Berapa lama melahirkan setelah keluar lendir darah? Hal ini sering menjadi pertanyaan banyak ibu hamil, terutama yang sudah mendekati hari perkiraan lahir (HPL). Memahami arti dari tanda ini dapat membantu Bumil lebih tenang dan siap menghadapi proses persalinan yang segera tiba.

Keluarnya lendir bercampur darah atau yang dikenal dengan istilah bloody show adalah tanda bahwa leher rahim mulai menipis dan terbuka sebagai persiapan melahirkan. Namun, banyak ibu hamil yang mengira setelah lendir darah ini keluar maka persalinan akan terjadi dalam beberapa jam. 

Berapa Lama Melahirkan Setelah Keluar Lendir Darah? Ini Jawabannya - Alodokter

Padahal, waktu melahirkan setelah tanda ini bisa berbeda-beda pada setiap ibu lho. Ada yang berlangsung segera dalam hitungan jam, tetapi ada juga yang baru melahirkan setelah beberapa hari kemudian. 

Selain itu, keluarnya lendir darah yang menjadi tanda melahirkan biasanya disertai kontraksi yang kuat dan air ketuban merembes. Lantas, berapa lama melahirkan setelah keluar lendir darah ya?

Penjelasan tentang Berapa Lama Melahirkan setelah Keluar Lendir Darah

Keluarnya lendir bercampur darah atau bloody show merupakan tanda bahwa serviks (leher rahim) mulai melunak, menipis, dan membuka sebagai persiapan melahirkan. Namun, proses melahirkan tidak selalu terjadi segera setelah tanda ini muncul.

Bagi sebagian ibu, persalinan bisa berlangsung dalam hitungan beberapa jam, apalagi jika kontraksi sudah teratur dan intens, serta munculnya rasa nyeri. Pada banyak kasus, terutama kehamilan pertama, kelahiran baru terjadi dalam 1–7 hari setelah lendir darah ini keluar.

Jadi, berapa lama melahirkan setelah keluar lendir darah? 

Jawabannya tidak bisa dipastikan kapan persalinan dimulai ya, Bumil. Kondisi ini memang menjadi tanda persalinan sudah makin dekat, tetapi waktu lahirnya bayi bisa berbeda-beda pada setiap ibu. Oleh karena itu, Bumil tidak perlu panik ketika lendir darah mulai keluar.

Perlu diketahui juga, cepat atau lamanya proses melahirkan dapat dipengaruhi oleh beragam faktor lho, mulai dari usia kandungan, kondisi serviks, kekuatan kontraksi, posisi janin, dan riwayat persalinan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Keluar Lendir Darah?

Keluarnya lendir bercampur darah menjelang persalinan sering kali membuat ibu hamil merasa cemas dan bingung. Padahal, kondisi ini umumnya normal sebagai tanda bahwa tubuh sedang mempersiapkan diri untuk melahirkan. Agar tidak panik, Bumil perlu tahu langkah apa saja yang harus dilakukan ketika mengalami tanda ini, yaitu: 

  • Catat waktu dan perhatikan warna, tekstur, dan banyaknya lendir darah yang keluar
  • Pantau kontraksi yang muncul setelah lendir darah keluar. Catat seberapa sering dan seberapa kuat kontraksi yang Anda rasakan.
  • Perhatikan tanda bahaya, seperti lendir darah keluar dalam jumlah banyak, darah berwarna merah segar, nyeri perut hebat, demam, air ketuban pecah, atau penurunan gerak janin. Jika muncul tanda-tanda ini, segera ke rumah sakit terdekat.
  • Siapkan perlengkapan persalinan, termasuk dokumen penting, pakaian ibu dan bayi, serta kebutuhan lain yang mungkin diperlukan di rumah sakit.
  • Tetap tenang dan istirahat yang cukup agar tubuh lebih siap menghadapi proses persalinan.

Pada dasarnya, berapa lama melahirkan setelah keluar lendir darah tidak bisa dijadikan patokan pasti. Namun, apabila keluarnya lendir darah muncul bersama kontraksi teratur, pecah ketuban, dan perdarahan hebat, segera pergi ke IGD ya. 

Untuk memastikan kondisi Bumil dan Si Kecil tetap aman, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter lewat fitur Chat Bersama Dokter agar memperoleh penjelasan sesuai kondisi kehamilan.