebih rewel atau menangis terus-menerus, terutama saat buang air kecil. Ciri-ciri ISK pada bayi ini bisa terjadi karena saat mengalami ISK, saluran kemih bayi akan meradang sehingga memicu timbulnya rasa nyeri atau tidak nyaman di perut bagian bawah saat bayi buang air kecil.

Nah, karena belum bisa bicara, bayi biasanya akan mengekspresikan ketidaknyamanan yang ia rasakan tersebut dengan cara menangis. 

3. Nafsu makan menurun

Jika Bunda melihat Si Kecil yang biasanya lahap menyusu atau makan, tiba-tiba menolak minum susu atau makan, hati-hati ya ini bisa jadi ciri-ciri bahwa Si Kecil mengalami ISK. Kondisi ini bisa terjadi karena rasa tidak nyaman dalam tubuh atau demam yang dialami bayi akibat ISK bisa menyebabkan nafsu makan bayi menjadi turun.

4. Urine berbau menyengat dan tampak keruh

Umumnya, urine bayi akan berwarna kekuningan atau jernih dan tidak berbau. Namun, jika bayi mengalami ISK, urinenya biasanya akan tampak keruh dan berbau menyengat. 

Urine bayi bisa berwarna keruh karena adanya bakteri serta peningkatan sel darah putih dan sisa-sisa peradangan di dalam urine bayi. Sementara itu, bau tidak sedap pada urine disebabkan oleh bakteri penyebab ISK yang memecah zat-zat tertentu di urine menjadi senyawa yang berbau kuat.

5. Urine berdarah 

Pada beberapa kasus, ISK juga bisa menyebabkan timbulnya darah pada urine bayi. Ciri-ciri ISK pada bayi ini bisa terjadi karena bakteri penyebab ISK dapat merusak lapisan saluran kemih, sehingga pembuluh darah kecil di sekitar kandung kemih atau uretra mudah pecah dan darah dapat keluar kemudian bercampur dengan urine. Akibatnya, urine pun tampak kemerahan.

6. Sering buang air kecil, tapi sedikit

Saat mengalami ISK, bayi juga biasanya akan lebih sering buang air kecil nih, Bun. Namun, alih-alih banyak, jumlah urine yang keluar biasanya malah sedikit.

Ciri-ciri ISK pada bayi ini terjadi karena infeksi di saluran kemih membuat kandung kemih lebih sensitif dan tidak mampu menampung urine, sehingga bayi sering buang air kecil walaupun jumlah urine yang dikeluarkan sedikit. 

7. Berat badan sulit naik atau justru turun

Ciri-ciri ISK pada bayi juga bisa terlihat dari berat badan bayi yang sulit naik. Hal ini terjadi karena infeksi membuat bayi enggan makan dan minum susu sehingga nutrisi yang masuk ke dalam tubuh bayi berkurang dan membuat berat badan bayi sulit naik. Jika dibiarkan, ISK juga bisa menyebabkan bayi kehilangan berat badannya lho, Bun.

8. Muntah

ISK juga bisa menyebabkan bayi muntah. Ciri-ciri ISK pada bayi ini terjadi karena infeksi di tubuh bisa mengganggu saluran cerna bayi sehingga terkadang membuat ia memuntahkan susu dan makanan yang ia konsumsi. Selain itu, demam yang terjadi akibat ISK juga bisa memicu muntah sebagai respons tubuh terhadap infeksi.

9. Bayi tampak lemas atau kurang responsif

Bunda juga perlu waspada jika Si Kecil tiba-tiba tampak jauh lebih tenang dari biasanya, tidak aktif, dan tampak lemas atau mengantuk. Pasalnya, kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil mengalami ISK.

Ciri-ciri ISK pada bayi ini bisa terjadi karena tubuh bayi sedang berjuang melawan infeksi dan menggunakan lebih banyak energi untuk proses penyembuhan. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena ISK menyebabkan bayi muntah serta penurunan nafsu makan, sehingga bayi kekurangan nutrisi dan menjadi lemas.

ISK pada bayi tidak boleh disepelekan karena bisa menyebabkan komplikasi berbahaya. Oleh karena itu, jika Bunda atau Ayah mendapati Si Kecil mengalami gejala yang menyerupai ciri-ciri ISK pada bayi di atas, jangan tunda untuk bawa ia ke fasilitas kesehatan terdekat atau Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.