Jika Si Kecil susah makan atau hanya mau mengonsumsi jenis makanan yang itu-itu saja, ada kemungkinan ia adalah picky eater atau suka pilih-pilih makanan. Hal ini tentu bisa membuat Bunda khawatir akan asupan nutrisinya. Yuk, ketahui penyebab sekaligus solusi yang bisa dilakukan.

Gejala anak picky eater mudah sekali dikenali, mulai dari menutup mulut atau memberontak saat diberi makan, hingga sering menyingkirkan jenis makanan tertentu di piringnya, misalnya sayuran dan buah-buahan.

Bunda, Ini Penyebab dan Tips Menghadapi Anak Picky Eater - Alodokter

Kondisi ini sebenarnya umum terjadi pada anak usia 2–5 tahun. Meski begitu, kebiasaan seorang picky eater ini tentu harus diatasi, karena bagaimana pun anak harus mendapatkan asupan gizi seimbang untuk tumbuh kembang yang optimal.

Alasan Anak Pilih-Pilih Makanan

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa anak bisa menjadi picky eater atau pilih-pilih makanan:

1. Pola makan tidak teratur

Sebagian besar anak picky eater biasanya memiliki pola makan yang tidak teratur. Misalnya, anak lebih sering mengonsumsi makanan ringan daripada makanan utama setiap harinya. Oleh sebab itu, mulailah menyusun pola makan dengan 3 waktu makan utama, yang diselingi 2 kali camilan sehat.

2. Makanan terasa aneh di lidah anak

Anak memiliki lebih banyak papila pengecap pada lidahnya dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, anak memang lebih sensitif terhadap rasa makanan.

Ditambah lagi, ia telah terbiasa dengan rasa ASI atau susu formula yang cenderung manis dan gurih. Jadi ketika ia diberikan makanan dengan aneka rasa baru, ia bisa langsung menolaknya.

3. Anak tidak lapar atau masih kenyang

Layaknya orang dewasa, anak kecil juga tidak akan mau makan ketika ia tidak lapar atau masih kenyang. Kemungkinan lain ia mau makan, tapi hanya makanan tertentu yang ia sukai. Itulah sebabnya ia terlihat seperti picky eater.

Untuk kasus ini, Bunda tidak perlu terlalu khawatir, apalagi jika pertumbuhannya masih tergolong normal. Buatkan ia jadwal makan yang teratur dengan porsi makan yang cukup, agar ia selalu merasa lapar dan ingin makan setiap waktu makan tiba.

4. Makanan yang disajikan membosankan

Tanpa disadari, salah satu alasan anak menjadi picky eater bisa jadi karena orang tua selalu menyajikan makanan dengan tampilan yang biasa saja. Padahal, sebuah studi menunjukkan bahwa sayuran dan buah-buahan yang disajikan dengan tampilan menarik bisa sangat meningkatkan selera makan anak.

Tips Mengatasi Anak Picky Eater

Menghadapi anak picky eater memang tidak mudah. Namun, Bunda jangan terlalu khawatir karena ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi anak picky eater, di antaranya:

1. Jangan memaksa anak untuk makan

Saat Si Kecil menolak mengonsumsi makanan tertentu, tetap sabar dan jangan memaksa ya, Bun. Hal ini bisa membuat Si Kecil tidak nyaman dan malah akan terus menolak mengonsumsi makanan tersebut di kemudian hari. Ingat, dibutuhkan setidaknya 10–15 percobaan hingga anak terbiasa dan mau memakan suatu makanan.

2. Sajikan makan dengan variasi yang menarik

Cobalah sajikan menu makanan dengan tampilan yang menarik, mulai dari bentuk, susunan, atau warna yang berbeda. Bila perlu, Bunda bisa berikan nama yang unik, misalnya ‘makanan jagoan’, untuk menarik perhatian Si Kecil, sehingga ia mau mengonsumsi makanan tersebut.

3. Perbolehkan anak menyentuh makanannya

Seperti halnya orang dewasa, anak kecil bisa saja enggan memakan sesuatu yang belum benar-benar dikenalnya. Nah, Bunda bisa mengatasi ini dengan menghilangkan rasa penasarannya. Caranya, beri kesempatan Si Kecil untuk menyentuh langsung dan mengenali makanannya sebelum menyuapinya.

4. Buat suasana makan jadi menyenangkan

Buatlah suasana makan menjadi hal yang menyenangkan, misalnya dengan menyajikan makanan dengan tempat makan yang lucu atau dengan menyertakan makanan yang paling disukai Si Kecil. Bunda bisa memulai suapan dengan makanan yang tak terlalu disukainya dan memberikan makanan kesukaannya di bagian akhir.

5. Cari teman makan bersama

Bila Si Kecil menolak diberikan makanan jenis tertentu, cobalah untuk mencari teman makan yang menyukai makanan tersebut. Hal ini dapat membantu meyakinkan Si Kecil kalau makanan yang tidak ia sukai sebenarnya enak atau tidak aneh, sehingga ia akan mulai mencoba makanan tersebut.

Dengan beragam cara di atas, diharapkan anak picky eater perlahan-lahan terbuka akan berbagai jenis makanan dan tidak pilih-pilih lagi. Namun, bila tips di atas kurang membantu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran mengenai asupan nutrisinya.