Tidak hanya mudah mengalami kelelahan, orang yang memiliki badan terlalu gemuk juga rentan terkena penyakit berbahaya. Oleh karena itu, jika Anda terlalu gemuk atau mengalami obesitas, usahakan untuk menurunkan berat berat badan demi kesehatan tubuh Anda.

Seseorang dikatakan terlalu gemuk atau obesitas jika memiliki indeks masa tubuh (IMT) di atas 30. Indeks massa tubuh ini dapat dihitung dengan cara membagi berat badan dalam satuan kilogram dengan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat.

IMT = Berat Badan (kg) : Tinggi Badan² (m²).

Hati-hati, Ini 8 Bahaya Badan Terlalu Gemuk - Alodokter

Bahaya Badan Terlalu Gemuk

Bagi yang memiliki badan gemuk, keluhan pertama yang mungkin dirasakan adalah mudah mengalami kelelahan. Pasalnya, beban tubuh yang harus dibawa orang bertubuh gemuk pasti lebih besar, sehingga tubuhnya dipaksa bekerja lebih keras ketika sedang beraktivitas.

Beban tubuh yang berlebih juga bisa memberikan tekanan yang lebih besar pada persendian, sehingga orang yang terlalu gemuk lebih mudah mengalami nyeri sendi atau pegal-pegal.

Tidak hanya itu, ada banyak gangguan kesehatan yang juga mengintai akibat badan terlalu gemuk, antara lain:

1. Diabetes tipe 2

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan resitensi insulin, sehingga membuat kadar gula dalam darah meningkat. Jika ini sampai terjadi, Anda berisiko untuk terkena peyakit diabetes tipe 2.

Bila Anda telah terkena diabetes tipe 2, risiko untuk terkena gangguan kesehatan lain, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, hingga kebutaan, akan semakin besar.

2. Penyakit jantung

Badan terlalu gemuk dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyumbatan arteri. Ketiga kondisi ini tidak boleh dianggap remeh, karena semuanya berkontribusi terhadap risiko terkena penyakit jantung.

Bahkan, jika kegemukan menyebabkan terjadinya penyempitan dan penyumbatan arteri, Anda juga berisiko untuk terkena serangan jantung dan stroke.

3. GERD atau penyakit asam lambung

Anda berisiko lebih tinggi untuk terkena GERD jika memiliki badan yang terlalu gemuk. Hal ini karena kelebihan berat badan yang Anda alami bisa meningkatkan tekanan pada perut yang kemudian dapat memicu kenaikan asam lambung.

4. Sulit bernapas

Penumpukan lemak di tubuh dapat menurunkan kinerja paru-paru, sehingga kemampuannya dalam mengambil udara untuk bernapas juga bisa terganggu. Hal ini pada akhirnya bisa menyebabkan Anda cepat kehabisan napas saat melakukan aktivitas-aktivitas sederhana, seperti naik tangga.

Selain itu, berat badan berlebih juga dapat memperburuk gejala asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

5. Sleep apnea

Orang yang terlalu gemuk berisiko tinggi untuk mengalami gangguan tidur sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur serius yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas selama 10 detik, yang dapat terjadi beberapa kali saat seseorang sedang tidur.

Sleep apnea rentan untuk dialami orang berbadan gemuk karena kelebihan berat badan dapat menyebabkan adanya penumpukan lemak di leher. Akibatnya, jalan napas terganggu dan memicu sleep apnea.

Sleep apnea tidak bisa disepelekan karena dapat memengaruhi kinerja jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan risiko diabetes dan stroke.

6. Penyakit kanker

Anda berisiko untuk terkena penyakit kanker bila memiliki badan yang terlalu gemuk. Pasalnya, kegemukan bisa menyebabkan tubuh rentan mengalami peradangan kronis, yang seiring waktu bisa mengakibatkan kerusakan DNA pada sel tubuh, sehingga akhirnya menyebabkan kanker.

Beberapa jenis kanker yang kerap diderita oleh orang bertubuh gemuk antara lain kanker payudara, kanker usus besar, kanker kandung empedu, kanker pankreas, kanker ginjal, kanker prostat, dan kanker rahim.

7. Depresi

Depresi juga dapat timbul ketika seseorang memiliki badan terlalu gemuk. Pasalnya, orang yang memiliki tubuh terlalu gemuk mungkin untuk mengalami diskriminasi atau perundungan (bullying) karena badannya yang besar.

Tindakan bullying yang dialami kemudian bisa menimbulkan perasaan sedih dan tidak percaya diri, sehingga meningkatkan risiko depresi.

8. Komplikasi kehamilan

Wanita hamil yang terlalu gemuk cenderung lebih berisiko mengalami kadar gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi. Hal ini kemudian dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi selama kehamilan dan persalinan, seperti:

  • Keguguran
  • Preeklamsia
  • Kelahiran prematur
  • Perdarahan berat setelah melahirkan
  • Kelahiran mati
  • Cacat otak dan sumsum tulang belakang pada bayi

Bahaya dari badan terlalu gemuk bisa dihindari dengan cara menjaga berat badan. Jadi, untuk Anda yang memiliki IMS di atas 30, sebaiknya turunkan berat badan hingga mencapai berat yang ideal.

Caranya sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda hanya perlu menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang dan berolahraga secara teratur.

Apabila Anda memiliki badan yang terlalu gemuk dan sulit menurunkan berat badan, jangan ragu untuk berkonsutasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan pengobatan atau pengaturan diet yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.