Sudahkah Bunda mengajarkan Si Kecil cara cuci tangan dengan benar? Meski terdengar mudah, cuci tangan tidak sesepele yang dikira. Cara cuci tangan dengan baik dan benar sangat penting agar kuman yang ada di tangan Si Kecil hilang. Sebagai hasilnya, buah hati Anda akan terhindar dari penyakit.

Ada berbagai penyakit, mulai dari ringan hingga berbahaya, yang bisa menular melalui sentuhan. Mulai dari ISPA, diare, pneumonia, cacingan, hepatitis A, bronkiolitis, meningitis, serta banyak penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus atau bakteri, dapat mudah ditularkan jika kita tidak cuci tangan dengan benar.

Ajarkan Cara Cuci Tangan yang Benar pada Si Kecil - Alodokter

Anda bisa membayangkan apa saja aktivitas Si Kecil yang membuatnya berisiko untuk tertular penyakit. Bermain, berinteraksi dengan teman, menggunakan alat-alat tulis, dan memegang barang-barang lainnya. Semua itu bisa menjadi perantara bakteri maupun virus tanpa sang anak menyadarinya.

Hanya dengan menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci, anak bisa langsung terinfeksi kuman-kuman tersebut. Jadi, cuci tangan sangat penting dan merupakan perlindungan pertama pada tubuh Si Kecil.

Mengajarkan Anak Cara Cuci Tangan yang Benar

Mulailah jaga kesehatan anak Anda dengan mengajarinya cara mencuci tangan dengan benar. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Basahi tangan dengan air mengalir.
  • Cuci tangan dengan air saja tidak cukup untuk membunuh kuman. Jadi, siapkan juga sabun cuci tangan untuk Si Kecil. Sabun biasa sudah cukup, tidak perlu sabun khusus yang mengandung antibakteri.
  • Lalu, ajarkan Si Kecil untuk menggosok tangannya hingga bersih sekitar 15 hingga 20 detik. Agar lebih menyenangkan, Anda bisa mengajak Si Kecil menyanyikan lagu “bintang kecil” alih-alih menghitung berapa detik waktu mencuci tangan.
  • Bersihkan kedua telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, di bawah kuku, hingga pergelangan tangannya.
  • Bilas hingga tangan benar-benar bersih dari sabun. Lalu keringkan dengan handuk kering dan bersih atau bisa juga memakai tisu. Jika mencuci tangan di tempat umum, disarankan untuk menghindari pengering tangan. Pasalnya, pengering tangan justru bisa meningkatkan jumlah bakteri di tangan.

Kapan Sebaiknya Si Kecil Cuci Tangan?

Kini, Bunda sudah tahu bagaimana cara mengajari Si Kecil cuci tangan dengan benar dan kenapa hal tersebut begitu penting. Berikut ini adalah beberapa waktu yang tepat meminta buah hati Anda untuk mencuci tangan:

  • Setelah anak Anda bermain di luar rumah, pastikan untuk mengajaknya mencuci tangan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
  • Disarankan untuk mengajarinya mencuci tangannya sebelum makan. Anda yang mempersiapkan makanannya juga harus mencuci tangan sebelum, selama, dan sesudah mengolah bahan-bahan mentah.
  • Pada musim pilek dan flu, virus penyebab flu bisa beterbangan dan dapat dengan mudah menginfeksi anak Anda. Jadi, ingatkan anak Anda untuk rajin cuci tangan untuk menurunkan risiko terserang infeksi.
  • Walau kelihatannya bersih dan wangi, bakteri di dalam toilet tetap saja banyak. Jadi, penting bagi Anda atau bahkan Si Kecil untuk mencuci tangan setelah selesai dari toilet. Agar terhindar dari beragam penyakit.

Selain beberapa hal di atas, Anda juga perlu mengingatkan anak untuk mencuci tangannya setelah memegang hewan, memberi makan hewan,  sebelum dan/atau sesudah mengunjungi orang sakit, setelah membuang sampah, dan juga setelah batuk atau bersin.

Menyayangi anak Anda dapat diungkapkan dengan berbagai cara. Selain memberikan beragam mainan yang disukai dan makanan yang sehat, Anda juga perlu memerhatikan kebersihan tangannya agar tidak mudah terserang penyakit. Ajarilah Si Kecil untuk cuci tangan dengan bersih dan benar, supaya kesehatannya terjaga dengan baik.