Amlodipine-losartan adalah kombinasi dua obat antihipertensi yang sering diresepkan untuk mengontrol tekanan darah tinggi atau hipertensi. Obat ini biasanya diresepkan kepada pasien yang membutuhkan dua cara kerja obat sekaligus agar tekanan darah bisa turun dengan optimal.
Amlodipine bekerja dengan cara melemaskan dan melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan dalam pembuluh darah menurun. Sementara itu, losartan dapat menghambat kerja hormon angiotensin II, yaitu hormon yang bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat.

Penggunaan amlodipine-losartan dinilai lebih efektif menurunkan tekanan darah daripada hanya memakai salah satu obat saja. Selain itu, obat kombinasi ini juga dapat mengurangi risiko efek samping pembengkakan (edema) yang sering dijumpai pada terapi amlodipine tunggal.
Umumnya, tiap tablet obat mengandung amlodipine-losartan dengan jumlah yang bervariasi, yaitu :
- 5 mg amlodipine dan 50 mg losartan per tablet
- 5 mg amlodipine dan 100 mg losartan tiap tabletnya
Merek dagang amlodipine-losartan: -
Apa Itu Amlodipine-Losartan
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kombinasi antagonis kalsium (amlodipine) dan ARB (losartan) |
| Manfaat | Menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Amlodipine-losartan untuk ibu hamil | Kategori D: Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa. |
| Amlodipine-losartan untuk ibu menyusui | Hindari penggunaan obat kombinasi amlodipine-losartan selama menyusui bila tanpa arahan dokter. Dokter mungkin akan menyarankan jenis obat tekanan darah yang lebih aman selama menyusui. |
| Bentuk obat | Tablet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Amlodipine-Losartan
Amlodipine-losartan hanya boleh digunakan sesuai dengan resep dokter. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini:
- Informasikan kepada dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki. Amlodipine-losartan tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap obat ini.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati, angioedema, penyakit ginjal, hipotensi, kelainan katup jantung, gagal jantung, atau gangguan elektrolit, terutama hiperkalemia
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami diabetes, penyakit jantung koroner atau serangan jantung, atau penyempitan katup aorta jantung (stenosis aorta).
- Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang mengalami kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi, seperti muntah-muntah dan diare, baik sebelum maupun saat Anda mengonsumsi amlodipine-losartan.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk aliskiren, suplemen, dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat.
- Sampaikan ke dokter bahwa Anda sedang menjalani pengobatan dengan amlodipine-losartan sebelum menjalani operasi atau tindakan medis, termasuk operasi gigi.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani diet rendah garam atau baru-baru ini menjalani transplantasi ginjal.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, mungkin hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. Gunakan alat kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan selama menggunakan obat ini.
- Jangan langsung berkendara atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan selama menjalani pengobatan dengan amlodipine-losartan. Obat ini dapat menyebabkan pusing.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan amlodipine-losartan, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
- Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius setelah mengonsumsi amlodipine-losartan.
Dosis dan Aturan Pakai Amlodipine-Losartan
Dosis penggunaan amlodipine-losartan akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi kesehatan dan respons tubuh pasien terhadap pengobatan. Secara umum, dosis amlodipine-losartan yang diberikan untuk mengatasi hipertensi adalah:
- 5 mg/50 mg, 1 kali sehari. Dosis bisa ditambah hingga 5 mg/100 mg, 1 kali sehari bila diperlukan.
Cara Menggunakan Amlodipine-Losartan dengan Benar
Konsumsilah amlodipine-losartan sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter
Agar efek pengobatan maksimal, ikutilah cara menggunakan amlodipine-losartan dengan benar berikut ini:
- Amlodipine-losartan bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan tablet obat dalam kondisi utuh dengan bantuan air putih, tanpa mengunyah atau menghancurkannya terlebih dahulu.
- Apabila Anda lupa mengonsumsi amlodipine-losartan, segera minum obat ini bila masih pada hari yang sama. Namun, bila sudah berbeda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan konsumsi sesuai jadwal tanpa menggandakan dosis.
- Terapi dengan amlodipine-losartan sebaiknya diiringi dengan penerapan pola hidup sehat, seperti diet rendah garam dan rendah lemak, berolahraga teratur setidaknya 30 menit setiap hari, dan tidak merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.
- Pastikan untuk selalu berhati-hati dan jangan terburu-buru berdiri setelah Anda duduk atau berbaring selama mengonsumsi amlodipine-losartan, terutama pada awal pengobatan. Hal ini untuk mengurangi risiko terjadinya efek samping pusing setelah minum amlodipine-losartan.
- Patuhi jadwal kontrol yang ditentukan oleh dokter. Anda mungkin akan diminta untuk melakukan pemeriksaan rutin agar kondisi dan respons tubuh terhadap obat selalu terpantau.
- Simpan amlodipine-losartan di tempat sejuk, kering, dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan amlodipine-losartan yang sudah melebihi tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Amlodipine-Losartan dengan Obat Lain
Berikut ini beberapa interaksi antarobat yang dapat terjadi apabila amlodipine-losartan digunakan bersama obat lain:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping amlodipine-losartan bila digunakan dengan ketoconazole, itraconazole, ritonavir, erythromycin, atau clarithromycin
- Peningkatan kadar kalium di dalam tubuh (hiperkalemia) jika digunakan dengan obat diuretik hemat kalium, suplemen kalium, atau heparin
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan ginjal dan penurunan efektivitas amlodipine-losartan jika digunakan bersama obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
- Peningkatan risiko terjadinya hipotensi, hiperkalemia, dan gangguan fungsi ginjal bila digunakan dengan ACE inhibitor atau aliskiren
- Peningkatan risiko terjadinya keracunan lithium
Losartan juga dapat berinteraksi dengan makanan atau minuman tertentu. Jangan mengonsumsi grapefruit, atau makanan dan minuman yang mengandung buah tersebut selama menjalani terapi dengan amlodipine-losartan. Hal tersebut dapat mengurangi efektivitas obat ini dalam menurunkan tekanan darah.
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, diskusikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi amlodipine-losartan bersama obat, suplemen, makanan atau minuman, serta produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Amlodipine-Losartan
Penggunaan amlodipine-losartan mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:
- Pusing atau sakit kepala
- Mual
- Sakit perut
- Diare atau malah sembelit
- Batuk kering
- Nyeri sendi an otot
- Lelah atau lesu
Periksakan diri Anda ke dokter atau berkonsultasilah ke dokter melalui chat jika keluhan di atas tidak membaik atau makin parah. Segera cari pertolongan medis jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius berikut:
- Gangguan fungsi ginjal, yang ditandai dengan pembengkakan di tangan, tungkai atau kaki, penurunan jumlah urine, atau nyeri saat buang air kecil
- Hiperkalemia, dengan gejala nyeri dada, detak jantung tidak teratur, lemah otot, kesemutan, atau kelumpuhan
- Hipotensi simptomatik, yang menyebabkan pusing berat, lemas, atau bahkan pingsan
- Nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher, atau rahang
- Sakit atau sulit buang air kecil, kencing berdarah, atau jarang buang air kecil