Kesehatan anak sejak dalam kandungan tidak ditentukan oleh pola hidup calon ibunya saja, tapi juga oleh gaya hidup calon ayah. Maka dari itu, para calon ayah juga perlu menerapkan gaya hidup sehat demi anaknya.

Gaya hidup sehat yang diterapkan oleh calon ayah dapat mencegah beragam masalah kesehatan pada anak sejak dalam kandungan, sewaktu lahir, hingga saat menjalani pertumbuhan.

Bagi Calon Ayah, Perhatikan Gaya Hidupmu Demi Anak! - Alodokter

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dari Gaya Hidup Calon Ayah

Ada 3 hal penting yang perlu diterapkan oleh calon ayah demi mendukung kesehatan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan, yaitu:

1. Terapkan pola makan bergizi dan seimbang

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria obesitas cenderung akan memiliki anak yang obesitas juga. Padahal obesitas bisa meningkatkan risiko terjadinya beragam masalah kesehatan, seperti diabetes, gangguan metabolisme, dan beberapa jenis kanker.

Maka dari itu, sebagai calon ayah, sebisa mungkin miliki berat badan yang ideal mulai dari sekarang. Salah satunya dengan menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi. Caranya:

  • Konsumsi protein nabati maupun hewani setidaknya 2-3 porsi per hari.
  • Konsumsi sayuran dan buah-buahan masing-masing 3-5 porsi per hari.
  • Minum air putih 8 gelas atau 2 liter per hari.
  • Batasi konsumsi gula, garam, dan minyak.

Bagi para calon ayah, jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan yang kaya dengan asam folat. Hal ini karena asam folat dapat membantu meningkatkan kualitas sperma yang penting saat pembuahan dan perkembangan janin nantinya.

2. Hentikan kebiasaan merokok sekarang juga!

Upayakan untuk tidak merokok, apalagi jika kamu dan pasangan sedang menjalani program untuk memiliki anak. Sebuah penelitian menemukan adanya kaitan paparan asap rokok dengan munculnya beragam penyakit pada anak nantinya, termasuk leukemia.

Tidak cukup sampai di situ, paparan asap rokok yang kamu berikan pada pada calon ibu dan anak sejak dalam kandungan bisa meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, bahkan sindrom kematian bayi mendadak.

3. Hindari atau batasi minuman beralkohol

Sebuah penelitian mengungkapkan adanya peningkatan risiko sindrom alkohol janin (fetal alcohol syndrome) jika calon ayah mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Calon ayah yang mengonsumsi alkohol juga sering dikaitkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan rendah, pengurangan ukuran otak anak, dan gangguan fungsi kognitif.

Untuk mengurangi risiko ini, calon ayah dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol setidaknya 6 bulan sebelum memulai program kehamilan. Tak hanya untuk calon ayah, anjuran untuk tidak minum alkohol juga berlaku bagi calon ibu.

Selain melakukan ketiga cara di atas, calon ayah juga disarankan untuk rutin berolahraga, mengelola stres dengan baik, serta istirahat dan tidur yang cukup. Jika calon ayah memiliki gaya hidup yang sehat, kebiasaan baik ini nantinya bisa “menular” juga kepada anak, kan.

Jadi, jangan tunda lagi untuk memulai gaya hidup sehat, ya. Bila perlu, tanyakan kepada dokter mengenai gaya hidup dan persiapan apa saja yang harus dilakukan calon ayah sejak merencanakan kehamilan.