Saat tamu bulanan datang, kok produksi ASI tiba-tiba jadi sedikit ya? Apakah benar menstruasi bisa membuat ASI jadi seret? Daripada risau memikirkannya, yuk, simak penjelasannya di sini, Bun.

Jika Bunda menyusui Si Kecil langsung dari payudara, mungkin Bunda tidak akan menyadari bahwa menstruasi membuat produksi ASI menurun. Cobalah Bunda bereksperimen dengan memompa ASI saat haid datang. Bisa terlihat bahwa ASI yang tertampung di dalam botol jumlahnya lebih sedikit.

Benarkah Menstruasi Bikin ASI Seret dan Apa Solusinya? - Alodokter

Bagaimana Menstruasi Bisa Membuat Produksi ASI Menurun?

Siklus menstruasi memang mampu memengaruhi produksi ASI. Saat haid, hormon-hormon dalam tubuh Bunda akan mengalami perubahan. Salah satunya adalah hormon estrogen.

Hormon ini mampu menekan produksi ASI, sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit dibandingkan saat tidak haid. Namun, Bunda tidak perlu khawatir, karena hal ini hanya terjadi beberapa hari saja, kok.

Selain jumlahnya yang menurun, haid juga bisa memengaruhi rasa ASI lho, Bun. Saat datang bulan, kadar natrium dan klorida dalam ASI akan meningkat, sementara kadar kalium dan laktosa (gula pada susu) akan menurun. Hal ini menyebabkan rasa ASI menjadi lebih asin dan kurang manis dibandingkan saat Bunda tidak haid.

Cara Meningkatkan Jumlah ASI Saat Menstruasi

Bila Bunda merasa khawatir dengan volume ASI saat menstruasi, Bunda bisa menerapkan tips di bawah ini untuk memperbanyak ASI:

1. Konsumsi makanan atau minuman yang bisa memperbanyak ASI

Makanan dan minuman yang mengandung oat, fenugreek, dan kacang almond dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI. Meski begitu, konsumsi juga makanan lainnya yang kaya akan nutrisi.

2. Perbanyak asupan cairan

Agar jumlah ASI tetap banyak, Bunda harus mencukupi kebutuhan cairan setiap hari, Usahakan untuk selalu minum air putih sebelum dan sesudah menyusui atau memompa ASI.

3. Perbaiki pola makan

Pola makan juga bisa memengaruhi banyak atau sedikitnya ASI yang keluar. Pilihlah makanan yang kaya akan kandungan zat besi, seperti daging merah dan sayuran berdaun hijau.

4. Pijat payudara sebelum menyusui atau memompa

Bunda bisa mencoba untuk memijat payudara sebelum menyusui atau memompa. Gunakan minyak esensial dengan aroma lavender yang menenangkan. Bila Bunda nyaman dan relaks, maka pasokan ASI bisa meningkat, lho.

5. Minum suplemen

Bila jumlah ASI berkurang banyak selama masa haid, Bunda juga bisa mencoba untuk minum suplemen kalsium dan magnesium sebelum dan selama menstruasi. Suplemen ini dipercaya bisa meningkatkan volume ASI.

Perlu Bunda ketahui bahwa menstruasi bukanlah satu-satunya penyebab jumlah ASI menurun. Berkurangnya ASI bisa juga disebabkan oleh gangguan kesehatan, gaya hidup yang tidak sehat, penggunaan obat-obatan tertentu, atau kelelahan.

Bila tips-tips di atas telah Bunda lakukan tetapi jumlah ASI masih juga sedikit, cobalah berkonsultasi dengan dokter kandungan atau konsultan laktasi. Selain itu, perbanyaklah waktu berdua dengan Si Kecil agar mood Bunda menjadi lebih baik, sehingga volume ASI bisa meningkat.