Posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil penting diperhatikan agar proses berkemih menjadi nyaman dan tuntas. Selama kehamilan, perubahan fisik dan hormon membuat ibu hamil sering buang air kecil. Dengan posisi yang tepat, ibu hamil dapat mencegah infeksi dan menjaga kesehatan saluran kemih. 

Selama hamil, tubuh mengalami banyak perubahan, salah satunya meningkatnya hormon dan ukuran rahim yang semakin membesar. Kondisi ini membuat kandung kemih lebih mudah tertekan sehingga Bumil akan lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari. 

Begini Posisi Buang Air Kecil yang Baik untuk Ibu Hamil - Alodokter

Meski tergolong normal, frekuensi buang air kecil yang terlalu sering bisa meningkatkan rasa tidak nyaman, sulit tidur, hingga meningkatkan risiko infeksi saluran kemih, jika kandung kemih tidak dikosongkan dengan optimal. 

Makanya, Bumil disarankan untuk menerapkan posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil. Dengan begitu, buang air kecil akan terasa lebih nyaman dan risiko infeksi saluran kemih juga dapat dicegah. 

Posisi Buang Air Kecil yang Baik untuk Ibu Hamil

Berikut ini adalah posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil: 

1. Duduk dengan punggung tegak 

Posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil adalah duduk di kloset dengan punggung tegak. Dengan posisi ini, otot-otot di sekitar panggul dan kandung kemih bisa lebih rileks. 

Hal ini membantu aliran urine menjadi lebih lancar dan membuat sisa urine di kandung kemih lebih sedikit. Selain itu, duduk tegak juga membuat ibu hamil merasa lebih nyaman dan tidak mudah lelah saat berkemih.

Namun, jika tidak ada kloset duduk, Bumil tetap bisa menerapkan prinsip yang sama di toilet jongkok, yaitu setengah jongkok dengan posisi punggung tetap tegak, lutut dibuka selebar bahu, dan tubuh sedikit condong ke depan agar kandung kemih bisa kosong dengan optimal dan buang air kecil tetap nyaman. 

2. Menyandarkan tubuh ke belakang

Menyandarkan tubuh ke belakang juga menjadi posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil lho. Soalnya, posisi ini dapat membantu menyeimbangkan tubuh, mengurangi ketegangan otot perut, dan membuat proses buang air kecil lebih rileks. Bumil juga bisa menggunakan sandaran, seperti bantal kecil, agar punggung tetap stabil saat berkemih.

3. Membuka lutut selebar bahu dan relaksasi otot perut

Membuka lutut selebar bahu bisa memberi ruang bagi kandung kemih untuk bekerja dengan optimal. Selain itu, posisi ini juga akan membantu otot perut dan panggul lebih rileks, sehingga aliran urine menjadi lancar dan buang air kecil terasa lebih tuntas lho. 

Dengan begitu, risiko sisa urine yang dapat memicu infeksi saluran kemih pun berkurang, membuat proses buang air kecil lebih sehat dan nyaman selama kehamilan. Perlu diingat juga ya, Bumil dilarang untuk mengejan secara berlebihan, karena bisa menambah tekanan pada kandung kemih dan rahim.

4. Gunakan bangku kecil untuk menopang kaki

Posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil bisa dengan meletakkan bangku kecil di bawah kaki saat duduk. Posisi ini membuat lutut akan sedikit lebih tinggi dari pinggul sehingga bisa membantu kandung kemih lebih mudah kosong. 

Jika Bumil menerapkan posisi ini, aliran urine akan lebih lancar dan membuat buang air kecil terasa lebih nyaman, serta mengurangi tekanan pada perut dan panggul lho. 

Selain posisi di atas, Bumil juga disarankan untuk tidak menahan buang air kecil terlalu lama ya. Pasalnya, hal ini bisa meningkatkan risiko infeksi dan membuat kandung kemih semakin tertekan oleh rahim yang membesar lho. Oleh karena itu, jika memang ingin buang air kecil, segera pergi ke toilet ya, Bumil. 

Berbagai posisi buang air kecil yang baik untuk ibu hamil di atas bisa Bumil terapkan setiap kali ke toilet. Selain membuat buang air kecil lebih nyaman, kebiasaan ini juga membantu mengurangi tekanan pada perut dan panggul, menjaga kandung kemih tetap sehat, serta mencegah rasa tidak nyaman atau nyeri selama kehamilan. 

Di samping itu, pastikan toilet yang digunakan selalu bersih ya, Bumil. Hal ini agar terhindar dari infeksi saluran kemih. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh ibu hamil lebih rentan, sehingga penting memastikan lingkungan tetap higienis.

Nah, jika masih punya pertanyaan terkait kehamilan atau masih merasa merasa bingung dengan posisi buang air kecil selama hamil, Bumil bisa memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan jawaban langsung dari tenaga medis profesional, sehingga lebih tenang dan aman dalam menjalani kehamilan.