Bentuk miom dapat berbeda-beda pada setiap wanita, tergantung ukuran, lokasi tumbuh, dan jenisnya. Perbedaan bentuk miom ini sering kali terlihat saat pemeriksaan USG dan dapat membantu dokter menentukan jenis miom serta penanganan yang paling sesuai.

Miom atau fibroid rahim adalah tumor jinak yang tumbuh dari jaringan otot rahim. Banyak orang mengira bentuk miom selalu bulat, padahal tampilannya bisa beragam, mulai dari bulat, oval, bertangkai, hingga tidak beraturan. Selain bentuknya, letak pertumbuhan miom juga berpengaruh terhadap gejala yang dirasakan, seperti nyeri panggul, menstruasi berlebihan, atau gangguan kesuburan.

Bentuk Miom dan Dampaknya bagi Kesehatan Wanita - Alodokter

Macam-Macam Bentuk Miom

Berikut ini adalah beberapa bentuk miom yang paling sering ditemukan saat pemeriksaan USG atau tindakan medis:

1. Miom berbentuk bulat atau oval

Bentuk miom yang paling umum adalah bulat atau oval dengan permukaan yang halus. Miom jenis ini biasanya tumbuh di dalam dinding otot rahim (miom intramural). Jika ukurannya masih kecil, miom sering kali tidak menimbulkan gejala dan baru diketahui saat pemeriksaan USG.

Namun, ketika membesar, miom dapat menyebabkan menstruasi lebih banyak, nyeri panggul, atau rasa tertekan pada kandung kemih dan usus.

2. Miom berbentuk tidak beraturan

Pada sebagian wanita, bentuk miom dapat tampak tidak simetris atau memiliki permukaan yang bergelombang. Hal ini umumnya terjadi karena terdapat beberapa miom yang tumbuh bersamaan atau ukuran miom terus bertambah.

Miom dengan bentuk ini berpotensi menimbulkan keluhan berupa perdarahan menstruasi yang lebih banyak, nyeri panggul, hingga perut yang tampak membesar jika ukurannya cukup besar.

3. Miom bertangkai

Bentuk miom bertangkai memiliki tangkai yang menghubungkan miom dengan dinding rahim sehingga tampak menyerupai jamur. Miom ini dapat tumbuh ke arah luar maupun ke dalam rongga rahim.

Selain menyebabkan rasa tidak nyaman atau tekanan pada organ di sekitarnya, miom bertangkai juga berisiko mengalami puntiran (torsi) yang dapat memutus aliran darah ke miom dan menimbulkan nyeri perut hebat yang memerlukan penanganan segera.

Penanganan Miom

Penanganan bentuk miom akan disesuaikan dengan ukuran, lokasi, jumlah miom, gejala yang muncul, serta usia dan rencana kehamilan pasien. Berikut beberapa pilihan penanganannya:

1. Pemantauan rutin

Jika bentuk miom berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala, dokter umumnya hanya menyarankan pemantauan secara berkala melalui pemeriksaan USG. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah miom mengalami perubahan ukuran atau mulai menimbulkan keluhan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

2. Penggunaan obat-obatan

Dokter dapat meresepkan obat untuk membantu meredakan gejala, seperti nyeri panggul atau perdarahan menstruasi yang berlebihan. Pada kondisi tertentu, terapi hormon juga dapat diberikan untuk membantu mengecilkan ukuran miom sebelum tindakan medis dilakukan.

3. Miomektomi

Miomektomi adalah operasi untuk mengangkat miom tanpa mengangkat rahim. Tindakan ini umumnya menjadi pilihan bagi wanita yang masih ingin mempertahankan kesuburan atau merencanakan kehamilan di masa mendatang.

4. Histerektomi

Histerektomi merupakan operasi pengangkatan rahim yang biasanya dipertimbangkan jika miom berukuran sangat besar, jumlahnya banyak, atau menimbulkan gejala berat yang tidak membaik dengan pengobatan lain. Setelah menjalani prosedur ini, wanita tidak dapat hamil lagi.

5. Tindakan minimal invasif

Pada beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan prosedur minimal invasif, seperti embolisasi arteri rahim (UAE/UFE) atau ablasi miom, untuk mengecilkan ukuran miom tanpa operasi besar. Jenis tindakan yang dipilih akan disesuaikan dengan bentuk miom, lokasi pertumbuhannya, kondisi kesehatan, serta kebutuhan masing-masing pasien.

Meski sebagian besar bentuk miom bersifat jinak, bukan berarti kondisinya boleh diabaikan. Miom yang terus membesar atau tumbuh di lokasi tertentu dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang berlebihan, anemia, nyeri panggul, hingga mengganggu kesuburan. 

Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan miom melalui pemeriksaan rutin, terutama jika Anda mulai merasakan keluhan. Anda juga dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk memahami arti bentuk miom yang ditemukan serta mendapatkan rekomendasi pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.