Berapa lama berjemur di pagi hari ditentukan oleh faktor usia. Menerapkan durasi berjemur yang tepat sangat penting agar manfaat sinar matahari dapat diperoleh maksimal serta mencegah risiko pada kulit.

Paparan sinar matahari pagi dalam durasi yang tepat bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, menguatkan tulang, dan mencegah kekurangan vitamin D. Selain itu, menerapkan waktu berjemur yang tepat juga dapat menjaga kulit dari kerusakan.

Berapa Lama Berjemur di Pagi Hari yang Dianjurkan - Alodokter

Berapa lama berjemur di pagi hari tergantung pada usia dan warna kulit. Selain itu, faktor lain, seperti lokasi dan cuaca juga memengaruhi banyaknya sinar matahari yang dapat diperoleh tubuh.

Berapa Lama Berjemur di Pagi Hari dan Anjurannya

Banyak yang beranggapan bahwa semakin lama berjemur di pagi hari, semakin besar pula manfaatnya. Padahal, tubuh memiliki batasan dalam memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari.

Berikut ini adalah anjuran umum terkait berapa lama berjemur di pagi hari agar tetap aman dan bermanfaat:

Durasi untuk orang dewasa

Untuk orang dewasa, durasi berjemur di pagi hari yang disarankan adalah 10–20 menit, sebanyak 2–3 kali seminggu. Pastikan wajah, tangan, dan lengan terkena sinar matahari langsung.

Durasi untuk bayi dan anak

Untuk anak-anak dan bayi di atas 6 bulan, berapa lama berjemur di pagi hari yang dianjurkan cukup 5–10 menit, setidaknya 2–3 kali seminggu. Hal ini karena kulit anak jauh lebih sensitif, sehingga durasi berjemur tidak perlu lama-lama.

Durasi untuk lansia

Untuk lansia, durasi berjemur di pagi hari sebaiknya sedikit lebih lama, yaitu 15–30 menit, sebanyak 2–3 kali seminggu. Hal ini karena produksi vitamin D pada kulit lebih lambat. Durasi ini juga berlaku pada seseorang yang berkulit lebih gelap.

Berapa Lama Berjemur di Pagi Hari dan Tips Melakukannya

Selain mengetahui berapa lama berjemur di pagi hari yang dianjurkan, terapkan juga beberapa tips berikut agar manfaat berjemur bisa diperoleh dengan maksimal:

  • Pilih waktu berjemur yang tepat, yaitu antara pukul 07.00–10.00 pagi, saat sinar matahari belum terlalu terik. 
  • Hindari berjemur setelah pukul 10.00 pagi, karena intensitas sinar UVB sudah meningkat dan malah berisiko menimbulkan masalah kulit.
  • Pastikan untuk berjemur di luar ruangan agar sinar matahari tidak terhalang. Selain itu, gunakan pakaian longgar dan batasi area tubuh yang terpapar, cukup wajah, lengan, atau kaki.
  • Pada anak-anak dan bayi, pastikan durasi berjemur tidak lebih dari 5–10 menit. Selain itu, hindari penggunaan tabir surya pada bayi di bawah 6 bulan tanpa saran dokter.
  • Segera hentikan berjemur jika kulit memerah, perih, atau melepuh, dan segera konsultasikan dengan dokter.

Durasi berjemur di pagi hari tidak perlu melebihi rekomendasi, karena waktu yang terlalu lama tidak meningkatkan produksi vitamin D secara signifikan. Berjemur dengan durasi berlebihan, justru dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), penuaan dini, serta risiko kanker kulit.

Jika masih bingung untuk menentukan berapa lama berjemur di pagi hari yang aman sesuai kondisi Anda, sebaiknya konsultasikan ke dokter melalui Chat Bersama Dokter. Apalagi jika Anda memiliki riwayat penyakit kulit, sensitif terhadap matahari, atau sedang minum obat yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit.