Tak hanya mempererat hubungan Anda dan pasangan, ada beragam manfaat ciuman bibir yang baik untuk kesehatan. Namun, jika tidak dilakukan secara sehat, ciuman bibir justru berpotensi menjadi media penularan penyakit berbahaya.

Ada banyak cara untuk mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan dan salah satunya adalah dengan berciuman bibir. Selain dapat meningkatkan keintiman dalam hubungan asmara, ciuman bibir juga dapat memberikan manfaat kesehatan yang tidak sedikit.

Ketahui 8 Manfaat Ciuman Bibir Beserta Risikonya - Alodokter

Beragam Manfaat Ciuman Bibir

Manfaat ciuman bibir dapat Anda dan pasangan rasakan secara fisik maupun mental. Berikut ini adalah berbagai manfaat ciuman bibir bagi kesehatan:

1. Meredakan stres

Berciuman dapat mengurangi rasa cemas dan stres yang disebabkan oleh hormon stres kortisol.

Saat berciuman atau melakukan hal lain yang disukai, tubuh akan menghasilkan beragam hormon, seperti hormon oksitosin, dopamin, dan endorfin, yang bisa membuat Anda merasa bahagia dan tenang.

2. Menimbulkan perasaan bahagia

Ciuman bibir dan hubungan intim dengan pasangan bisa meningkatkan pelepasan senyawa kimia di otak, seperti hormon oksitosin, dopamin, dan serotonin, yang membuat Anda merasa senang.

Selain itu, ketiga hormon ini juga mampu meningkatkan rasa kasih sayang serta mempererat hubungan Anda dan pasangan.

3. Mengencangkan kulit

Dengan berciuman bibir, otot-otot wajah dapat menjadi lebih kencang dan terlihat awet muda. Latihan otot wajah melalui ciuman juga bisa merangsang pembentukan kolagen, yaitu protein yang dapat membuat kulit wajah tampak kencang, elastis, dan cerah, serta mencegah penuaan dini.

Namun, selain dengan berciuman bibir, Anda juga perlu melakukan cara lain untuk memperoleh kolagen, seperti mencukupi asupan vitamin C dan protein, menjauhi paparan sinar matahari berlebih, menjauhi rokok, serta menggunakan skincare secara rutin.

4. Membakar kalori

Aktivitas otot-otot wajah saat berciuman mampu membakar sekitar 2–25 kalori per menit, tergantung seberapa besar gairah Anda dan pasangan. Jumlah kalori yang terbakar juga bisa lebih banyak ketika ciuman bibir dilakukan sambil berhubungan intim.

Meski demikian, berolahraga secara rutin tetap harus Anda lakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, agar lebih aman, jangan lupa untuk mempraktikkan perilaku seks sehat, yaitu dengan menggunakan kondom saat berhubungan intim dan tidak berganti pasangan seksual.

5. Menyehatkan jantung

Saat sedang berciuman, aliran darah di dalam tubuh akan lebih lancar dan detak jantung pun menjadi lebih teratur. Hal ini bisa membuat tekanan darah lebih terkontrol dan menyehatkan jantung Anda.

6. Meredakan sakit kepala

Pelebaran pembuluh darah dan penurunan tekanan darah karena ciuman bibir juga mampu meredakan sakit kepala. Selain itu, ciuman bibir juga mampu mengurangi stres yang menjadi salah satu penyebab sakit kepala.

7. Memperkuat daya tahan tubuh

Beberapa studi menunjukkan bahwa ciuman bibir juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dikarenakan tubuh dapat melepaskan hormon yang dapat mengatasi stres saat berciuman. Stres merupakan salah satu penyebab melemahnya daya tahan tubuh.

8. Menjaga kebersihan mulut

Ciuman bibir juga baik untuk menjaga kebersihan mulut. Saat berciuman, Anda dan pasangan akan menghasilkan lebih banyak air liur yang dapat membersihkan mulut dari bakteri dan mengurangi penumpukan plak penyebab gigi berlubang.

Meski manfaat ciuman bibir mampu menjaga kebersihan mulut, Anda tetap diharuskan untuk menyikat gigi secara rutin, yaitu 2 kali sehari agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga. Jangan lupa juga untuk menggunakan benang gigi setelah menyikat gigi.

Ciuman Bibir Bisa Menyebarkan Virus dan Bakteri Penyakit

Meski mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, pertukaran air liur lewat ciuman bibir juga dapat menularkan virus atau bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, air liur saat ciuman bibir juga berpotensi menularkan virus atau bakteri yang dapat menyebabkan beberapa penyakit berikut ini:

Jika terdapat luka di mulut, ciuman bibir juga berisiko menularkan HIV. Hal ini bisa terjadi saat seseorang berciuman dengan penderita HIV yang sedang mengalami luka di bibir atau mulutnya.

Agar lebih aman dan tercegah dari berbagai penyakit akibat ciuman bibir, ada beberapa tips yang dapat Anda coba lakukan, di antaranya:

  • Jagalah kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara rutin.
  • Hindari ciuman bibir saat Anda atau pasangan sedang sakit atau terdapat luka pada bibir dan mulut.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter. Jika perlu, dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi apakah terdapat penyakit menular seksual.
  • Lakukan vaksinasi untuk mencegah penyakit yang dapat menular melalui ciuman bibir, misalnya hepatitis B dan flu.

Beberapa hal di atas bisa membantu Anda mengurangi risiko penularan virus dan bakteri saat ciuman bibir. Dengan begitu, Anda dan pasangan tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari ciuman bibir.

Manfaat ciuman bibir memang beragam, tetapi pastikan Anda dan pasangan melakukannya dengan cara yang sehat. Jika Anda atau pasangan mengalami keluhan tertentu setelah berciuman bibir, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dapat diperiksa dan diberikan pengobatan bila memang perlu.