Bawang putih untuk sakit gigi sering dipercaya sebagai obat alami karena bisa meredakan nyeri sementara. Namun, sebelum menggunakannya, penting untuk mengetahui efektivitas serta cara aman penggunaannya.
Bawang putih merupakan bumbu dapur yang memiliki sifat antimikroba dan antiperadangan. Tak heran jika banyak orang percaya bawang putih bisa membantu mengurangi nyeri dan infeksi di area mulut.

Namun, penting untuk memahami fakta ilmiah dibalik penggunaan bawang putih untuk sakit gigi, serta cara penggunaannya agar tetap aman dan tidak menyebabkan iritasi pada mulut.
Fakta Bawang Putih untuk Sakit Gigi
Bawang putih mengandung senyawa aktif bernama allicin yang bersifat antimikroba. Zat ini diketahui mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi gigi dan gusi, seperti Streptococcus mutans.
Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antiperadangan yang diduga dapat membantu meredakan peradangan sekaligus mengurangi nyeri ringan pada gigi.
Meski begitu, manfaat bawang putih untuk sakit gigi umumnya hanya bersifat sementara dan tidak dapat mengatasi penyebab utamanya. Hingga kini, belum ada bukti klinis yang kuat yang menyatakan bawang putih efektif sebagai pengganti pengobatan medis.
Perlu diingat, penggunaan bawang putih langsung pada gigi atau gusi bisa menimbulkan iritasi, sensasi terbakar, hingga luka pada jaringan mulut, terutama bila tidak digunakan dengan hati-hati.
Tips Aman Menggunakan Bawang Putih untuk Sakit Gigi
Walaupun belum ada bukti klinis yang kuat, bawang putih boleh saja dicoba sebagai obat alami sakit gigi selama penggunaannya dilakukan dengan hati-hati. Berikut cara menggunakan bawang putih untuk sakit gigi yang lebih aman:
- Cuci bersih bawang putih, lalu tumbuk hingga keluar cairannya.
- Bungkus bawang putih tumbuk dengan kain kasa bersih.
- Tempelkan pada bagian dalam pipi dekat gigi yang sakit selama beberapa menit saja. Jangan tempelkan bawang putih langsung pada gusi atau gigi.
- Hindari meletakkannya pada luka terbuka di mulut untuk mencegah iritasi.
Selain cara tradisional, Anda juga bisa mencoba produk seperti pasta gigi, obat kumur, atau gel yang mengandung ekstrak bawang putih untuk sakit gigi.
Namun, penggunaannya sebaiknya dihindari pada anak-anak maupun orang yang memiliki alergi terhadap bawang putih. Jika muncul sensasi terbakar, iritasi, atau rasa tidak nyaman, segera hentikan pemakaian dan berkumurlah dengan air.
Perlu diingat, bawang putih hanya bisa digunakan sebagai pertolongan pertama, bukan pengobatan utama. Jadi, mengandalkan bawang putih untuk sakit gigi sebaiknya hanya bersifat sementara sambil menunggu pemeriksaan dan penanganan medis dari dokter gigi.
Selain itu, obat alami sakit gigi lain seperti minyak cengkeh atau daun jambu biji juga tidak boleh dijadikan pengobatan utama, karena efektivitasnya belum terbukti secara klinis dan tetap membutuhkan pemeriksaan dokter.
Untuk memastikan keamanan penggunaan bawang putih untuk sakit gigi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan obat sakit gigi yang sesuai.