Tahukah Bunda bahwa makan bersama keluarga memiliki dampak positif untuk Si Kecil, baik dari segi kesehatan fisik maupun psikisnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Makan bersama dengan keluarga saat ini kian jarang dilakukan. Padahal kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat, bukan hanya untuk memuaskan rasa lapar dan dahaga. Di balik rutinitas yang terdengar sepele ini, ada sederet manfaat yang bisa didapatkan oleh Si Kecil lho, Bunda!

Bunda, Ini Pentingnya Makan Bersama Keluarga untuk Si Kecil - Alodokter

Mengapa Makan Bersama Penting untuk Si Kecil?

Kalau Bunda, Ayah, dan Si Kecil lebih sering makan di waktu dan tempat yang terpisah, yuk, mulai sekarang biasakan untuk makan bersama keluarga. Kenapa? Karena dari kebiasaan baik tersebut, Si Kecil bisa mendapat beragam manfaat berikut ini:

1. Meningkatkan ketertarikan anak pada makanan

Salah satu manfaat makan bersama keluarga adalah meningkatkan ketertarikan Si Kecil pada makanan. Jika Si Kecil sulit untuk makan atau suka pilah-pilih makanan, cobalah membiasakannya makan bersama Bunda, Ayah, dan anggota keluarga lainnya.

Dengan makan bersama keluarga, kebiasaan makan Si Kecil perlahan akan berubah. Dengan melihat Bunda dan Ayah makan tanpa memilih-milih, serta suka mengonsumsi sayuran dan buah, akan lebih mudah bagi Si Kecil untuk belajar makan makanan yang sehat.

2. Mengajarkan kebiasaan makan yang baik pada anak

Bunda mungkin merasa malu jika Si Kecil memiliki kebiasaan yang kurang baik saat makan. Misalnya, ia makan berceceran atau mungkin mengeluarkan suara yang berisik ketika mengunyah.

Nah, kebiasaan makan bersama keluarga juga bisa mengajarkan anak bagaimana cara makan yang baik, serta apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berada di meja makan.

3. Meminimalkan risiko terjadinya gangguan makan pada anak

Anak-anak rentan mengalami gangguan makan, misalnya pika (mengonsumsi makanan yang aneh). Dengan rutin makan bersama keluarga, Si Kecil akan terbiasa mengonsumsi makanan yang sama dengan anggota keluarga yang lain.

Selain itu, makanan yang disajikan oleh Bunda turut andil dalam penambahan berat badan Si Kecil. Rutin makan bersama keluarga akan membuatnya terbiasa dengan makanan rumahan, sehingga Si Kecil tidak terbiasa dengan makanan cepat saji. Dengan begitu, risiko buah hati Bunda mengalami kelebihan berat badan juga akan berkurang.

4. Meningkatkan prestasi anak

Dengan makan bersama keluarga di rumah, Bunda jadi bisa memantau makanan yang dikonsumsi Si Kecil. Makanan yang disajikan pun lebih sehat, bersih, dan juga bergizi. Hal ini bisa meminimalkan risiko anak terkena penyakit akibat mengonsumsi sembarang makanan.

Kebiasaan baik ini juga bisa berdampak pada bidang akademisnya. Melalui makanan yang sehat, Si Kecil jadi lebih bisa fokus dalam belajar, sehingga prestasinya di kelas bisa meningkat. Namun, hal tersebut juga perlu ditunjang dengan rutinitas belajar yang baik.

5. Meningkatkan rasa percaya diri anak dan kemampuannya berkomunikasi

Dengan makan bersama keluarga, anak jadi tidak takut untuk bicara dengan kedua orang tuanya. Melalui momen ini, segala hal yang ingin ia tanyakan bisa diutarakan dengan santai, sembari bersenda gurau dengan Bunda dan Ayah.

Anak pun bisa belajar bagaimana cara berbicara yang baik dengan anggota keluarga dan memilih kosa kata yang sopan untuk orang yang lebih tua, serta meningkatkan rasa percaya dirinya untuk bercerita atau berpendapat. Dengan begitu, Si Kecil jadi tidak takut untuk bicara di depan orang banyak, karena sudah terlatih di dalam keluarga.

Selain itu, makan bersama keluarga juga bisa membantu Bunda dan Ayah mengetahui apa masalah yang dialami Si Kecil. Karena dengan kepolosan dan keluguannya, ia akan berceloteh ria seputar kegiatan yang ia jalani setiap hari.

Meski jarang terpikirkan oleh para orang tua, makan bersama keluarga bisa sangat berguna bagi anak. Selain itu, bounding antara orang tua dengan buah hati juga akan semakin erat. Jadi, yuk, ciptakan suasana yang nyaman saat makan bersama keluarga!