Asam folat untuk program hamil mempunyai peran penting sebagai nutrisi untuk meningkatkan kesuburan, membantu tumbuh kembang janin dalam kandungan, serta mencegah cacat janin. Tak hanya dari suplemen vitamin, sumber asam folat terbaik bisa Anda dapatkan dari makanan sehari-hari, loh!

Tubuh membutuhkan asam folat untuk memproduksi DNA, membentuk sel darah merah, membantu zat besi bekerja dengan baik di tubuh, hingga membantu ketika sel dan jaringan tumbuh dengan cepat pada masa bayi, remaja dan kehamilan. Tak hanya baik untuk fungsi otak dan kesehatan mental, asam folat juga dijuluki sebagai pahlawan bagi ibu hamil dan para pasutri yang sedang menjalankan program kehamilan. Pasalnya, ada banyak manfaat asam folat untuk program hamil dan selama masa kehamilan. Bahkan, asam folat menjadi salah satu kiat sukses bagi para pasutri yang sedang merencanakan untuk mendapatkan momongan.

Kegunaan Asam Folat untuk Program Hamil - Alodokter

Manfaat Hebat Asam Folat Untuk Progam Hamil

Adapun manfaat asam folat untuk program hamil, meliputi:

  • Asam folat membantu mencegah terjadinya keguguran dan cacat lahir seperti spina bifida (cacat tabung saraf), bibir sumbing, dan cacat jantung. Penting Anda ketahui, tabung saraf merupakan bagian dari embrio di mana tulang belakang dan otak janin berkembang. Dan cacat tabung saraf bisa terjadi di awal perkembangan janin, bahkan di saat seorang wanita belum mengetahui kehamilannya. Itu sebabnya, asam folat sangat dianjurkan dikonsumsi sebelum hamil.
  • Asam folat untuk program hamil juga dapat meningkatkan kesuburan wanita. Asam folat diketahui dapat memengaruhi fungsi ovarium, implantasi, pembentukan embrio dan keseluruhan proses kehamilan. Suplemen yang mengandung myo-inositol, asam folat, dan melatonin membantu meningkatkan kualitas sel telur dan fungsi ovarium.
  • Manfaat asam folat untuk program hamil lainnya adalah meningkatkan kesuburan pria. Antioksidan seperti asam folat dan seng (zinc) diketahui dapat meningkatkan jumlah sperma yang dapat meningkatkan peluang berhasilnya pembuahan dan kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam folat dan seng sangat penting untuk pembentukan DNA dan sperma.
  • Selain sangat penting untuk produksi, perbaikan dan fungsi DNA, asam folat juga penting untuk tumbuh kembang janin dan plasenta.
  • Asam folat juga menurunkan risiko preeklamsia di masa kehamilan.

Kebutuhan Vitamin Prenatal dan Asam Folat untuk Program Hamil

Kebutuhan asam folat untuk wanita yang sedang menjalankan program hamil adalah 400 mikrogram (mcg) atau 0,4 miligram (mg) per hari. Setidaknya dikonsumsi sebulan sebelum masa konsepsi atau pembuahan. Dosis 400 mcg atau 0,4 mg asam folat tersebut bisa didapatkan dari makanan yang mengandung asam folat atau pun dari suplemen.

Tak hanya asam folat, beberapa vitamin dan mineral lainnya juga baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan dan peluang kehamilan, seperti vitamin B, C, D, E, selenium, zinc, zat besi, serta koenzim Q10. Vitamin prenatal seperti vitamin A, kalsium, dan asam lemak omega 3 juga baik dikonsumsi di masa program hamil.

Makanan Sumber Asam Folat

Makanan sumber asam folat yang bisa Anda temukan dengan mudah, antara lain:

  • Sayuran hijau, seperti asparagus, brokoli, bayam, sawi hijau, kubis Brussel.
  • Buah-buahan, seperti jeruk, alpukat, dan bit.
  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan kacang kedelai.
  • Biji-bijian, seperti gandum dan sereal.
  • Hati sapi, makanan laut, salmon, telur, dan susu rendah lemak. Hati sapi memang tinggi asam folat tapi juga tinggi kolesterol, jadi dianjurkan untuk tidak banyak dalam mengonsumsinya.

Penggunaan suplemen asam folat untuk program hamil disarankan sesuai anjuran dan resep dokter. Hal tersebut untuk menghindari efek samping dan reaksi merugikan yang mungkin dapat ditimbulkan setelah mengonsumsi asam folat.