Tidak sedikit perokok aktif yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok. Bila Anda salah satunya, ada beberapa cara efektif berhenti merokok yang dapat dicoba. Selain tidak baik bagi kesehatan Anda, kebiasaan merokok juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan orang-orang di sekitar Anda.

Berhenti merokok memang bukan sesuatu hal yang mudah dilakukan. Sebagian orang bahkan gagal melakukannya. Namun, komitmen Anda berhenti merokok dan memiliki tubuh yang lebih sehat, akan sangat membantu upaya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut.

Ketahui Cara Efektif Berhenti Merokok di Sini! - Alodokter

Tak hanya berbekal tekad yang kuat saat melakukan berbagai cara efektif berhenti merokok, Anda juga memerlukan bantuan dokter dan dukungan orang terdekat saat hendak menghentikan kebiasaan tidak sehat ini.

Berbagai Cara Efektif untuk Berhenti Merokok

Ada tiga langkah penting yang harus diterapkan saat Anda memutuskan untuk berhenti merokok, yaitu persiapan berhenti merokok, berhenti, dan tetap berhenti merokok.

Untuk mencapai ketiga langkah tersebut, ada ada beragam cara efektif untuk berhenti merokok yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

1. Buatlah daftar alasan berhenti merokok

Tulis daftar alasan mengapa Anda ingin berhenti merokok dan ingatlah alasan-alasan tersebut ke mana pun Anda pergi. Alasan ini akan menjadi sebuah motivator dan membuat Anda lebih mudah berhenti merokok.

Mulailah dengan menyingkirkan semua hal yang berhubungan dengan rokok, seperti asbak dan korek api, dari jangkauan Anda. Tetapkan pula target waktu kapan Anda mulai berhenti merokok dan kapan akan berhenti total dari kebiasaan tersebut.

Jangan lupa untuk memberitahu teman, kerabat, dan keluarga bahwa Anda sedang dalam tahap berhenti merokok agar mereka dapat memberikan dukungan dan tidak menawarkan rokok kepada Anda.

2. Hindari pemicu kebiasaan merokok

Hindari faktor yang dapat memicu Anda kembali merokok, seperti berkumpul dengan sesama perokok atau mengonsumsi kopi dan minuman beralkohol.

Jika terbiasa merokok setelah makan, Anda bisa mencari cara untuk mengalihkan keinginan Anda untuk merokok, misalnya dengan mengunyah permen karet, mengonsumsi camilan, atau bahkan menggosok gigi.

Ketika keinginan merokok datang, Anda pun bisa mencoba untuk menundanya dan menyibukkan diri dengan aktivitas lain seperti berjalan, berolahraga, atau melakukan sesuatu yang Anda sukai.

3. Cobalah konseling

Konseling dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi faktor pemicu Anda merokok dan memfokuskan cara untuk berhenti merokok. Dalam hal ini, Anda bisa meminta bantuan psikolog untuk mencari solusinya.

Untuk meningkatkan keberhasilan, upaya ini dapat disertai dengan terapi pengganti nikotin, misalnya dengan permen karet, tablet hisap, plester, inhaler, atau semprotan hidung yang mengandung nikotin.

4. Selalu katakan ‘tidak’ pada rokok

Ketika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, cobalah untuk mendisiplinkan diri. Mungkin sesekali Anda akan tergiur untuk merokok dan berkata, “satu batang saja tidak masalah.”

Jauhkan pikiran tersebut! Meski hanya sebatang, mengisap rokok bisa memicu Anda untuk terus-menerus mengisapnya lagi dan lagi.

5. Lakukan antisipasi gejala putus nikotin

Saat mulai berhenti merokok, tubuh akan kekurangan nikotin. Hal ini bisa memicu gejala putus nikotin (nicotine withdrawal) yang ditandai dengan rasa nyeri, mual, sakit kepala, gelisah, dan emosional atau mudah marah. Orang yang hendak berhenti merokok juga biasanya akan mengalami gejala batuk-batuk.

Umumnya, kondisi tersebut akan Anda alami dalam rentang waktu 12–24 jam setelah berhenti merokok dan secara bertahap akan mereda dalam waktu 2–4 minggu.

Jangan tergoda untuk kembali merokok meski harus merasakan gejala yang mengganggu tersebut. Setelah tubuh terbiasa bebas dari nikotin, gejala tersebut akan menghilang dengan sendirinya dan Anda pun bisa terbebas dari rokok.

6. Lakukan terapi relaksasi

Berhenti merokok mungkin bisa membuat diri Anda stres. Namun, hal ini bisa diatasi dengan berbagai metode relaksasi, seperti mendapatkan pijatan, mendengarkan musik klasik, atau menghela napas panjang. Anda juga bisa mengatasinya dengan melakukan olahraga ringan, seperti yoga atau joging.

7. Cobalah hipnoterapi

Metode berhenti merokok lainnya adalah dengan menjalani terapi alternatif berupa hipnoterapi. Belum diketahui secara pasti apakah prosedur terapi hipnosis benar-benar efektif membuat seseorang berhenti merokok. Namun, sebagian orang mengaku telah merasakan manfaatnya.

Berhenti merokok memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Jika berbagai cara di atas belum bisa membantu atau Anda masih merasa kesulitan berhenti merokok, cobalah konsultasikan ke dokter agar dokter dapat menentukan cara efektif berhenti merokok sesuai kondisi Anda.

Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan, seperti bupropion atau varenicline, untuk membantu Anda berhenti merokok, baik rokok elektrik atau rokok tembakau.