Bolehkah diare makan bubur ayam sering menjadi pertanyaan ketika perut sedang bermasalah. Hal ini karena saat diare, saluran pencernaan menjadi lebih sensitif sehingga diperlukan makanan yang lembut, mudah dicerna, dan tidak memperparah iritasi pada usus.

Bubur ayam dikenal sebagai makanan bertekstur lembut dan mudah dicerna, sehingga kerap dipilih saat seseorang sedang sakit, termasuk ketika mengalami diare. Namun, tidak semua jenis bubur ayam cocok dikonsumsi dalam kondisi ini. Hal ini karena bahan tambahan serta cara pengolahan bubur ayam dapat memengaruhi kesehatan saluran cerna selama diare.

Bolehkah Diare Makan Bubur Ayam? Ketahui Faktanya - Alodokter

Oleh karena itu, kerap muncul pertanyaan mengenai bolehkah diare makan bubur ayam, mengingat kondisi pencernaan yang sedang sensitif membutuhkan asupan makanan yang tepat, aman, dan mudah dicerna agar tidak memperburuk keluhan yang dialami.

Bolehkah Diare Makan Bubur Ayam

Sebenarnya, tidak ada larangan mutlak mengenai bolehkah diare makan bubur ayam, selama makanan tersebut diolah dan dikonsumsi dengan cara yang tepat. Namun, saat diare, saluran pencernaan sedang lebih sensitif sehingga pemilihan jenis makanan perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak memperparah gejala.

Pada dasarnya, bubur ayam polos tergolong makanan yang aman saat diare karena teksturnya lembut dan mudah dicerna. Bubur dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tanpa memberikan beban berlebih pada usus.

Meski demikian, bubur ayam yang mengandung banyak topping, seperti sambal, santan, kerupuk, atau ayam goreng berminyak, sebaiknya dihindari. Bahan-bahan tersebut dapat merangsang pergerakan usus, memicu iritasi, dan membuat diare berlangsung lebih lama.

Selain itu, kebersihan dan kematangan bubur ayam juga sangat penting. Jika bubur dimasak dengan air yang tidak bersih atau bahan yang kurang matang, risiko infeksi saluran cerna bisa meningkat dan justru memperburuk diare.

Jadi, jawaban dari bolehkah diare makan bubur ayam adalah boleh, asalkan bubur ayam dikonsumsi dalam bentuk polos, serta dimakan dalam porsi kecil. 

Tips Memilih Makanan dan Minuman Saat Diare

Selain mengonsumsi bubur ayam polos, ada beberapa langkah yang dapat membantu mempercepat pemulihan saat diare:

  • Batasi sementara konsumsi sayuran mentah, buah dengan serat kasar, dan kacang-kacangan. Sebagai gantinya, pilih makanan yang lebih mudah dicerna, seperti nasi tim, kentang rebus, atau pisang matang.
  • Konsumsi air putih, oralit, atau minuman elektrolit secara teratur untuk mencegah dehidrasi. Hindari minuman bersoda, berkafein, atau terlalu manis karena dapat memperburuk gejala diare.
  • Pada sebagian orang, konsumsi susu dan produk olahan susu dapat memperparah diare. Untuk memenuhi kebutuhan protein, pilih sumber yang lebih aman seperti ayam rebus atau telur matang.

Memilih makanan yang tepat saat diare berperan besar dalam proses pemulihan. Bubur ayam polos bisa menjadi pilihan yang aman, asalkan diolah secara sederhana, higienis, dan tanpa tambahan bahan yang berisiko. 

Jika diare tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, termasuk bila Anda masih ragu bolehkah diare makan bubur ayam, sebaiknya jangan ragu untuk berkonsultasi melalui layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar mendapatkan saran dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.