Bayi sering kentut merupakan hal yang umum terjadi karena mereka sering menangis dan mengisap dot, sehingga banyak udara dapat masuk dan terperangkap di lambung. Bayi bisa mengeluarkan gas antara 15-20 kali sehari. Yang penting diketahui oleh orang tua adalah membedakan kondisi bayi sering kentut yang tergolong normal atau pertanda gangguan pada perut bayi.

Jika bayi sering kentut hanya rewel beberapa saat saat buang gas, hal itu tergolong normal. Namun, orang tua perlu mewaspadai kondisi bayi sering kentut diikuti dengan sendawa, perut kembung, menangis, rewel dan perut yang keras ketika disentuh.

Bayi Sering Kentut Bisa Ditangani dengan Cara Berikut - Alodokter

Cara Mengatasi Perut Bayi Penuh Gas

Bayi sering kentut merupakan satu tanda bahwa terlalu banyak gas di dalam perutnya. Beberapa hal berikut bisa dilakukan guna membuat perut bayi lebih nyaman:

  • Cegah bayi menelan udara berlebihan
    Agar tidak banyak menelan udara, cobalah beri makan sebelum bayi menangis karena kelaparan. Ketika menangis akibat lapar, si bayi cenderung menelan angin yang akibatnya membuat perutnya menjadi kembung. Kemudian susui bayi dengan posisi kepala sedikit tegak untuk membantu susu mengalir lancar ke dalam perut. Saat bayi menyusu dengan botol, atur lubang dot agar jangan terlalu besar atau terlalu kecil untuk menghindari bayi menelan banyak udara.
  • Bantu bayi sendawa
    Bayi sering kentut akan sedikit terbantu ketika dia sendawa. Saat sendawa, maka gas yang terjebak di dalam lambung dapat keluar melalui mulut. Bila perlu, tegakkan bayi agar bisa bersendawa ketika mengganti sisi saat menyusui. Jika bayi menyusu dari botol, lakukan hal ini setiap beberapa menit sekali.=
  • Lakukan gerakan olahraga ringan untuk Si Kecil
    Untuk memudahkan pengeluaran gas dari dalam perut, orang tua bisa menggerakkan kaki bayi Anda selayaknya dia sedang mengendarai sepeda. Caranya, telentangkan bayi di kasur dan pegang kedua kakinya. Kemudian gerakkan dengan lembut secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. Gerakan ini dinilai dapat mengurangi ketidaknyamanan pada perut bayi dan mendorong gelembung-gelembung udara keluar melalui usus.
  • Pijat perut bayi
    Cara lain yang bisa dilakukan agar gas dalam perut bayi makin mudah keluar adalah dengan memijat perut bayi. Lakukan secara lembut dan berhati-hati. Selain membantu menghilangkan gas, pijatan lembut pada perut bayi akan membuat perutnya makin terasa nyaman dan bayi lebih relaks.
  • Memakai obat pengusir gas
    Jika diperlukan, orang tua juga bisa memberikan obat untuk mengurangi timbunan gas di perut bayi. Sebaiknya minta saran dokter untuk mendapatkan obat yang tepat. Orang tua juga dapat meminta informasi mengenai risiko efek samping negatif obat tersebut.

Meski bayi sering kentut karena banyaknya gas di perut dianggap normal dan bisa diobati, namun ada kondisi tertentu yang sebaiknya diwaspadai. Hal ini terutama ketika hal itu diikuti dengan bayi susah BAB muntah atau mengeluarkan tinja disertai darah. Jika sudah muncul hal-hal tersebut, sebaiknya segera periksakan bayi ke dokter.