Anatomi tulang, terdiri dari ratusan tulang-tulang yang tersusun dari ujung kepala hingga ujung kaki. Uniknya, semua tulang itu berbeda antara satu dengan lainnya. Tentu saja semua menjadi satu kesatuan, membentuk anatomi tulang manusia.

Tulang berguna untuk menyangga serta menggerakkan tubuh. Tidak hanya itu, tulang juga bisa melindungi organ dalam, menyimpan kalsium dan menahan otot. Mengenali anatomi tulang, akan membantu Anda memahami fungsi tulang bagi tubuh pada tiap lokasinya, dan cara menjaga kesehatan tulang untuk menunjang keseharian.

Anatomi Tulang Manusia dari Kepala hingga Kaki - Alodokter

Mengenal Susunan Anatomi Tulang

Berikut ini adalah anatomi tulang pada tubuh manusia.

  • Tulang pada kepala

Struktur tulang pada bagian ini kerap disebut tulang tengkorak. Fungsinya melindungi organ penting pada tubuh, yaitu otak. Selain melindungi otak, tulang-tulang pada kepala ini juga membentuk wajah Anda. Kondisi tengkorak manusia saat masih bayi berbeda ketika sudah tumbuh dewasa. Ketika dilahirkan, tulang tengkorak belum menyatu guna memudahkan bayi melewati jalan lahir. Namun seiring bertambahnya usia, celah antar tulang tengkorak akan menutup dan menjadi semakin kokoh untuk melindungi struktur otak yang lembut.

  • Tulang pada tubuh

Anda bisa memiliki tubuh tegak karena ditopang oleh tulang belakang, yang menyangga bagian leher hingga bokong.

Pada tubuh manusia, tulang belakang terdiri atas 33 ruas tulang yang terbagi menjadi 5 bagian, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang yang menjadi satu, dan 4 ruas tulang ekor yang juga menjadi satu.

Pada badan juga terdapat tulang rusuk atau tulang iga. Bentuk tulang ini seperti sangkar. Berterimakasihlah pada bentuknya, karena sangkar ini bisa melindungi jantung, hati, dan paru-paru Anda. Jumlah tulang rusuk manusia, baik pria maupun wanita, adalah 24 atau lebih tepatnya 12 pasang.

  • Tulang pada tangan

Anatomi tulang pada tangan, terdiri dari tulang lengan, pergelangan tangan, telapak tangan dan jari-jari. Tulang pada lengan atas Anda, tepatnya di atas siku, bernama humerus. Lalu di bawah siku terdapat dua tulang, yaitu radius dan ulna. Masing-masing berbentuk lebar pada bagian ujung dan tipis pada bagian tengah. Hal ini untuk memberikan kekuatan ketika bertemu tulang lain.

Masing-masing pergelangan tangan, tersusun atas 8 tulang kecil. Pada masing-masing telapak tangan, terdapat 5 tulang. Setiap jari tangan terdiri dari 3 ruas tulang, kecuali jempol yang hanya terdiri dari 2 ruang tulang.

  • Tulang pada kaki

Kaki memiliki anatomi tulang fleksibel yang memungkinkan Anda untuk berdiri tegak dan bergerak-gerak, seperti berlari, berjalan, atau melompat. Tulang pada kaki sangat besar dan kuat guna menopang bobot tubuh. Tulang pada kaki dimulai dari panggul hingga lutut. Tulang tersebut dinamakan tulang paha atau femur. Ini adalah tulang terbesar yang ada di tubuh manusia. Tulang paha ini menempel pada tulang panggul.

Lalu pada lutut terdapat tulang berbentuk segitiga yang bernama tempurung. Tempurung berguna melindungi sendi lutut. Kemudian di bawahnya, tepatnya pada bagian betis, terdapat tulang tibia dan fibula. Kedua tulang ini berbentuk pipih di bagian tengah dan melebar di bagian ujung.

Pada bagian pergelangan kaki terdapat tulang talus. Tulang ini melekat pada tulang betis dan membentuk pergelangan kaki. Lalu di bawahnya terdapat tulang tumit. Tulang tumit kemudian tersambung dengan 6 tulang kecil lainnya.

Pada bagian telapak kaki terdapat lima tulang panjang yang menghubungkan ke jari-jari kaki. Tiap jari memiliki tiga tulang kecil, kecuali jempol kaki hanya dua tulang. Jika ditotal, satu kaki dan pergelangan kaki memiliki 26 tulang.

Jaga Kesehatan Tulang Anda

Makin bertambah usia Anda, maka makin tinggi risiko terkena osteoporosis. Osteoporosis adalah kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh. Namun selagi masih muda, Anda bisa mencegah osteoporosis. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

  • Mengonsumsi asupan kaya kalsium

Makanan yang mengandung kalsium bisa menjaga kepadatan tulang. Anda bisa mendapatkan zat ini dengan mengonsumsi  bayam, kacang kedelai, okra, ikan sarden, dan ikan salmon. Bagi Anda yang berusia 19-50 tahun disarankan untuk mengonsumsi kalsium sebanyak 1000 mg per hari. Dosis ditingkatkan 200 mg jika berusia lebih dari 50 tahun (untuk wanita) atau lebih dari 70 tahun (untuk pria). Jika Anda tidak yakin mengenai berapa takaran makanan yang bisa mencukupi asupan kalsium harian, konsultasikan hal ini kepada dokter.

  • Memenuhi kebutuhan vitamin D

Asupan kalsium tidak akan diserap oleh tulang jika Anda tidak memasukkan vitamin D untuk tubuh. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti hati sapi, kuning telur, keju, susu kedelai, jamur, ikan tuna, dan ikan salmon. Selain dari makanan, vitamin D dapat dibentuk oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Jadi jangan takut terkena sinar matahari. Biarkan hangatnya sinar matahari pagi menyentuh kulit Anda.

  • Mengubah gaya hidup

Jika Anda perokok atau peminum, ada baiknya Anda berhenti dari kebiasaan itu, dan jalani gaya hidup sehat. Menurut penelitian, merokok dan minuman beralkohol bisa melemahkan tulang. Selain itu, masih banyak manfaat positif lainnya bagi kesehatan jika Anda berhenti merokok dan berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Olahraga secara rutin

Manfaat olahraga termasuk membuat tulang kuat. Kegiatan fisik sederhana yang bisa menguatkan tulang bisa berupa berlari ringan, berjalan santai, atau naik-turun tangga.

Dengan mengenal anatomi tulang, diharapkan Anda dapat lebih menyadari fungsinya dan termotivasi untuk menjaga kesehatan tulang yang menopang dan menjaga tubuh Anda.