Apakah gigi Anda terasa ngilu setelah mengonsumsi minuman dingin atau panas? Jika iya, Anda mungkin mengalami gigi sensitif. Keluhan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Oleh karena itu, penanganannya pun bisa berbeda-beda sesuai penyebabnya.

Gigi sensitif merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang paling umum terjadi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa pun, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia.

Ini Penyebab Gigi Sensitif dan Solusinya - Alodokter

Gigi sensitif dapat terjadi ketika lapisan dentin gigi terbuka, sehingga bagian akar gigi yang memiliki banyak saraf jadi lebih mudah terpapar rangsangan tertentu, misalnya suhu panas atau dingin, serta makanan atau minuman yang manis dan asam.

Ketika hal itu terjadi, orang yang mengalami gigi sensitif akan merasakan sensasi nyeri, ngilu, atau rasa tidak nyaman pada giginya.

Beberapa Penyebab Gigi Sensitif

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami gigi sensitif, yaitu:

1. Kebiasaan menggosok gigi terlalu kuat

Menggosok gigi terlalu keras, terlebih jika Anda menggunakan sikat gigi yang berbulu kasar, dapat membuat lapisan pelindung gigi (enamel atau email gigi) menjadi cepat rusak dan terkikis. Enamel gigi yang terkikis dapat membuat dentin terbuka dan menyebabkan gigi menjadi sensitif.

2. Penyakit gusi atau gingivitis

Penyakit gingivitis dapat membuat gusi membengkak dan terasa sakit. Akibatnya, gusi menjadi tertarik dan akar gigi terbuka. Jika dibiarkan, hal ini dapat membuat gigi menjadi sensitif.

3. Masalah pada gigi

Gigi yang retak, patah, atau berlubang dapat menimbulkan gejala yang beragam. Salah satunya adalah gigi sensitif. Kebiasaan tertentu, seperti sering menggeretakkan gigi, juga bisa menyebabkan gigi cepat rusak dan membuatnya lebih sensitif.

4. Paparan zat iritatif

Lapisan pelindung gigi dapat menipis apabila gigi sering terpapar zat iritatif, misalnya zat asam dari makanan atau minuman, asam lambung, dan produk pemutih gigi. Oleh karena itu, Anda bisa lebih berisiko mengalami gigi sensitif apabila menderita penyakit asam lambung (GERD), sering mengonsumsi makanan dan minuman yang asam, atau menggunakan produk pemutih gigi.

5. Penumpukan plak

Plak yang menumpuk di gigi dapat membuat banyak bakteri tumbuh di permukaan gigi. Ketika hal ini terjadi, bakteri-bakteri tersebut kemudian akan menghasilkan zat asam yang dapat membuat lapisan gigi terkikis. Lama-kelamaan, hal ini dapat membuat gigi Anda menjadi sensitif.

Selain beberapa penyebab di atas, gigi sensitif juga bisa terjadi akibat efek samping prosedur perawatan gigi, seperti pembersihan gigi atau pemasangan mahkota gigi (dental crown).

Langkah Penanganan Gigi Sensitif

Karena bisa disebabkan oleh banyak hal, keluhan gigi sensitif perlu diperiksakan lebih dulu ke dokter. Hal ini bertujuan agar dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai dengan penyebab gigi sensitif.

Berikut ini adalah beberapa cara yang umumnya dianjurkan oleh dokter untuk mengatasi gigi sensitif:

Untuk mencegah munculnya kembali rasa ngilu akibat gigi sensitif, Anda juga harus menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dengan melakukan beberapa langkah berikut:

  • Menyikat gigi secara perlahan dengan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride
  • Membersihkan gigi dengan benang gigi setiap hari
  • Menggunakan pelindung mulut jika Anda memiliki kebiasaan menggeretakkan gigi
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang dapat merusak gigi, misalnya makanan dan minuman yang banyak mengandung gula atau terasa asam

Selain itu, Anda juga perlu menghindari konsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin atau panas, jika hal tersebut memicu munculnya keluhan gigi sensitif.

Pada sebagian orang, keluhan gigi sensitif bisa reda sendiri dengan perawatan gigi yang benar. Jika keluhan gigi sensitif yang Anda alami tidak kunjung hilang atau justru semakin parah meski Anda sudah merawat gigi dengan baik, periksakanlah kondisi gigi Anda ke dokter gigi agar keluhan tersebut dapat diatasi dengan tepat.