Bufabat adalah obat ekspektoran dengan kandungan guaifenesin yang digunakan untuk membantu mengencerkan dahak pada batuk berdahak. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan dapat digunakan oleh dewasa maupun anak-anak sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.

Kandungan guaifenesin dalam Bufabat bekerja dengan cara mengurangi kekentalan dahak, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Obat ini umumnya direkomendasikan untuk meredakan batuk berdahak akibat infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek atau bronkitis.

Bufabat

Apa Itu Bufabat

Bahan aktif  Guaifenesin 100 mg
Golongan Obat bebas terbatas
Kategori Ekspektoran
Manfaat Mengencerkan dahak
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Bufabat untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Bufabat untuk ibu menyusui Bufabat bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui selama digunakan sesuai dengan anjuran dokter. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait pilihan obat yang lebih aman, terutama jika bayi lahir prematur atau usianya belum genap 1 bulan.
Bentuk obat Tablet 

Peringatan sebelum Menggunakan Bufabat

Meski mudah didapat, Bufabat tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggunakan Bufabat jika Anda alergi terhadap guaifenesin. Bila ragu, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Bufabat jika batuk dengan dahak yang banyak, batuk darah, atau batuk kronis, misalnya karena kebiasaan merokok.
  • Sampaikan kepada dokter mengenai penggunaan Bufabat jika Anda sedang menderita asma, bronkitis kronis, penyakit paru obstruktif kronis, emfisema, penyakit liver, atau penyakit ginjal.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Bufabat jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Bufabat jika direncanakan untuk menjalani pemeriksaan medis apa pun, termasuk tes urine.
  • Jangan mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan jika timbul pusing setelah minum Bufabat. Pastikan kondisi Anda benar-benar prima sebelum melakukan kegiatan tersebut.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Bufabat.

Dosis dan Aturan Pakai Bufabat

Berikut adalah dosis umum penggunaan Bufabat berdasarkan usia pasien:

  • Dewasa dan anak usia >12 tahun: 200–400 mg, tiap 4 jam. Dosis maksimal 2.400 mg per hari.
  • Anak usia 6–12 tahun: 50–200 mg, tiap 4 jam, maksimal 6 dosis per hari.

Cara Menggunakan Bufabat dengan Benar

Gunakanlah Bufabat sesuai petunjuk pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan mengubah dosis yang dikonsumsi tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah panduan penggunaan Bufabat yang bisa Anda ikuti:

  • Konsumsilah Bufabat sebelum atau sesudah makan. 
  • Telan tablet dengan bantuan air putih.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Bufabat, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Hubungi dokter jika batuk berdahak belum membaik dalam waktu 7 hari menggunakan Bufabat. Untuk memastikan kondisi Anda dan mendapat penanganan yang sesuai, berkonsultasilah melalui Chat Bersama Dokter.
  • Simpanlah Bufabat di tempat kering dan sejuk. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Bufabat dengan Obat Lain

Interaksi Bufabat dengan obat lain belum diketahui secara pasti. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan kandungan guaifenesin dalam obat ini dapat berinteraksi dengan obat atau bahan aktif tertentu. Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan obat lain bersama Bufabat.

Efek Samping dan Bahaya Bufabat

Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi Bufabat adalah:

Hubungi dokter lewat chat jika efek samping yang muncul tidak membaik atau makin berat. Melalui layanan tersebut, dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan penanganan yang sesuai.

Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi obat ini. Keluhan alergi obat yang muncul bisa berupa ruam atau bentol-bentol di kulit, gatal-gatal di kulit maupun biduran, mata terasa gatal atau berair, mengi, sesak napas, atau pembengkakan pada bibir, lidah, dan wajah.