Keracunan makanan pada ibu hamil (bumil) memerlukan penanganan yang cepat dan tepat. Selain dapat mengganggu kesehatan ibu, keracunan makanan juga berbahaya bagi janin dalam kandungan. Agar tak salah langkah, perhatikan beberapa cara berikut, untuk mengatasi keracunan yang perlu Bumil ketahui.

Keracunan makanan saat hamil sering kali terjadi akibat ibu hamil mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella, E.coli, atau Listeria. Kondisi ini umumnya ditandai dengan sakit kepala, sakit perut, diare, mual, dan muntah.

Bumil, Ini yang Harus Dilakukan Saat Mengalami Keracunan Makanan - Alodokter

Cara Mengatasi Keracunan Makanan saat Hamil

Jika tidak ditangani dengan cara yang tepat, keracunan makanan saat hamil dapat menyebabkan berbagai kondisi berbahaya, seperti dehidrasi, gangguan janin, bahkan keguguran.

Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada ibu hamil akibat keracunan makanan, perhatikan beberapa langkah berikut:

Konsultasi ke dokter

Hal pertama yang bisa Bumil lakukan jika mengalami gejala keracunan makanan adalah berkonsultasi ke dokter. Dokter dapat mencari tahu penyebab keracunan yang Bumil alami dari gejala yang muncul, dan memberikan saran mengenai penanganan yang dapat dilakukan di rumah. Jika Bumil muntah-muntah atau diare setelah makan sesuatu, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Perbanyak minum air putih

Bumil yang mengalami keracunan makanan perlu minum air putih lebih banyak. Hal ini bermanfaat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah atau diare. Bumil bisa mencukupi kebutuhan cairan dengan cara minum banyak air putih, makan sop, dan minum jus. Selain itu, jangan lupa untuk mencukupi waktu istirahat ya, Bumil.

Konsumsi antibiotik

Keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri dapat diatasi dengan cara mengonsumsi antibiotik. Namun sebelum mengonsumsi antibiotik, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter ya. Dokter akan menentukan dosis dan jenis antibiotik yang sesuai dengan kondisi Bumil.

Keracunan makanan pada ibu hamil mungkin membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, terutama jika disertai dengan demam di atas 38 °C, diare yang berkepanjangan, dan buang air besar berdarah.

Mencegah Keracunan Makanan saat Hamil

Untuk mencegah keracunan makanan saat hamil, pastikan Bumil selalu memerhatikan kualitas makanan dan menghindari jenis makanan atau minuman yang berisiko terkontaminasi bakteri penyebab keracunan ini.

Beberapa hal yang dapat Bumil lakukan untuk mencegah keracunan makanan adalah:

  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli makanan atau minuman.
  • Hindari konsumsi minuman atau makanan mentah.
  • Hindari makanan atau minuman yang belum dipasteurisasi, terutama susu.
  • Cuci sayur sebelum dikonsumsi.
  • Masak daging dan makanan laut sampai benar-benar matang.
  • Konsumsi makanan segera setelah disajikan.
  • Cuci tangan sebelum makan atau minum.

Bumil, ingat untuk selalu memastikan kualitas makanan yang hendak dikonsumsi ya. Jika merasakan gejala-gejala keracunan makanan, jangan panik. Segeralah berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.